Follow Us @curhatdecom

Friday, September 6, 2013

Melukis Cahaya

1:02:00 PM 0 Comments
Dua tahun belakangan ini saya memang cocern  sekali mengurusi Taman Bacaan Masyarakat yang dikelola oleh Forum Lingkar Pena (FLP), Rumah Cahaya. Bagi saya, mengelola TBM seperti menemukan wadah bagi segala mimpi saya. Mungkin karena ketidaksengajaan saya menjadi mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, jiwa sosial terpupuk secara tidak sengaja juga pada diri saya.

Awal saya bergabung di FLP Depok, kantor sekretariat nya merupakan Rumah Cahaya yang dikelola oleh BPP diperbantukan oleh anggota FLP Depok. Awalnya saya mengira Rumah Cahaya tersebut adalah milik FLP Depok. Tapi kemudian saya tahu, karena kebetulan bangunan wakaf yang di fasilitasi Dompet Dhuafa (sekarang Tabung Wakaf Indonesia) untuk FLP melalui Bunda Helvy Tiana Rossa berada di Depok, sebagai cabang terdekat FLP Depok lah yang mengambil manfaat ini. Tapi secara tegas, Rumah Cahaya di Jl. Keadilan adalah milik seluruh anggota FLP, sehingga cabang/wilayah manapun berhak untuk menggunakannya.


Singkat cerita

Thursday, September 5, 2013

Anugerah Pena "Kategori Cabang Terpuji"

5:46:00 PM 0 Comments


Saya mau sedikit bercerita tentang sedikit kronologi Penghargaan Pena yang di raih oleh FLP Depok kategori FLP Cabang Terpuji. Semoga bisa menjawab beberapa tanda tanya dalam benak pembaca sekalian (cieeee :p)

Malam minggu (31 Agustus 2013) di Hotel Green Villas Bali, saya seperti di malam-malam sebelumnya sedang berkeliaran di luar ruang aula. Sebetulnya di ruang aula sedang ramai pemilihan ketua baru Forum Lingkar Pena (FLP) untuk masa jabatan 2013-2017. Saya tergolong orang yang hyperaktif. Tidak betah duduk manis dalam forum resmi. Maka hanya bagian-bagian penting (menurut saya) saya muncul dan berpartisipasi (contoh pengambilan suara).

Biasanya dalam aktifitas "grilya" saya sasaran saya adalah panitia yang sedang bertugas maupun yang sedang istirahat. Entah mereka suka atau tidak, saya senang sekali mengajak mereka bercanda untuk menghilangkan penat, mengusir kantuk, dan mengisi waktu. Yang pasti saya senang tertawa bersama dengan mereka.

Sampai akhirnya, datanglah Mba Lia menawarkan sebuah "tugas" untuk saya. Tugas tersebut adalah membacakan nominasi untuk penghargaan pena. Well, karena berhubungan dengan panggung dan Mic, gak ada masalah jadi saya terima tugas tersebut.

Mba Lia memberikan saya secarik kertas berukuran kira-kira 15 x 5 cm dengan tulisan kurang lebih begini

"Kategori Cabang terpuji (penghargaan akan diserahkan oleh Habiburahmah El Shirazy)
Perkenalkan Kami ...... dari .... akan membacakan nominasi untuk penghargaan FLP Cabang terpuji. Dan Nominasinya adalah....."