Follow Us @curhatdecom

Follow by Email

Thursday, June 10, 2021

#MainYuk Bersama Paddle Pop di Petualangan Seaventure



Hallo semua.... gimana memasuki tahun ke-2 pandemi. Masih Strong? Bosan rebahan? Atau bahkan udah mati gaya. Huhuhu... Pandemi ini memang membuat kita semua susah ya. Terutama pastinya bagi orangtua yang anak-anaknya sudah meronta "MAU MAIN DILUAR"

Gue sendiri sudah kehabisan ide mau ngasih mainan apalagi buat Gaza. Selain sekarang udah ada baby yang membuat gue nambah sibuk, ternyata pandemi ini juga membuat gue ikutan stress. Setiap mau keluar takut, suami berangkat kerja takut, Gaza baru keluar teras gue udah teriak "PAKAI MASKER!"

Tapi membiarkan Gaza berada di dalam rumah terus-menerus juga menghadirkan stress baru. Apalagi kalau bukan melihat mainan berserakan dimana-mana. Rasanya pengen buang itu semua mainan. Sebel banget rasanya dan pengen nyeletuk, "Iyaaaa... maen terooooos". Hahaha jadi nostalgia karena kata itu selalu gue denger saat kecil dari emak kwkwkw.

Tapi setelah mengikuti gathering yang diadakan Paddle Pop bekerjasama dengan Kumpulan Emak Blogger via Zoom Meeting gue berasa di tampar dengan pemaparan para narasumber yang gak kaleng-kaleng.



Ada Mba Memoria Dwi Prasita, Head of Marketing Ice Cream Unilever Indonesia. Ada Mba Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S,Psi. psikolog Anak dan Remaja. Juga ada mba Dian Rikasari yang merupakan designer berbakat.

Dunia Anak adalah Dunia Bermain


Sudah main apa anak kita hari ini? Main mobil-mobilan? Main boneka? Main masak-masakan? Main sepeda? Main game online? Atau  mempermainkan perasaan orangtuanya? Hihihi bercanda ya yak terakhir.

Menurut mba Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi. kebutuhan bermain pada anak itu sama seperti kebutuhan makan pada anak. Itu artinya gak makan perut lapar, gak main ruhani anak yang lapar. Aktifitas bermain membuat anak lebih kreatif, karena selain imajinasinya berkembang, dengan mengeksplore sekitarnya saat proses bermain tentu ada banyak input yang memberikan pengalaman baru.

BTW bermain itu gak harus dengan mainan ya. Kegiatan yang bisa membuat anak tertawa bahagia itu juga bermain. Nah jadi kalau lagi buntu ide, coba ajak anak lakukan aktifitas bersama dengan kita. Misal bikin kue, masak, mencuci, membersihkan rumah dsb. Eh sebentar ini ngajak anak main atau eksploitasi anak buat bantu bebenah yak? kwkwkw

Eh tapi bener loh, kalau anaknya enjoy dan bahagia dengan aktifitas tersebut itu bisa dianggap bermain. Misal membersihkan teras sambil main seluncur air, membuat kue anak-anak pasti suka dengan aktifitas menghias kue dsb. Nah dilain waktu, gantian orangtuanya yang nyemplung dengan permainan anak. Dengan demikian akan tercipta bonding antara orangtua dan anak.

Mba Vera juga menjelaskan, jangan khawatir kalau anak di rumah aja, gimana dengan dunia sosialisasinya? Bersosialisasi tuh gak harus jauh-jauh cari orang lain kok. Dengan bersosialisasi bersama keluarga inti juga merupakan pondasi dasar anak. Atau kalau dengan orang jauh bisa melalui video call.


"Yah nanti klo diajak video call anak kecanduan gadget dong."

Yakali masa cuma telponan beberapa menit anak kecanduan. Selagi orangtuanya tegas dan mendampingi anak saat menggunakan gadget sebetulnya kecanduan bisa dihindari kok. Gak ada yang salah dengan gadget. teknologi diciptakan untuk membantu/memfasilitasi manusia. Kontrol utama tetap ada di manusianya itu sendiri.

Seperti saat zoom meeting tempo hari, sebelum gue mendapatkan pemaparan dari para narasumber bersama Gaza kami diajak untuk terlebih dahulu mengikuti sesi ber DIY ria bersama Mba Dian Rikasari. Jadi kami diajak membuat tabung oksigen untuk menyelam dari botol bekas.

Setelah itu bersama-sama dengan yang lainnya kami mengikuti aktifitas bermain menyelami dunia bawah laut yang diselenggarakan paddle Pop bekerjasama dengan Aquarium Safari dengan tema Seaventure.

Seru banget, ini perdana Gaza mengikuti kegiatan zoom belajar tentang dunia bawah laut. Dia exited banget. Setelahnya gue kasih pengertian ke Gaza kalau screen time-nya sudah cukup.

Memang unik sih project Paddle Pop kali ini. Menggabungkan kegiatan bermain sekaligus belajar yang bikin anak happy, orangtua juga dapat nutrisi ilmu.


#MainYuk Bersama Paddle Pop dengan Tema Seaventure



Dalam rangka memberikan alternatif bermain yang mengedukasi, Paddle Pop meluncurkan Brand Purpose Paddle Pop #MainYuk. Bertepatan dengan World Play Day atau hari Bermain Sedunia pada tanggal 28 Mei kemarin Paddle Pop mengundang para blogger untuk mengikuti kegiatan gathering via zoom Meeting #MainYuk dengan tema Seaventure. 

Untuk tema Seaventure ini merupakan kerjasama Paddle Pop dengan Aquarium Safari yang berlangsung selama April-Juni 2021. 

"Wah cuma blogger doang yang bisa seseruan dengan kegiatan tersebut?"

Ya nggak dong, siapa saja bisa merasakan sensasi menjelajah dunia bawah laut dengan cara yang sangat mudah. Yuk yang mau ikutan seaventure bersama-sama, caranya:

  1. Beli Es krim Paddle Pop varian apa saja, struk pembelian jangan dibuang ya
  2.  Foto dan kirim Struk pembelian es krim (jangan pembelian panci ya) ke nomor WhatsApp 0858 1223 1223. Inget kirim foto struk, bukan konsultasi jodoh ya hihihi
  3. Masukkan kode Unik yang didapatkan ke www.paddlepopmainyuk.com

Tanggal 26 Juni 2021 berbarengan dengan event wonderfest, Paddle Pop akan mengajak orantua dan anak menjelajah dunia luar angkasa melalui program #MainYuk liburan ke pelanet mochi. Jangan sampai terlewat ya, pantau terus infonya dengan Follow instagram @paddlepop.idn


Bikin Sendiri Yuk Mainan Tema Seaventure-mu

Supaya semakin menjiwai bermain menyelami dunia bawah laut, yuk buat sendiri mainan tabung oksigen dengan barang bekas yang ada di sekitar kita. 



Siapkan alat dan bahannya ya:
  1. Dua buah botol bekas ukuran 1 liter
  2. Tali sepanjang 1 meter (sesuaikan dengan ukuran tubuh masing-masing ya)
  3. Kain Flanel hitam
  4. Cat Pylox warna silver
  5. Lem UHU
  6. Solasi Hitam

Nah untuk panduan membuatnya ikuti tutorial yang ada pada gambar ya. Mudah kok buatnya...



  1. Siapkan 2 (dua) botol plastik ukuran 1 liter dan warnai seluruh permukaan botol dengan pylox warna silver. Diamkan lebih dulu sampai kering ya
  2. Setelah kering, tempelkan isoladi di ketiga sisi botol untuk kesan menyerupai tabung aslinya.
  3. Rekatkan keddua botol dengan menggunakan lem.
  4. Tempelkan 1 kain flanel dibagian belakang botol.
  5. Tempelkan Tali di empat sudut kain flanel
  6. Tutup permukaan dengan kain flanel kedua
  7. Nah tabung oksigen DIY siap digunakan deh


Seru kan aktifitas bermain bersama dengan anak-anak. Ayah dan Bunda boleh ikutan seseruan bersama loh. Karena aktifitas bermain buat orang dewasa bisa membantu melepas stress loh...

No comments:

Post a Comment