Follow Us @curhatdecom

Follow by Email

Sunday, September 15, 2019

Bermain dan Belajar di Bebeland: Siap Jadi Anak Cepat Tanggap


Buibu biasanya kalau weekend suka ngajak anaknya jalan-jalan atau malah ngendon dirumah aja? Hehehehe. Kalau misal keluar rumah, punya ketentuan khusus gak harus kemana, aktifitas yang bagaimana atau budget berapa gitu?
Tanggal 7 September 2019 kemarin gue kebetulan mengajukan me time ke pak suami dengan menghadiri event dari Bebelac di Mall Summarecon Bekasi. 

Kelupaan mau naik ke atas buat ambil gambar, jadi minta fotonya Mba Uci aja yaaaa hihihi

Sekalian lah ya, biar ayahro bisa quality time bareng anak. Karena sejak pindah ke ibukota, pak suami tuh berangkat pagi pulang malam. Jadi kadang berangkat anak belum bangun, pulang anak udah tidur. Jadi biar gak dipanggil om sama anak sendiri gue fasilitasi mereka quality time berdua (kwkwkw alasan yang hakiki sebetulnya ya emaknya minta me time kwkwkw).

Dengan langkah riang berangkatlah gue dari pamulang ke Bekasi, yang ternyata uwow macetos dimana-mana kwkwkw. Dan gue menyesal setelah sampai lokasi. Meski udah baca brief kalau acaranya itu berupa playground, karena katanya ada talkshow gue gak ajak Gaza. Soalnya bakal ribet deh nyatet materi sementara anaknya lari-larian. Ngajak ayahnya, dia siang ada undangan.



Yang bikin gue nyesel ternyata gak ada talkshow, tapi memang ada activity beberapa selebriti dan selebgram dengan anak mereka. So kemarin tuh ketemu ponakan-ponakan online dari Alice Norin, Putri Titian, dll gitu. Jadi agak menyesal gak bawa Gaza. Karena pasti dia seneng banget main disini.

Jadi kalau kita lihat iklan-iklan Bebelac yang seliweran di TV kita tahu ya kalau mereka sedang gencar mengajak orangtua untuk mengasah Rasa Peduli dan Daya Pikir si kecil.
Kakak-kakak Ranger yang siap mendampingi anak-anak bermain dengan aman dan nyaman


Nah pernah gak sih terpikirkan kalau ternyata aktifitas bermain anak itu akan memiliki pengaruh yang besar terhadap pola pikirnya. Jadi kalau memang bisa memberikan fasilitas bermain yang sebetulnya tujuannya adalah menstimulasi perkembangan baru si kecil kenapa nggak?

Bebelac bekerja sama dengan Psikolog Anak Roslina Verauli, M.Psi., merancang ruang bermain anak Bebeland di Summarecon Mall Bekasi pada tanggal 7-8 September 2019. Nah sekilas sih mungkin kesannya kita hanya akan melihat playground biasa. Tapi ternyata gak sesimple ituuuuu...

Pasport anaknya nih, jatah gazaro di minta temen yang bawa anak 2 hihihi

Nah jadi di Bebeland ini terdapat 3 tema besar, dan didalamnya ada permainan-permainan yang menyesuaikan tema. Ketiganya yaitu:
  1. BebeTown
  2. BebeSea
  3. BebeForest

Bukan hanya sekedar tema, tapi memang sudah dirancang sedemikian rupa berbagai “masalah” yang dihadirkan untuk anak pikirkan solusi dan aksinya. Menurut gue “masalah-masalah” yang ada cukup simple untuk anak-anak, dan bisa terjadi di kehidupan sehari-hari. (Ehm... Coba tolong next dibuat tema cara emak-emak menghadapi tanggal tua #ehgimana)

Ponakan-ponakan online gue lagi sama mama-mama cantiknya

Tapi karena gak bawa Gaza gue jadi bisa fokus memperhatikan para kakak-kakak ranger melaksanakan tugasnya di masing-masing spot mainan. Kebanyakan anak sih akan langsung nyelonong masuk gitu aja. Tapi, eits tunggu dulu. Sebelum “ber-ma-in” anak-anak akan di sampaikan dulu sebuah narasi “masalah”.

Seperti misalnya di BebeForest Wall Climbing. Anak akan dijelaskan dulu, bahwa ada seekor kucing terjebak di atas pohon. Kakak ranger akan bertanya terlebih dahulu apa yang harus dilakukan. Setelah anak mengemukakan pendapatnya, barulah aksi dimulai.

Oh iya setiap anak akan dapat vest dan pasport. Setiap berhasil menyelesaikan tugas, anak akan mendapatkan badge sebagai reward berhasil menyelesaikan misi.

Kayama anaknya Mami Uli panen Badge...


Gue dulu selalu mengira, kecakapan sosial seperti empati dan cepat tanggap itu akan hadir dengan sendirinya dengan adanya contoh atau teladan. Dalam hal ini adalah orangtua atau orang-orang disekitarnya. Tapi dengan hadir di Bebeland membuat gue membuka mata, bahwa rasa peduli juga butuh di stimulasi. Bisa dengan permainan-permainan dan roleplay.

membantu penyu menemukan warnanya lagi..

Permainan-permainan seperti itu bukan hanya membuatnya menjadi orang yang peduli, tapi juga senantiasa berpikir ketika ada masalah untuk menemukan solusinya. Dan tentunya, bukan hanya stimulasi ya buibu, nutrisinya juga harus cukup. Supaya proses berpikirnya gak lama loadingnya :D

1 comment:

  1. Keren. Tulisannya ngena bgt.

    Kalau berkenan mohon krisannya dong kak untuk tulisanku di  Cerita Alister N. Makasih 🙏🙏

    ReplyDelete