Follow Us @curhatdecom

Monday, October 30, 2017

ASI Melimpah Kadang Merepotkan Loh

11:54:00 AM 10 Comments


Loe sih enak ASI nya banyak
Kira-kira itulah kalimat yang sering gue denger, terutama saat gue mulai 'kampanye' tentang pemberian ASI Eksklusif. Bukan cuma kalimat di atas yang gue dapet, tapi label 'sok idealis' atau 'gak empati' juga pernah gue dapatkan.

Mungkin benar, punya ASI melimpah itu enak. Tapi yang tidak merasakannya tidak akan tahu kalau ASI melimpah juga merepotkan. Misalnya gue harus bolak balik ganti baju, ganti pakaian dalam, rajin mencuci baju seprei bantal atau apapun yang terkena ASI karena jadi lebih cepat berjamur, bahkan gue pernah sampai demam karena masuk angin karena saat tidur ASI bikin baju basah atau karena PD (Payudara) bengkak.


Gue yang males mandi, akhirnya harus mandi minimal 3x sehari. Ganti baju minimal juga 3x sehari. Atau gue akan menyambut suami pulang dengan bau susu basi *hikz.


Tapi dengan rajin mencari informasi akhirnya gue mendapatkan beberapa cara mengatasi ASI melimpah ini sehingga tetap nyaman menjalani aktifitas sehari-hari. Intip yuk Tips Ala Bundaro *triiing



Menyusui Sesering Mungkin

Ini tips bukan cuma buat mengatasi ASI melimpah, tapi juga untuk membuat ASI lebih melimpah. Karena ASI kan prinsipnya supply demand. Alias tersedia menurut permintaan 'pasar'. Nah dengan menyusui sesering mungkin setidaknya PD kita tidak terlalu penuh. Jadi PD tidak bengkak, dan menghindari ASI rembes.
Jangan terlalu bangga dengan stock ASI melimpah di kulkas, tapi tidak pernah menyusui Bayi secara langsung... ~ dr. Tiwi dalam Seminar menyusui di Banjarmasin tahun 2016
Yups, menyusui bukan cuma sekedar proses memberikan makan bayi. Tapi juga menjadi 'fasilitas' bonding ibu dengan anak. Jadi sebisanya susui bayi secara langsung kapanpun dimanapun. 

Gue termasuk yang gak setuju kalau ada yang nyuruh menyusui anak di toilet itu tempat kotor tauuuu, yang nyuruh menyusui di toilet silahkan coba dulu makan di toilet. Mau Gak? Tapi gue juga gak setuju kalau menyusui sambil umbar aurat. 

Sekarang kan ibu menyusui bisa memakai BreastFeeding Nursing Cover.  Kalau dulu gue pakai kerudung buat nutupin saat menyusui, setelah gue tahu menyusui adalah proses 'bermesraan' ibu dengan bayi maka gue pilih pakai apron menyusui.

Nursing cover/apron menyusui dari Mooimom ini di atasnya ada semacam lengkungan dari plastik sehingga saat di pakai kita tetap bisa menatap, atau ngobrol dengan bayi. Minimal bisa memantau bayi apakah nyaman dan pastinya untuk sirkulasi udara. Bahannya dari katun, nyaman banget dipakai.


Gunakan Bra Khusus Menyusui yang Nyaman

Saat menyusui, ukuran PD lebih besar loh bahkan dari ukuran saat hamil. Nah bra yang terlalu sempit akan membuat PD sakit. Dan menggunakan bra biasa saat menyusui menurut gue sangat merepotkan.

Tapi gak semua bra menyusui nyaman loh. Tapi saat gue mencoba Super Elastic Seamless Maternity & Nursing Bra gue langsung jatuh cinta. Bahannya lembut, dan rasanya kayak gak pakai bra tapi tetap menopang PD dengan baik. Oh iya gue tipe yang gak suka pakai busa, dan senangnya produk ini busanya bisa dilepas atau di pasang.

Bra yang terlalu sempit menekan PD sehingga ASI kadang jadi keluar karena seperti di pompa. Makanya penting banget pakai bra yang nyaman.

ASI Rembes?

Dulu untuk mengatasi ASI rembes gue suka ganjelin pakai handuk kecil. Tapi itu jelas gak praktis. Dan emang ternyata tetep masih rembes. Nah buat bunda yang kasusnya sama coba pakai Washable Nursing Pads atau yang biasa dikenal dengan breast Pad. Biar hemat dan lebih Go green, breastpad dari Mooimom ini di rekomendasikan banget karena bisa di cuci dan dipakai berulang-ulang. Terbuat dari Rayon Ultra Soft dan serat Bamboo dan kapas. Daya Serapnya bagus, tapi tetap harus rajin ganti ya supaya tidak tumbuh bakteri.

Nah untuk bepergian biar praktis, bisa pakai Disposable Breast Pads alias breastpad sekali pakai. Karena repot juga kalau bepergian bawa-bawa breastpad ganti yang udah kotor hehehe. Daya serapnya tinggi, terbuat dari 100% cotton. Lembut dan anti alergi. Bedanya untuk yang sekali pakai ini ada perekat di belakangnya supaya tidak mudah bergeser.

Tidak mau ASI Terbuang?

ASI itu mahal. Setuju banget. Karena untuk mendapatkannya emak butuh pikiran positif, jiwa yang tenang, dan terus merasakan bahagia. Dan untuk mendapatkannya itu susah susah gampang. Nah makanya kadang kalau ASI kebuang itu rasanya nyesek.

Bagi beberapa ibu mungkin ada yang kayak gue. Saat PD sebelah di sedot/dipompa yang sebelah ikut ngucur. Iya ngucur, bukan rembes lagi, hihihi...

Nah dulu gue selalu nampung dengan gelas atau botol dot. Tapi jelas gak praktis banget. Malah pernah gelasnya jatuh dan pecah *hikz. Sempet juga beli breastpad silicon, tapi ternyata tampungannya hanya sedikit. Sedangkan gue bisa menampung sampai 100ml hasil rembesan.

Kehadiran Silicon Breast Pump dari Mooimom sangat membantu gue. Karena selain daya tampungnya yang banyak, cara pakainya juga gampang. Tinggal di pencet sedikit lalu dia akan menempel di PD. Ini bisa dipakai buat mengatasi ASI yang terlalu deras loh. Kadang bayi suka ogah minum kalau terlalu deras. Itu juga gue alami. Jadi sebelum menyusui biasanya gue pompa sedikit.

Breast Pump ini sangat praktis. Dibandingkan pompa ASi yang banyak printilannya, kalau sekedar untuk penggunaan ringan sangat membantu.


Tetap tampil Seksi?

Yang satu ini bonus deh dari gue buat Busui yang mau tampil ideal kembali. Yaitu menggunakan Elastic Adjustable Corset. Sempet curiga kalau korset ini gak akan muat di perut endut Bundaro. Tapi ternyata muat dan perekatnya kuat. Korset gue sebelum-sebelumnya berakhir dalam lipatan baju karena gak terpakai. Selain gak muat, begitu duduk perekatnya lepas.

Elastic Adjustable Corset juga di lengkapi perekat tambahan di kanan dan kirinya. Fungsinya untuk menarik lebih maksimal lagi korset dan mengunci. 


Masih banyak loh produk-produk Mooimom Lainnya. Toko Offlinenya ada, tapi buat yang diluar kota Jakarta bisa belanja online dengan mampir ke websitenya atau ke Fanpage dan Instagram Mooimom. 



Thursday, October 19, 2017

Ayo Cetak Foto : Wajahmu Boleh Tak Lagi Hadir, Tapi Fotomu Akan Menjadi Pengingat

3:13:00 PM 5 Comments

Apa yang bisa kita lakukan saat orang yang kita cintai pergi untuk selamanya? Apalagi saat kata bernama rindu menjelma menjadi emosi yang mengundang air mata. Saat tangan tidak lagi bisa memeluk, saat mata tak lagi dapat menatap senyum, tawa, tangis dan semuanya tentang dia yang pergi. Apa yang bisa kita lakukan?

Gue masih ingat beberapa hari pasca kehilangan Umaro (baca juga: Berdamai Dengan Luka) gue duduk dekat mertua menonton video-video dan foto-foto Umaro dari Handphone sambil bercerita tentang kelucuan bayi kecil gue itu. Asisten rumah tangga yang duduk gak jauh dari kami kemudian bilang "Ibu... sudah jangan di lihat-lihat lagi fotonya. Nanti ibu sedih."

Dengan senyum menghiasi wajah gue jawab dengan santai si Acil (Bahasa Banjar : Bibi) "Gak papa Cil, saya cuma punya foto untuk menghibur saya. Saya cuma punya foto untuk pelampiasan rindu saya." Ya benar, gue cuma punya foto. Karena raganya sudah tidak mungkin lagi hadir.

Sampai saat ini kalau sedang kangen-kangennya, maka yang gue lakukan adalah membuka lagi galeri foto di handphone. Memandangi wajah yang akan selalu gue rindukan seumur hidup gue itu.


Handphone Suami Hilang

Selain kehilangan orang yang dicintai, kehilangan barang seperti handphone juga pasti bikin nyesek. Kalau barang seperti handphone bagi gue yang bikin nyesek adalah kehilangan data-data di dalamnya. Entah itu foto, kontak orang-orang, atau data-data lainnya yang tidak terbackup.

Beberapa bulan setelah Umaro pergi, ternyata musibah berikutnya adalah suami kehilangan handphone. Yang bikin sedih adalah, banyak foto-foto almarhum disana yang belum sempat gue backup. Padahal foto-foto tersebut mau gue cetak tapi belum sempat.

Selain handphone hilang, masalah lain yang bikin was-was terhadap data digital adalah kehadiran virus. Kalau sudah kena virus gak tau lagi deh gue harus bilang apa. Nyesek banget udah pasti.

Tapi foto-foto Umaro jumlahnya banyak banget. Bahkan ketika akhirnya gue pindahin ke flasdisk dari baru lahir sampai terakhir usia 10 bulan jumlahnya sampai 3Gb. Hehehe... iya maklum anak pertama. Makanya emaknya lagi "norak-noraknya".

Sebetulnya gue udah punya Baby Journal buat Umaro. Tapi gue harus pilih foto karena space terbatas, trus harus pergi ke tempat cetak foto yang mana itu ribet banget kan karena gue punya baby, plus biaya cetak per lembarnya itu loh mihil.

Bisa ajah sih gue akhirnya nge-print sendiri dengan beli kertas foto. Tapi dari yang udah-udah, hasil cetaknya kurang maksimal, trus fotonya gak tahan lama. Pasti deh cepet rusak. Makanya keinginan bikin kumpulan foto Umaro belum terlaksana.

Cetak Foto Online Mudah Dengan Idphotobook

Masih sambil menimbang-nimbang foto mana yang mau di cetak, ternyata ada teman FB gue yang sama-sama Blogger baru ajah meriview Jasa Cetak Foto Online idphotobook. Apaan tuh?
Sumber : Fanpage Idphotobook

Nah Jasa Cetak Foto Online ini maksudnya kita tinggal transaksi, kirim gambar, dan tunggu hasilnya. Foto yang kita kirim akan dibuat dalam satu album. Kolase, desain, dan tata letaknya sudah jadi bagian dari harga paket.

Jadi kalau kita cetak foto, masih ada PR beli album foto lagi, nah kolase foto yang kita buat di idphotobook sudah jadi berupa album foto. Dari yang gue lihat sih, hasilnya bagus-bagus. Harganya juga murah banget. Kok tahu murah?
Kata temen yang sudah nyoba, kualitas kertasnya juga bagus jadi Insya Allah Awet (Sumber Foto: Fanpage Idphotobook)

Soalnya gue pernah minta tolong teman yang juga photographer buat bikinin album foto Umaro. Saat ditanya harga dan gue kasih perbandingan dengan harga di idphotobook doi malah bilang "itu murah banget kak, loe cetak disana ajah. Kalau gue gak enak kasih harga pro ke elu. Kasih harga temen dapur gue yang perlu di kasihani." hihihihi
Sampulnya Hard cover, jadi pasti lebih awet (sumber Foto : Fanpages idphotobook)

Tambah mupeng pengen cetak foto di idphotobook karena emang hasilnya kelihatan eksklusif banget. 
Paket Harganya (sumber foto : Fanpages idphotobook)

Gimana Cara Order?

Cussss langsung Ajah Kepo-in Fanpagesnya. Kadang ada promo-promo menarik loh. Misalnya kayak ada diskon khusus atau promo free ongkir. Gue juga lagi ngumpulin foto-fotonya dulu nih yang mana mau di cetak. Habis foto Umaro banyak dan lucu-lucu.


Biasanya untuk order bisa langsung chat fanpage idphotobook atau bisa lewat nomor wa yang ada. Komen lewat postingannya juga fast respon kok. Cuss lah jangan nunggu bengong melongo karena foto di hape hilang atau terhapus. penyesalan itu selalu belakangan, kalau duluan namanya pendaftaran hehehe.


Tuesday, October 17, 2017

Tetap Waras Jadi Ibu Rumah Tangga Dengan NgeBlog

11:18:00 PM 7 Comments
Baby GazaRo dalam gendongan, ini ceritanya Emak kangguru lagi Nge-Blog *LOL

Kira-kira hampir 3 tahun lamanya gue dipersunting sama pria yang gue panggil "Abang". Dan Sebagai bonus dari pernikahan itu adalah gue di boyong ikut merantau, gak tanggung-tanggung nyebrang pulau Bo! Ke pulau Kalimantan, tepatnya di Banjarmasin.

Yah walau gak seramai ibu kota, Banjarmasin gak bisa dibilang sepi juga sih. Masih bisa ngerasain Nge-Cafe, Nge-Moll (walaupun cuma satu), nonton bioskop (walaupun film box Office ngantrinya bisa sampe dua lantai kwkwkw), dan masih bisa ngerasain Ojek Online baru-baru ini.

Di Ibukota, aktifitas gue lumayan banyak. Dari kerjaan, jadi pendongeng profesional, dan kegiatan sosial dengan buka Taman Bacaan bareng sahabat-sahabat gue. Tiba-tiba pindah, bikin kehidupan gue mendadak berubah 180 derajat. Jauh dari keluarga, jauh dari sahabat, dan gue gak bisa ngeksis dongeng lagi karena disini belum ada pasarnya. Dan itu berat loh buat gue yang dulunya eksis.

Sebagai "Pelarian" gue mulai iseng di dapur. Segala resep yang sliweran di timeline sosmed gue coba. Sempet jualan makanan juga sebagai hobi dan lagi-lagi "pelarian". Dan akhirnya pelarian gue berakhir pada keputusan gue untuk aktif Nge-Blog.

Perjumpaan Pertama Dengan Para Blogger

Jadi blogger di Banjarmasin, jangan berharap bisa se-eksis di Jakarta. Yang mana event udah kayak "kacang goreng" yang bertebaran di mana-mana dan hampir setiap hari. Sampai akhirnya ada event perdana yang gue ikutin, dan itu mempertemukan gue dengan blogger-blogger Banua lainnya.

Kopdar Perdana Member FBB nih hehe

Setelah event berakhir ternyata 'kebersamaan' kami tidak usai begitu saja *tsaaaah. Setelah keluar dari grup wa dengan EO, kami membuat grup baru. Karena waktu itu event-nya salah satu produk susu, dan kebanyakan yang ikut pastinya emak-emak. Yang kumpul di grup wa ya pastinya emak-emak kwkwkw.

Dan entah bagaimana ceritanya, akhirnya terbentuklah komunitas kecil-kecilan ala kami yang diberi nama "Female Blogger Banjarmasin" atau disingkat FBB. Ini kalau speel nya orang Banjar bisa jadi PBB kwkwkw...

Di grup tersebut gak cuma ilmu nge-blog atau aktifitas blog walking ajah. Kadang sering ada sharing sesion tentang... Kehidupan emak-emak kwkwkw. Nah uniknya ternyata di FBB ini kebanyakan isinya adalah Beauty Blogger. Alias para blogger yang lihai sekali soal per-make-up-an.

Cewek-cewek Kece

Dan Gue sangat terbantu untuk minta di jelaskan berbagai macam make-up yang emang pada dasarnya gue gak paham. Gue mah taunya cuma alas bedak, bedak sama gincu. Yah tambah eye liner lah ya, gak segitu polosnya juga sih hahaha.


Setahun Berlalu...

Setelah setahun, yippi akhirnya FBB merayakan hari jadinya yang pertama. Itu yah kalau anak kecil, setahun itu lagi lucu-lucunya. Lagi gemesin juga sama "polah-polah" barunya. Lagi mulai aktif dengan berbagai kegiatan. Dan tentunya tidak pernah berhenti dalam berproses alias belajar. 


Maka seperti itu pula FBB saat ini. Meski pengurusnya agak "galak" dengan menerapkan aturan-aturan tapi gue suka. Misal yang daftar Blog-walking tapi 'curang' dengan tidak BW ke temannya maka dia dihukum beberapa waktu gak boleh daftar dikesempatan berikutnya (gue pernah kena hukum kwkwkw).

Atau pengurus tegas soal pemasangan logo dsb. Bagi gue itu baik untuk langkah awal sebelum komunitas ini menjadi besar. Pondasi itu perlu, karena kalau sudah terlanjur besar maka akan sulit lagi nantinya. Dan aturan-aturan tersebut selama masuk akal juga baik, untuk menegaskan komitmen setiap membernya.

Sama seperti kita punya anak, selain memfasilitasi juga tetap ada aturan yang diterapkan kan? Tujuannya apa? Ya agar anak disiplin, punya etika dan terbentuk karakternya. Betuuuul???

Pokoknya Happy B'day buat Female Blogger Banjarmasin. Insya Allah berkah dan eksis kedepannya. Semoga membernya tetep solid dan semakin bertambah. Biar rame kita kalau ngobrol-ngobrol di wa hehehe. Oh iya gak sabar juga nih pengen kopdar lagi sama kalian. Seseruan bareng di acara puncak ulang tahun Female Blogger Banjarmasin bersama Wardah tanggal 22 Oktber ini. 


Make-up Pertama Pemberian Suami *Cihuuuy

Ramadhan tahun 2017 sebetulnya gue punya niat mau bikin Vlog Dongeng. Tapi ternyata niat itu pupus. Alasannya sederhana, karena lipstik gue ilang kwkwkw (Alasan Macam Apah Ini?!)

Iya bener, mood gue ilang seketika karena si lipstik gue ilang. Lah, mosok yo gue rela kelihatan pucat di Vlog yang niatnya gue bikin se-Pro mungkin. Sebagai isteri solehah, bicaralah gue pada sang suami untuk minta izin membeli Lipstik. Eh sebetulnya bukan izin sih, lebih ke ngarep di kasih tambahan uang belanja untuk beli lipstik kwkwkw.

Tapi emang dasarnya Pak Suami gak suka isterinya terlalu bersolek, izin tidak diberikan Bos! Katanya buat apa sih pake lipstik segala. Gue agak membela diri dengan bilang "Bundaro kan bibirnya hitam, setidaknya biar gak pucat dan punya warna bibir natural." tapi izin tetap tidak diberikan *hiks

Sampai akhirnya suatu ketika, pak suami pulang kerja, ngajak ke kantor untuk ngambil barang yang ketinggalan. Ternyata barang yang di maksud adalah sebuah hadiah kecil buat gue. Yaitu Wardah Lip Cream. Asli, seharian hadiah kecil itu bikin gue senyum-senyum sendiri. Si abang juga sampe salting karena waktu itu posisinya di kantor. Lah malu diliatin sama teman-temannya lah yaaa kwkwkw

Lip cream Wardah (Sumber Twitter @wardahbeauty)

Tapi emang dasarnya Cowok yaaaa... Karena gue bilang mau punya warna bibir natural, iya ajah bener dibeliinnya yang nomor 3. Alias warna natural kwkwkw. "Katanya biar gak item kan bibirnya. Ya udah Abang bilang sama salesnya cariin warna bibir mba." begitu kilahnya.

Iya deeeeeh, walaupun begitu Lip Cream itu jadi make-up favorit gue. Yah sebetulnya sih lip cream wardah itu bukan make up pertama banget sih yang dikasih si Abang. 

Waktu seserahan doi kasih make up wardah dari A-Z. Tapi yang doi kasih berupa mentahannya ajah alias duitnya. Barangnya mah gue yang belanjaain, jadi gak masuk itungan pemberian langsung yak kwkwkw.

Dari mulai bedak, lipstik, blush on, eye shadow, eye liner, toner, milk cleanser, day cream, night cream, masker, hand body, sampe parfum gue beli untuk seserahan. Biar match semuanya satu merk, dan wardah kan udah terjamin halal jadi tenang kan. 


Nah balik lagi ke Lip Cream tadi. Gue sempat mengira itu adalah lipgloss. Yang mana kalau di pakai bikin bibir yang kalau kata emak gue "habis Kecebur Minyak" dan cepet banget ilangnya. Tapi kata nya itu mate. Nah tapi kok cair ya? Atau kepanasan? Makanya meleleh?

Dan dengan bodohnya biar gak terlalu cair itu lip cream gue masukin kulkas sodara-sodara kwkwkw. Yang lucunya, karena penasaran si Abang yang emang dikit-dikit googling akhirnya cari riviewnya di internet. Dan tercetuslah kalimat "Ya ampuuun... segala lipstik ada ajah ya yang bikin tulisannya". Sayaaaaang itu namanya Beauty Blogger. Teman isterimu ini banyak yang Beauty Blogger tauuuu...

Dan daripada bingung, udah ajah deh gue tanya di grup FBB soal lip cream ini. Biar gak bertambah kebodohan-kebodohan gue terhadap produk ini (seperti memasukkan ke dalam kulkas kwkwkw). Dari sekian produk wardah, gue paling suka sama Lip cream ini. Tahan lama, gampang pakainya. Belakangan event blogger di Banjarmasin sudah lumayan. Dan gue bisa terlihat tetep kece tanpa harus bolak-balik benerin make-up kalau acaranya lumayan lama. Kayak kemarin habis ikutan event flash blogging. Pas di foto tetep kece meski lupa touch-up lagi hahaha.


Make-up nya masih awet sampe pulang, padahal udah seharian event bareng member FBB

Friday, October 13, 2017

Selamatkan Anak-Anak Dengan Konten Positif untuk Indonesia Bergerak Maju

2:30:00 PM 1 Comments




Kata orang punya anak jaman now itu tantangannya warbiyasah, betul apa betooool? Menurut gue sih iya betul banget. Aduhai jaman dimana media sosial jadi 'makanan' sehari-hari ini kadang bikin orangtua harus pasang antena tinggi untuk memantau anak-anaknya. Kenapa?

Kita semua tahu lah ya kalau media sosial orang 'bebas' berbagi sesuka hati. Mau itu konten positif maupun negatif. Susah tentunya mencegah orang lain untuk menahan jempolnya. Ya, kalau dulu ada istilah mulutmu harimaumu, sekarang istilahnya jarimu harimamu.

Sayangnya pengguna media sosial sekarang ini tidak hanya di gandrungi oleh orang dewasa saja. Tapi banyak anak-anak juga. Meskipun ada batasan umur saat membuat akun sosial media, tapi kan mereka bisa saja berbohong. Hiks...


Selamatkan Anak-Anak dari Konten Negatif dan Hoax

Sayangnya sekarang 'ulah' anak-anak di media sosial semakin bikin geleng-geleng kepala. Bukan hanya ujaran kebencian, kadang mereka malah upload foto-foto berbau pornografi. Bayangin ajah anak SD udah punya pacar. Gue ajah gak pernah punya pacaaaaaar...car...car...car... eh kok malah curhat? *tutupMuka

Tapi asli gue bicara bukan karena iri dengan kehidupan mereka sekarang. Tapi miris lebih tepatnya. Memang sih apa yang terjadi pada mereka saat ini tidak lain karena terpapar konten-konten negatif. Bayangkan kalau mereka sekarang saja sudah begitu, lantas masa depannya akan jadi seperti apa?

 Ngeliat yang model gini bikin mau nangiis *hiks (Sumber Google)

Tidak perlu menunggu mereka dewasa untuk melihat dampaknya sebetulnya. Keseharian ini bisa kita lihat anak-anak yang terpapar konten negatif. Kata-kata kasar tidak hanya kepada sesama temannya, malah gak jarang mereka berkata kasar kepada orangtua. Hiks

Di media sosial juga gak jarang terjadi ribut-ribut sama berita Hoax. Aduuuuh kadang pengen krukupin orang-orang yang asal share berita tanpa lebih dulu klarifikasi.



Hadirkan Good News untuk Mendidik Anak-Anak Bijak Bersosial Media

Kegundahan gue pada akhirnya membuat gue bergerak untuk menghadirkan konten positif. Misalnya yang paling sederhana adalah dengan tidak asal Share informasi yang ada. Kalaupun tergoda untuk share, klarifikasi dulu kebenarannya. Biasanya sih dalam bermedsos gue lebih banyak bikin joke. Biar suasana timeline yang panas dengan berita hoax sedikit ada angin segar.

Tapi rupanya itu semua belum cukup gue rasa. Gue juga harus ‘perang’ dengan senjata lain melawan konten Negatif yang mengincar anak-anak. Untuk Blog ini dan facebook pribadi, gue emang gak rekomendasikan untuk anak-anak. Keresahan dan kegundahan gue itu akhirnya membuat gue membuat blog khusus yang Ramah Anak, yaitu www.duniasiedu.com

www.duniasiedu.com
Gue yang memang dari dulu concern dengan dunia anak lewat dongeng khususnya akhirnya memberanikan diri membuat blog khusus tersebut. Meski terbilang baru dan masih sedikit isinya tapi gue optimis bisa terus konsisten. Atau setidaknya gue membuktikan kalau gue gak sekedar gundah. Tapi juga mencari solusi *tsaaaah



Flash Blogging Bijak Bermedia Sosial

Dunia digital memang memiliki sisi positif juga sisi negatif. Sebagai media sosial untuk berbagi info positif dan berbagi menghimpun gerakan sosial Medsos bisa di andalkan. Tapi di tangan orang yang tidak bertanggung jawab media sosial bisa menjadi negatif.

Mungkin ini juga yang mendasari Kominfo akhirnya membuat acara Flash Blogging dengan tema Bijak Bermedia Sosial. Menghadirkan beberapa narasumber yang mumpuni di bidangnya acara ini sangat menarik. Bahkan gue rela hadir sambil membawa bayi berusia 25 hari. Karena memang selain menarik, event untuk blogger di Banjarmasin sangat sedikit. Jadinya sayang untuk dilewatkan.

Bertempat di Hotel Mercure Banjarmasin, acara ini di hadiri oleh Asrari Fuadi mengisi materi "Teknik Menulis Kreatif Bagi Para Blogger". Asrari memaparkan kalau Viral itu bukan kebetulan, tapi Viral itu ciptakan. Nah Kalau melihat berita yang belakangan viral, barangkali kita salah satu yang membuat viral. Karena beritanya berhasil "menyentuh" emosi kita. Entah itu emosi positif maupun negatif.

Asrari Puadi Putra Banua yang menjadi narasumber pertama

Asrari juga mengungkapkan bahwa dengan menulis Good News kita juga ikut memotivasi orang lain untuk berpikir positif. Dan barangkali tergerak juga untuk menuliskan hal-hal positif lainnya. Jadi masih mau nyebar hoax?

Pembicara lainnya yang gak kalah keren adalah Pak Handoko. Beliau memaparkan tentang sudut istana. Alias memberikan gambaran 'aktifitas' Bapak Presiden di 3 tahun masa kepemimpinannya. Banyak video di tayangkan yang menggambarkan keberhasilan pembangunan yang adil dan merata, khususnya di Kalimantan Selatan.

Bapak Andoko Narasumber yang mengisi materi "Sudut Istana"

Nah di akhir acara ini bahkan Pak Handoko memberikan kejutan dengan kehadiran Bapak Sukardi Rinakit yang merupakan penulis pidato Bapak Jokowi. Pak Sukardi menyampaikan kekaguman beliau terhadap profesi blogger. Dan memberikan wejangan kepada para blogger.

Wednesday, October 4, 2017

Merawat Kulit Bayi Newborn Dengan Lactacyd Baby

12:52:00 PM 0 Comments

Kalau kata orang, saat punya anak ke 2 orangtua jauh lebih siap. Sehingga saat terjadi sesuatu dengan anaknya orangtua tidak sepanik dulu. Kadang ada benarnya kadang gak sepenuhnya benar sih. Karena setiap anak itu istimewa alias berbeda, jadi kadang ada hal-hal baru yang akan ditemui.

Tepatnya Senin, 18 September 2017 kemarin akhirnya gue melahirkan anak ke dua yang kami beri nama Askara Lintang Elgaza. Jarak usia anak pertama dengan kedua bedanya 17 bulan *tutupMuka. Meskipun jaraknya dekat, tetap saja mengasuh si ading (adik dalam bahasa banjar) ternyata penuh tantangan dan sesekali tetap menghadirkan kepanikan.

Misalnya saat si ading pilek ketularan Bundaro (panggilan gue) di usia hitungan hari. Suami mendadak panik karena melihat bibir GazaRo membiru. Gue yang mengira bibir GazaRo biru karena merasa wajar ikutan panik ketika suami bilang bisa jadi indikasi kurang oksigen karena pileknya. Kami pun membawa GazaRo ke dokter anak. Dan ternyata kata dokter "itu cuma pigment bawaan orangtuanya. Orangtuanya kan hitam, bibirnya juga hitam toh." #eh kwkwkw


Ruam Popok Abang UmaRo dan Ading GazaRo

Waktu jaman merawat UmaRo (anak pertama) dulu, gue panik ketika mengetahui daerah sekitar kemaluannya muncul bintik-bintik merah. Setelah searching ternyata itu namanya Ruam Popok. Kebayang banget deh pasti rasanya gak nyaman. Ada yang bilang karena penggunaan tisu basah sebagai pembersih saat ganti popok yang gak cocok buat kulit sensitifnya. Akhirnya pemakaian tisu basah di stop (kecuali saat traveling) dan menggantinya dengan kapas yang di rendam air panas supaya steril.

Tapi ternyata ruam popok UmaRo tetap datang dan pergi. Oke saran berikutnya adalah memakai Diaper Cream. Tapi ternyata juga tidak banyak membantu. Sampai akhirnya ada yang menyarankan memakai Lactacyd Baby. 

Sempat sih khawatir kesulitan mendapatkan Lactacyd Baby karena gue tinggal di Kalimantan. Meskipun di Kota, tetap saja terkadang untuk mendapatkan beberapa produk tidak semudah saat berada di Jakarta. Sehingga apa-apa harus belanja online. Tapi ternyata mudah banget mendapatkan produk Lactacyd Baby di Banjarmasin. Di Apotek, dan beberapa minimarket ternyata Lactacyd Baby sudah tersedia.
Ading GazaRo Pules bobonya karena bebas Ruam Popok, Alhamdulillah....

Setelah rutin menggunakan Lactacyd Baby, Alhamdulillah ruam popok UmaRo perlahan-lahan sembuh. Nah belajar dari pengalaman Abang Umaro, ketika GazaRo mulai menunjukkan tanda-tanda akan ruam, gue langsung kasih Lactacyd Baby. Kebayang kan kalau ruam sepanjang hari, pasti tidur pun gak nyaman. Sedangkan bagi bayi New Born tidur berkualitas itu penting banget. Dan perasaan ibu-ibu kalau anaknya kena ruam popok pasti langsung Baper to the max. Berasa jadi ibu gak becus *hiks.


Fakta Seputar Kulit Bayi dan Cara Merawat Kulit Bayi Newborn

Siapa suka ngelus-ngelus kulit bayi? Gue suka banget karena kulit bayi itu lembut. Tapi di balik kelembutan itu, ternyata kulit bayi justru cenderung sering bermasalah. Karena kulit bayi lebih tipis dan keasaman atau pH yang lebih tinggi sekitar 7-8. Kalau kulit orang dewasa jangan di tanya ya, pasti lebih tebal. Dan ternyata kulit dengan pH tinggi lebih rentan terhadap pertumbuhan bakteri jahat. Makanya kulit bayi lebih mudah ruam, biang keringat, kemerahan, iritasi dan sebagainya.

Nah supaya terhindar dari masalah kulit, perawatan terhadap kulit bayi harus tepat dan sesuai. Misalnya dengan menggunakan sabun cair atau sabun pembersih yang menjaga keseimbangan pH kulitnya. Hindari juga gonta-ganti sabun atau produk perawatan kulit bayi. Kadang ini yang gak bisa di hindari ya Mak, apalagi kalau baru lahiran kado produk perawatan bayi biasanya banyak Cyiiin hihihi.

Salah satu yang harus diperhatikan saat merawat kulit bayi yang baru lahir adalah tali pusar nya. Karena kalau tidak di rawat betul-betul akan menimbulkan bau tidak sedap dan bernanah. 

Lactacyd Baby Sebagai Solusi

Awal pemakaian, gue kira Lactacyd Baby cuma sekedar cairan khusus untuk mengatasi masalah kulit saja. Tapi setelah follow Fanpage @LactacydBaby gue baru tahu kalau Lactacyd bisa juga di fungsikan sebagai Sabun dan Shampoo. 


Jadi kalau lagi traveling, biar gak ribet bawa kebanyakan Make-up, biasanya gue cukup bawa Lactacyd Baby ajah. Apalagi kalau traveling, kita gak pernah tahu ya kualitas air di tempat kita menginap seperti apa. Jadi Membawa Lactacyd Baby saat traveling adalah ide yang tepat.

Supaya Bunda semakin yakin dengan Lactacyd Baby, berikut gue lampirkan komposisi nya:Aqua, TEA-lauryl sulfate and Ammonium lauryl sulfate, Ethyleneglycol stearate, Diethyleneglycol stearate, hidrogenated peanut oil, lactic acid, lactoserum, ethlhydroxyethylcellulose, natural orange flovour, sodium methyl paraben, sodium hydroxide, cholesterol, phosphoric acid

Lactcyd Baby ini sudah teruji secara klinis loh. Alhamdulillah baik Abang Umaro maupun Ading Gazaro setelah pemakaian Lactacyd Baby ruam popoknya berangsur sembuh. Saat sudah sembuh pun pemakaian Lactacyd Baby tetep gue lanjutkan biar gak muncul lagi tuh ruam-ruam. Aman gak? Insya Allah aman. Selain Ph yang sesuai dengan kulit bayi, Lactacyd baby ini mengandung susu. Jadi aman digunakan setiap hari dan dalam jangka waktu yang lama.