Follow Us @curhatdecom

Thursday, November 8, 2018

Bra Menyusui Favorit #alaBundaro dari Mooimom

9:35:00 PM 0 Comments
Gue ternyata belum bisa move on. Tepatnya belum bisa move on dari event Mother and Baby Fair 2018 di Balai kartini tanggal 25-28 Oktober kemarin. Setelah selama ini Cuma bisa memandang ‘iri’ dari Banjarmasin, dan Yess akhirnya gue berhasil donk kesana HAHAHAHA *tertawa Puas.

Senengnya lagi ternyata lokasinya deket banget sama kantor suami. Jadi setelah acara gue mampir biar bisa pulang bareng. Mayan irit ongkos eh maksudnya bisa pulang berduaan bertiga hihihi.


Sebelum berangkat gue kepoin dulu instagram officialnya Mother and Baby Fair. Trus lihat brand-brand apa ajah yang buka stand. Dan mata gue langsung melotot lihat ada “Mooimom” sebagai salah satu standnya. Emang lagi pengen beli bra menyusui baru, dan momentnya pas banget. Langsung deh meluncur ke IG nya Mooimom. Dan tada... banyak informasi seputar promonya. And Yess... bra lagi promo. Yipiii...

Agak telat nulis ini sebetulnya jadi agak lupa berapa kemarin beli Bra disana. Kalau gak salah sih beli 3 dapat diskon 15%. Dan bisa campur, itu point pentingnya hihihi. Selama ini gue baru punya 2 seri nya ajah.


Dulu gue pikir gak perlu pakai bra menyusui. Kenapa? Ya biar hemat ajah, pakai yang ada. Tapi setelah nyoba punya satu bra menyusui habis itu ketagihan hahaha. Karena selain lebih nyaman dan memudahkan, ternyata harus ganti size juga setelah melahirkan hihihi.

Nah akhirnya gue punya alasan deh pergi ke Mother and baby Fair 2018 di Balai Kartini. Karena gue lumayan perhitungan. Kalau gak ada alasan, gak mau kesana kwkwkw. Mau kesana beli baju Gazaro, tapi baju kadonya masih banyak belum di buka. Sedangkan perlengkapan bayi lainnya udah gak ada yang dicari. Tujuan gue adalah “Beli Bra sekalian Jalan-Jalan” hahaha...

Dengan menetapkan tujuan sebelum pergi, gue bisa menahan diri dari godaan lainnya. Tapi ternyata tetep gak bisa nahan diri karena ada satu produk mooimom yang ikutan masuk ke kantong belanjaan.... hihihi di next tulisan ya gue cerita.

Nah kemarin di MBF gue pilih 3 bra menyusui. Satu Ultra Comfort Seamless Nursing Bra dan 2 Stripe Maternity & Nursing Bra. Yess dua seri ini gue pilih karena belum pernah punya yang stripe dan pengen bandingin Comfort seamless yang Ultra Cofort dengan yang biasa hehehehe. Dan inilah riview singkatnya.

Ultra Compfort Seamless Nursing Bra


Awalnya gue kira gak ada bedanya selain ada tulisan Mooimom di ujung kiri bawah bra. Bra mooimom lainnya gak ada yang ada tulisan gitu selain di label bagian dalam. Gue tanya sama SPG nya juga akhirnya karena penasaran.

Ternyata emang beda hihihi. Harganya jelas lebih mahal dari seamless biasa. Tapi begitu gue pegang bahannya beneran lembut, dan dingin gitu. Selain harga perbedaan lainnya dia lebih lebar dari seamless biasa. Pengaitnya ada 4, dan konon kata SPG nya dengan kain yang lebih lebar, lipatan lemak yang biasanya tertekan bra sehinggal menyembul akan lebih terminimalisir. Cocok lah ya buat gue yang ... You know lah kwkwkw.

Trus yang gue suka lagi, ternyata ada bra extention. So bukan rambut ajah yang di extention ya. Tapi bra juga ada. Fungsinya adalah kalau terjadi pelebaran jalan bentuk tubuh, maka gak perlu beli bra baru. Cukup paang extentionnya ajah geees...

Dan sama seperti bra-bra mooimom pada umumnya, ini bagian yang gue suka. Yaitu busa nya bisa di lepas! Yess... gue genk bubur diaduk bra tanpa busa. Tapi kata teman busa itu penting. Katanya biar lebih indah #ups.

Stripe Maternity & Nursing Bra


Sebetulnya gue menghindari betul pilih bra dengan warna-warna terang. Selalu pilih hitam selama menyusui ini. Karena ASI itu kan “keras”. Dalam artian dia kalau kena kain dan tidak segera di cuci, maka bisa dengan cepat tumbuh jamur. Makanya gue pilih warna hitam deh. Punya bayi tanpa asisten rumah tangga kadang gak memungkinkan gue untuk segera nyuci baju setelah di gunakan.

Tapi asli super penasaran. Akhirnya si cokelat stripe dan abu-abu stripe ini mendarat manis di kantong belanjaan. Dan ternyata emang enak juga bahannya. Dan beda dengan si Ultra seamless tadi, stripe maternity & Nursing Bra ini Cuma punya 3 pengait. Tapi tetap dia punya bra extention juga. Sayangnya untuk yang seri ini busanya gak bisa lepas. Tapi ternyata walau pakai busa gue tetep ngerasa nyaman. Dan Busanya gak bikin kesan terlalu montok hehehe...

Untuk harga jelas jauh ya dari si Ultra Compfort Seamless Nursing Bra. Dan kalau di tanya pilih yang mana, yes... gue pilih yang si Ultra Comfort hehehe.
Pokoknya gak nyesel kemarin mampir both nya Mooimom  di MBF 2018. Ada bocoran sih, katanya dalam waktu dengan MBF akan ada lagi. Kali ini gue mau nyiapin dana khusus ah. Kali ajah bisa buka jastip kwkwkw. Eh iya di sana gue kaget loh, ternyata orang belanja banyak-banyak bukan buat di pakai sendiri. Tapi mereka itu Jastip. Luar biasa...

Friday, November 2, 2018

Review Nasi Uduk McD Rasa dan Harganya

7:34:00 PM 0 Comments
Gambar : McD Indonesia

Gees tahu nasi Uduk kan? Apalagi yang tinggal di Jakarta pasti familiar dengan warung-warung nasi uduk sepanjang jalan menuju kantor hihihi. Yes, nasi uduk dan gorengan adalah menu sarapan palig simple buat orang Jekardah hehehe.

Nasi uduk merupakan salah satu nasi khas di Indonesia yang paling banyak disukai tak hanya oleh masyarakat Indonesia tapi juga oleh para turis manca-negara loh katanya. Nasi berwarna putih ini berasal dari nasi putih biasa yang dikukus dan diaron dengan santan kelapa yang diparut yang kemudian dibumbui pula dengan daun serai, jahe, kayumanis, pala dan merica. Kebayang dong rasanya bakal seperti apa? Gurih dan nikmat yes?

Ditambah lagi jika lauknya berupa tahu tempe bacem atau bahkan ayam krispi. Salah satu nasi uduk yang menawarkan rasa yang khas adalah nasi uduk McD. Pernah denger?

Nasi uduk McD ini hanya tersedia di Indonesia lho.Gue pertama kali coba waktu di Yogya. Tiba-tiba pengen nasi uduk, tapi kata mama mertua gak ada yang jual dekat rumah. Akhirnya delivery order Nasi Uduk di McD deh. Nah buat kalian yang suka plesiran ke luar negeri, jangan nyari nasi uduk di McD sana ya. Karena ini Cuma ada di Indonesia hihihi.

Tentang Nasi Uduk

Seperti kebanyakan masakan, resep nasi uduk sebenarnya cukup simple dan mudah dibuat. Waktu Di Banjarmasin gue juga beberapa kali bikin sendiri kalau lagi kepingin. Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa makanan ini biasanya dihidangkan hangat-hangat ditambah dengan telur dadar atau telur goring. Untuk versi yang sangat tradisionalnya biasanya ada tambahan berupa emping, abon, kering tempe, bawang goreng, sambal kacang, timun, kemangi dan lain sebagainya.

Namun versi untuk yang lebih modern ini, resep nasi uduk dipadu-padankan dengan ayam kremes sebagai lauknya.Tak heran jika resto- resto bertaraf internasional khas Amerika sepertihalnya Mac Donald atau yang biasa disingkat McD juga menjual makanan yang serupa.

Seperti Apa Sih Nasi Uduk McD?

Dilihat dari rasanya mungkin akan sama dengan nasi uduk yang sering kita jumpai di warung- warung, namun ada yang sedikit berbeda dari nasi uduk McD. Menu tradisional nasi uduk ini dipadu- padankan dengan lauk ayam crispy khas McD. Kebayang dong rasanya seperti apa? 

Nasi uduk McD ini memiliki 3 paket makanan yang bisa kita pilih sesuka hati yakni paket special, komplit dan ala Carte yang berupa nasi uduk campur sambal terasi.

Lalu 1 menu terdiri dari apa saja? Yak, satu menu tersebut terdiri dari nasi uduk, ayam krispi, sambal terasi, bawang goreng, tahu goring dan minuman. Harganya bias dibilang standar untuk ukuran restoran yakni Rp 33.000,-saja. Tambahan nasinya akan dibebankan Rp 13.364 sebelum pajak sementara untuk sambalnya hanya sebesar Rp 4.545 belum + ppnnya.

Meski terbilang dikemas dengan cara yang menarik, gue termasuk yang kurang cocok dengan rasanya. Gurihnya santan kurang terasa, dan bagi sebagian orang yang suka pedes sambalnya katanya sih kurang pedes meski lumayan bikin seger. Kalau gue karena emang gak doyan pedes, sambel nya gak tersentuh kwkwkw.

Kata salah seorang staff McD juga bilang sih kalau sambal nasi uduk McD ini mengadaptasi menu ayam penyet pada menu sebelumnya sehingga dibuat dengan tidak terlalu pedas. Selain itu, ayamnya juga berlabel spicy namun rasanya justru tidak atau kurang pedas. So kembali ke selera lidah masing-masing hehehe

Nasi Uduk McD vs Nasi Uduk Tradisonal

Jika dibandingkan dengan nasi uduk McD, nasi uduk tradisional ternyata masih menjadi primadona.Soal rasa, nasi uduk tradisional lebih gurih dan legit sebab dibuat mengikuti kaidah turun- temurun yang berlaku di Indonesia, sehingga nasi uduk ala tradisional tak mungkin kehilangan rasa.

Memang cara membuat nasi uduk yang sederhana dan tempat yang kurang prestige membuat nasi uduk tradisional tidak semahal dan semewah nasi uduk restoran. Tapi soal rasa dan harga, nasi uduk tradisional juaranya. Cocok bagi mereka yang hendak mencicipi makanan khas Indonesia dengan rasa dan tradisi pembuatan yang turun-temurun.