Follow Us @curhatdecom

Tuesday, April 17, 2018

Menginap di Hotel Aston Banua

3:21:00 PM 1 Comments


Belakangan ini entah kenapa gue merasa B.O.S.A.N. You know why? Mungkin karena kurang piknik kwkwkw. Yah bukan maksud mau ngeluh sih, tapi ternyata rutinitas yang sama dari bangun tidur sampai tidur lagi tuh buat gue yang tipikal bosenan orangnya emang kurang menantang. Tapi punya selama punya baby, udah pasti gue belum bisa beraktifitas seperti jaman masih “single”.

Alhamdulillah punya suami yang pengertian. Saat kode “bundaro lelah” sampai di telinga suami, maka wush ada ajah kejutan kwkwkw. Di kalsel tempat liburan tuh gak banyak. Jadi ya seringkali pilihan berlibur adalah dengan stay vacation . Liburan itu menyenangkan, setidaknya saat tumpukan baju kotor menyapa di senin pagi, gue bisa tersenyum lebar sambil menyapa “Hello cucian, wellcome to Bundaro.” Kwkwkwkw


Nah sekalian ajah ya, gue riview ya hotel yang kali ini kami datangi. Hotel Aston Banua.

Kalau kamu ke Kalimantan Selatan, sebelum pesawat mendarat dari ketinggian ribuan meter kamu akan bisa melihat penampakan hotel ini. Pokoknya paling mencolok. Selain kanan kiri yang masih merupakan tanah kosong, Hotel ini bisa dibilang bangunan tertinggi.


Terletak di jl. A. Yani km 11,8 Gambut Kalimantan Selatan, hotel ini menarik buat gue. Selain karena bintang 4, hotel ini tentunya butuh “usaha keras” untuk berdiri. Karena Kalsel khususnya Banjarmasin dan sekitarnya tanahnya masih rawa. Itulah kenapa rumah-rumah harus panggung. Dan entah bagaimana arsitek bangunan ini berpikir keras untuk membuat gedung berlantai 24 ini berdiri dengan kokoh. But gue gak mau bahas itu lah kwkwkw. Terlalu berat buat hayati bang. Gue mau bahas fasilitasnya ajah deh.

Menikmati Pemandangan Dari Kamar Lantai 11


Menurut perencanaan, di sekitar hotel ini nantinya akan ada perumahan mewah, dan sedang di bangun sebuah pusat perbelanjaan alias mal. Bagi gue yang anak mol ini kabar gembira kwkwkw. Di Kalsel ini mol emang langka banget. Cuma ada di Banjarmasin dan Banjarbaru. Dan rumah gue di tengah-tengah keduanya.

Jadi begitu masuk ke komplek Grand Banua, maka pemandangannya masih berupa aktifitas pembangunan. Tapi tenang ajah, selama gue menginap di sini itu semua gak mengganggu kenyamanan.


Saat cek-in gue sempat riquest sama Mba Siska (gue inget karena namanya sama kayak nama utama gue kwkwkw) untuk di tempatkan di kamar yang viewnya menarik. Kalau bisa di kamar paling atas (dalam hati berharap gak di suruh tidur sama tandon air kwkwkw). Dan kami di kasih kamar lantai 11. Kalau lihat di menu lift sih ada sampai lantai 24 hehe.

Hotel ini terletak di tengah-tengah antara pusat kota Banjarmasin dan bandara. Tidak seperti kota Banjarmasin yang padat penduduk, di Gambut tempat hotel ini berdiri bisa dibilang sepi. Dan you know what? Pemandangan dari lantai 11 ini cakep bangeeeeet. Ketika gordyn di buka lebar pemandangannya masih hijau.

Trus dari kamar gue ini ternyata bisa melihat kolam renang langsung. Jadi bisa memantau kolam lagi banyak ‘ikannya’ atau gak kwkwkw. Berada di ketinggian gini sebetulnya ngeri-ngeri sedap sih. Apalagi jendelanya itu kan full kaca. Jadi kalau berdiri di pinggir situ agak ngerasa ngeri sih buat yang takut ketinggian (suami gue maksudnya kwkwkw).

Fasilitas di hotel ini standar ajah sih menurut gue. Tapi yang gue suka adalah adanya kulkas tanpa mini bar. Karena gue jadi bisa menyimpan MPASI GazaRo, trus bisa minum air dingin. Dan tanpa minibar karena gue bisa kalap ngabisin semua hihihi.

Untuk menu breakfastnya juga enak-enak kok, internasional food. Oh iya setiap hari minggu ada acara kayaknya disini. Kemarin sih pas gue nginep katanya setiap minggu pagi ada mewarnai dan menghias cupcakes.

Hotel ini juga ada spa dan ruang fitnes juga. Tapi karena gue lelah, gue lebih memilih tidur di kamar ketimbang fitnes kwkwkw.

Banyak Spot Foto Yang Instagramebel

Hey, liburan tanpa foto-foto? No Pict katanya sih hoax. Eh tapi gue murni pengen ngeriview ajah ya bukan pengen pamer loh. Coba ajah lihat itu foto-fotonya kebanyakan Ayahro dan Gazaro ajah. Gue setia jadi tukang foto ajah. Hiks.

Pengelola hotel memberikan spot buat tamu agar bisa foto-foto unik. Dekat kolam renang ada 2 spot foto yang kekinian. Foto-foto di kolam renang juga asyik kok kalau ‘ikannya’ belum banyak hehehe.

Oh iya, kalau gak menginap tapi tetap pengen merasakan fasilitas kolam renangnya juga bisa sih dengan cara jadi membernya. Gue sama abang ada rencana mau join member kolam renang di sini. Dekat dari rumah dan lumayan lah buat refreshing.



Tuesday, April 10, 2018

7 Destinasi Wisata Dalam Sekali Dayung Di Banjarmasin

10:19:00 PM 8 Comments

Duluuuuuu banget eh maksudnya kira-kira tahun 2014 saat gue di ajak ta'aruf sama si Abang dan udah di sounding bakal merantau ke Banjarmasin kalau jadi isterinya, hal pertama yang gue cari tahu tentang Banjarmasin adalah "Wisatanya" kwkwkw

Gue sampai tanya teman yang hobi traveling dan pernah sampai ke Banjarmasin. Kata dia Kalimantan Selatan punya banyak destinasi wisata kok. Kalau agak ke pedalaman banyak destinasi wisata alam. Ada Pulau Sambar Gelap dan pantai di Kota Baru, ada Loksado di Tanjung. 

Beberapa waktu lalu juga saudara sepupu Abang datang satu rombongan dengan kantornya. Gue kira mereka ada kunjungan kerja sekalian jalan-jalan. Eh tapi ternyata mereka datang ke Kalimantan Selatan khusus untuk berlibur loh. Saat gue tanya "Why Banjarmasin? Umumnya orang pilih ke Bali atau kemana gitu."

Katanya Banjarmasin kan terkenal dengan Pasar Terapungnya dan Intannya. Oke untuk intan tempatnya di Martapura. Tapi pasar Terapung benar adanya, bahkan orang sangat ingat dengan iklan "RCTI Oke". Untuk Kota Banjarmasin sendiri, destinasi wisata yang di tawarkan adalah wisata kearifan lokal. Salah satunya pasar Terapung.

Keluarga Cemara hihihi

Nah kalau kamu mau berkunjung ke Banjarmasin dengan waktu yang terbatas. Ini destinasi yang bisa kamu kunjungi dalam "sekali dayung".


Pasar Terapung

Memberikan pengalaman baru buat krucil's

Dahulu Banjarmasin terkenal dengan sebutan kota seribu sungai. Karena memang pada dasarnya disini banyak sungai. Kata Paman yang menjual tiket klotok (perahu), bahkan dahulu saat kecil beliau membeli seragam sekolah di atas perahu di tengah sungai. Yaitulah pasar terapung.

Semakin berkembangnya jaman, satu dua masih bertahan dengan kebiasaan itu. Tapi sekarang keberadaan pasar terapung ini sekedar jadi destinasi wisata. Pasar Terapung yang terkenal di Banjarmasin ada 2, yaitu di Kuin dan Lok Baintan. Saat ini yang di daerah Kuin sudah sepi dari pedagang. Mereka sudah "merelokasi diri" ke pasar terapung di siring sungai martapura. Kalau datang di sabtu dan minggu, kawasan siring ini ramai.
Dermaga klotok di Siring Sungai Martapura

Tapi kalau mau merasakan sensasi berbelanja langsung dari atas kapal, pilihlah Lok Baintan. Pedagangnya masih ramai. Tapi memang lokasinya lebih jauh. Keuntungannya kalau pasar terapung yang di Kuin, kamu bisa singgah ke pulau kembang dan singgah makan soto Banjar Bang Amat yang terkenal karena masih satu jalur. 

Naik Klotok untuk ke pasar apung bisa dari beberapa dermaga. Salah satunya yang berada di siring sungai Martapura. Satu perahu bisa untuk 10-15 orang dengan harga Rp 300.000,-

Pulau Kembang

Sebetulnya dalamnya spot foto menarik kalau gak di ganggu monyet-monyet kwkwkw

Gue belum menemukan alasan kenapa pulau ini dinamakan pulau kembang, bukan pulau monyet hehehe. Karena pulau ini isinya monyet dan gue hampir tidak menemukan kembang hihihi.

A post shared by curhatde.com (@curhatdecom) on
Buat kamu yang gak suka monyet, kera dan sejenisnya mungkin agenda singgah ke pulau ini setelah dari pasar terapung bisa di skip. Monyet di pulau ini banyak banget. Plis jangan tanya jumlahnya karena gue gak ngitung. Gue sibuk menjaga kacamata, tas, kantong bawaan, topi, kaos kaki Gazaro dll kwkwkw.

Tenang, setiap rombongan biasanya akan di kawal oleh satu pawang. Pawang ini akan menjelaskan apa yang boleh dan tidak, mana genk monyet yang perlu di waspadai dsb. Dan karena isinya banyak monyet, pulau ini sudah dipastikan B.A.U. hihihihi

Konon katanya di pulau ini ada tinggal bekantan juga. Tapi bekantan ini pemalu. Jadi biasanya dia berada di tengah hutan, dan menjauhi manusia.

Menara Pandang

Menara Pandang

Setelah mengunjungi Pasar Terapung, turun dari klotok saatnya menikmati panorama kota Banjarmasin dari Menara Pandangang. Gedung yang terdiri dari 4 lantai ini terbuka untuk umum. Lokasinya masih di seputaran Siring Sungai Martapura. 

Kita hanya perlu berjalan sedikit dari dermaga. Waktu paling enak untuk naik ke atas menara adalah pagi dan sore hari. 

Dulunya atap Menara Pandang ini ada payung raksasa yang seperti ada di Mekah itu loh. Tapi tahun 2016 (kalau tidak salah) ada angin besar sehingga payung-payungnya rusak. Meski tanpa payung itu, Menara Pandang tetap menarik untuk di kunjungi. 

Tidak jauh dari Menara pandang ada Rumah Anno. Gue udah pernah nulis tentang Rumah Anno ini. Bisa baca lengkapnya di sini

Siring Sungai Martapura

spot yang asyik buat joging, eh bukan gue yang joging. Gue ngeliatin orang joging doang kwkwkw

Kalau datang ke Banjarmasin di hari minggu, kawasan Siring Sungai Martapura adalah kawasan Car Free Day. Rutenya memutari Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Siring Sungai Martapura ini merupakan salah satu objek vital masyarakat Banjarmasin.

Sesekali komunitas (atau sekelompok orang kaya yang punya modal dengan hobi mahal hihihi) suka berada di sugai untuk olahraga air seperti jet ski dan flying Board. Olahraga air yang biasa ada di laut muncul di sungai. Ini tentu saja jadi jadi tontonan menarik hehehe

Berfoto Di Patung Bekantan

Ehm.. Kok gedenya sama ya gue sama si monyet kwkwkw

Dulu gue tahunya Bekantan adalah maskot dari Dufan. Tapi setelah merantau, gue baru tahu kalau Bekantan adalah maskot dari Kalimantan Selatan. Karena di sinilah habitat asli Monyet Bekantan. 

Kira-kira tahun 2015 Maskot ini dibuat. Konon katanya dibuat oleh pengrajin perak asal Jogja dan menghabiskan dana sekitar 1M. Patung ini sebetulnya bisa 'memuntahkan' air loh dari mulutnya. Tapi tidak setiap saat di aktifkan. Mungkin agar hemat energi hehehe.

Waktu patung ini selesai dibuat gue lagi hamil Umaro. Waktu itu Emak datang dari jakarta. Gue ajak berfoto tapi Emak gak mau. Katanya gue lagi hamil gak boleh aneh-aneh kwkwkwkw. Akhirnya baru kesampaian di tahun 2018 ini hahaha #telatPakeBanget

Berfoto di 0 km

Akhirnya punya foto cakepnya kwkwkwkw

Jangan lupa juga menyempatkan diri berfoto di 0 km Banjarmasin. Kalau malam suasana di sekitaran kawasan ini meriah dengan lampu-lampu loh. Bahkan ada juga "Becak Wisata". Itu loh kerangka mobil yang dijalankan dengan di kayuh ramai-ramai hehehe. Dan yang pasti kalau ada di Kalimantan Selatan jangan lupa buat jajan pentol yang ada di pinggiran jalan hehehe

Klenteng Soetji Nurani

Pas imlek disini tambah menarik hehe

Yang satu ini adalah tempat peribadatan. Gue pribadi belum pernah masuk, karena memang belum ada ketertarikan untuk masuk. Cukup puas hanya melihat lampion-lampionnya, apalagi kalau malam. Saat perayaan Imlek Klenteng ini sangat ramai. Karena memang dekat dengan kawasan pecinan kota Banjarmasin. 

Inilah destinasi wisata yang komplit banget dalam satu dayung. Cocok buat yang mau liburan singkat tapi semua terjangkau saat ke Banjarmasin. Gue sarankan untuk menginap di hotel dekat Siring. Apalagi kalau mau ke pasar apung, jam 6 pagi itu udah paling telat untuk naik klotok. Karena biasanya jam 07.30-08.00 pasar apung sudah bubar.

Ada dua hotel yang oke banget buat nginep disana. Gue pernah di ajak abang stay vacation di salah satunya. Yaitu Hotel Airy Sungai Martapura Veteran 3 Banjarmasin. Riview lengkapnya bisa lihat di sini. Hotel terdekat lainnya adalah Hotel Airy Taman Maskot Bekantan Pierre Tendean 22 Banjarmasin.
Kapan Bang aye di ajak liburan lagiiii kwkwkw

Untuk mempermudah booking kamar, kamu bisa download aplikasinya. Mudah dan praktis. Di Banjarmasin hotel airy sudah banyak kok. Tinggal pilih ajah, misal mau pindah lokasi menginap pun tinggal buka aplikasi, #KapanAjaBisa.

Yuk cuss...segera agendakan liburan seru kamu ke Banjarmasin. Butuh guide? Gue bisa kok jadi guide, asalkan jangan kaget liat guide dengan nafsu makan yang luar biasa kwkwkw.

Tuesday, April 3, 2018

Kesampaian Menginap Di Hotel Impian Berkat Airy Rooms

9:17:00 PM 1 Comments


Suasana Kamar Lantai 5, pastinya naik lift ya ke atasnya kwkwkw
LIBURAN. Kalau masuk awal bulan tuh rasanya pengen ngelirik kalender, trus di bold pakai spidol merah, trus ajak si abang memandanginya bersama sambil bilang “mau kemana kita bulan ini” hihihi. Eh tapi bulan April ini ternyata gak ada tanggal merah kwkwkw. Adanya Cuma tanggal istimewa, yaitu ulang tahun gue (Kode banget ini kwkwkw). Tanggal 14 sih merah, tapi itu sabtu dan abang emang libur setiap sabtu. Jadi gak ada bedanya buat gue hehehe.

Baby Moon : Maksudnya Honey Moon (kesekian) sambil bawa baby kwkwkw #KapanAjaBisa

Sebetulnya bisa dibilang kami termasuk yang sering liburan sih. Tapi liburan kami itu Cuma “pindah kamar” alias stay Vacation hehehe. Yups kami lumayan sering sih nginep di hotel sekedar cari suasana baru. Tapi memang jarang di share soalnya takut di bilang pamer kwkwkw. Tapi temen yang tahu itu akhirnya pada minta riview. Ya udah gue share pengalaman nginep di hotel yang paling berkesan buat gue.

Hotel Airy Sungai Martapura Veteran 3 Banjarmasin

Entah kenapa kalau gue perhatikan di Banjarmasin ini banyak banget hotel. Yah memang ada berbagai destinasi wisata yang bisa di kunjungi di Banjarmasin. Salah satunya Pasar Apung yang terkenal itu. Tapi menurut info dari driver taxi online, Banjarmasin ini sering di datangi pimpinan orang-orang untuk keperluan meeting. Jadi mereka perlu kamar untuk menginap. Tapi sebetulnya kalau di perhatikan memang kebanyakan warga Banjar kalau liburan suka stay vacation

Lobi utama meriah dengan suasana Imlek

Salah satu hotel yang bikin gue tertarik adalah Hotel Airy Sungai Martapura Veteran 3 Banjarmasin yang beralamat di Jl. Veteran no 3, Gadang Banjarmasin Tengah Kalimantan Selatan . Gara-garanya waktu itu ada teman kuliah abang yang datang dan menginap di sana. Saat menunggu di lobi, gue udah jatuh cinta sama hotel ini. Sebab apa? Sebab instagramebel banget kwkwkw.

Berkali-kali gue “merengek” minta abang stay vacation di sini. Tapi tarif dasar hotel ini tidak sesuai dengan budget kami. Budget kami untuk menginap tidak lebih dari 300k. Lebih dari itu bagi kami mahal kwkwkw. Lah kan emang tujuannya Cuma pindah kamar.

Salah satu sudut pepotoan di lobi utama hehehe

Tapi pas libur imlek kemarin, akhirnya gue kesampaian juga tidur di hotel ini. Karena apa? Karena ternyata sudah ada Airy Rooms nya. Sehingga harga yang di tawarkan terjangkau buat kami. Apalagi ternyata ada promo.

Selain instagramebel, lokasi ini strategis banget. Karena bersebelahan dengan Klenteng (pas imlek jadinya menarik), Patung Bekantan (Maskot Kota Banjarmasin), dan Siring Sungai Martapura. Oh iy di siring sungai martapura kita bisa naik klotok(perahu) dan menikmati pasar apung baru. Semuanya itu bisa di tempuh dengan hanya berjalan kaki ajah loh.

Fasilitas Airy Rooms

Selain harga, salah satu yang menjadi pertimbangan kami menginap di sebuah hotel adalah fasilitasnya. Yang paling utama ada AC, Wifi, dan air panas. Karena beberapa kali menginap kami membawa bayi yang masih membutuhkan air panas setiap mandi, ya jadinya kami butuh air panas.

Aus Bang?

Di Airy Rooms fasilitas standar berupa wifi gratis, tv layar datar, hot Shower, AC, Tempat Tidur Bersih, air minum gratis, dan CS 24 jam menjadi standar pelayanan.

Tapi tau gak yang paling bikin gue berkesan menginap di Airy Rooms? Jawabannya adalah karena adanya complimentary atau suguhan gratis hahaha. Ini penting banget, jadinya gue gak perlu prepare cemilan sebelum masuk hotel. Dan beberapa kali gue merayu abang untuk izin ke petugas hotelnya supaya boleh bawa pulang kotak lucunya. Tapi sayang ada tulisan “Kotak Tidak untuk di Bawa Pulang” kwkwkw.

Asli mupeng sama kotaknya kwkwkw

Selain itu kalau menginap di Airy Rooms peralatan mandinya ada pouch lucu. Yang ini boleh di bawa pulang. Gue sampe kayak kolektor loh, karena di rumah udah ada 5. Tapi kebiasaan membawa pulang peralatan mandi dari hotel (yang bisa dibawa pulang tentunya) kayak gak bisa di hilangkan. Apalagi bawa pulang pouch lucu kwkwkw (*dasar Emak-Emak).

Pouch nya lucu kaaaan

Aplikasi Airy Rooms

FYI, gue hampir berantem sama si Abang di hotel loh. Gara-garanya sih gue mendadak menemukan aplikasi Airy Rooms di hape gue, sementara kan memori udah full. Gue coba mengingat-ingat kapan gue downloadnya. Eh ternyata, si abang yang download dan menghapus aplikasi buat mengedit video.

Tinggal pilih mau cari kamar hotel, atau tiket pesawat

Jadi waktu itu kami ada rencana menambah hari, tapi di Hotel Airy Sungai Martapura Veteran 3 Banjarmasin sudah full jadi harus pindah hotel. Dan untuk mendapatkan promo, si abang download di Hp gue pake akun gue. Tapi hikmahnya pulang dari situ gue di beliin memori card kwkwkw. Jadinya gak jadi berantem kwkwkw.

Dan sampai sekarang aplikasi Airy gak gue hapus. Karena biar gue bisa cek-cek kamar hotel sendiri, trus tinggal mention si abang deh kwkwkw (kode lagi). Selain buat booking kamar hotel, Airy juga bisa untuk pesan tiket pesawat juga soalnya. Lebaran udah deket cyiiin, jadi dari sekarang sudah harus prepare tiket mudik. Lumayan juga ada beberapa promo menarik.

Pakai Airy Rooms Traveling aman deh, tinggal kantong suami yang gak aman kwkwkw

Oh iya Airy Rooms ini bisa dipilih sesuai kebutuhan. Ada kamar yang standar ada juga yang eco. Kalau di Banjarmasin ini banyak hotel yang syariah bekerjasama dengan Airy Rooms. So kalau mau nginep-nginep usahakan bawa buku nikah salah satu, atau KTP yang satu alamat.

Cafe di lantai 7 nya juga menarik loh, gak gue foto karena fokus sama makanannya yang enak ini hihihi

Pokoknya gue hepi karena berkat Airy Rooms impian nginep di Hotel Airy Sungai Martapura Veteran 3 Banjarmasin kesampaian. Mohon maaf kalau postingan kali ini kebanyakan foto kwkwkw. Karena asli tempatnya asyik buat foto-foto. Desain interior nya menarik hehehe

Nunggu Lift sambil Foto hahaha

Monday, March 26, 2018

Jalan-Jalan Menjelajah Tempat Wisata HitsKota Bandung

6:39:00 PM 0 Comments
Beberapa waktu ini gue tersadar satu hal, ternyata udah lama gue gak di ajak liburan ke luar kota. Well, beberapa waktu lalu sih gue sempet bolak balik Jakarta tapi gak dalam arti "liburan" yang sesungguhnya. Tadi malam hal itu juga yang gue sampaikan ke Abang. "Bang ajak ngapah liburan, terakhir liburan keknya setahun lalu waktu Bandung itu deh".

Krik...krik...krik... Setahun lalu #jleb

Saat bersama keluarga mendapat kesempatan mengunjungi kembali Kota Bandung, kami menyempatkan untuk browsing di internet. Pertama yang dilakukan adalah memesan promo tiket pesawat terbaik di Website Airy. Lalu segera mengecek lokasi tempat wisata hits dan keren di kawasan Lembang, Bandung ini.

Salah satu tempat hits yang sempat gue kunjungi bersama suami adalah Lembang. Gue dan suami sempat mampir ke The Lodge Maribaya. Tapi foto selfi kami seadanya ajah. Why? Waktu itu gue lagi hamil GazaRo. Mau nyoba naik sepeda yang di atas tali itu kok ya ekstream. Bukan takut, tapi adrenalin gak baik untuk tumbuh kembang janin. Itu sih yang gue sampaikan ke abang (padahal mau atuuut kwkwkw).

Kalau Abang? Fix doi gak berani karena emang punya masalah dengan ketinggian. Padahal sehari sebelumnya nyoba berbagai wahana ekstream di Trans Studio Bandung kwkwkw...

BTW kalau mau jalan-jalan ke Lembang Bandung, coba deh baca ulasan berikut tentang tempat wisata jaman now yang kekinian banget.


The Lodge Maribaya

Source : meanwhileunme

The Lodge Maribaya saat ini merupakan tempat wisata terbaru di kawasan Lembang, Bandung. Lokasi The Lodge ini sejalur dengan De Ranch dan Taman Bunga Begonia. Di sini kita bisa menyaksikan keindahan hamparan hutan pinus yang indah. Pengunjung harus berjalan mendaki jalan setapak yang sudah dihiasi batu dan jalan yang naik turun. 


Namun, semua usaha ini tidak sia-sia karena setelah itu, kita akan mendapatkan pemandangan indah nan menawan, berupa pepohonan pinus yang menghijau.Selain itu, di sini terdapat segudang tempat untuk berfoto keren seperti naik sepeda tali atau main ayunan di atas ketinggian, naik balon udara, atau naik permadani seolah melayang di udara.


Jadi kita bisa mengunggah foto yang tampak impossible ini sebagai ciri khas wisata hits di The Lodge Maribaya ini. Setelah itu kita bisa bersantai di restoran yang menyajikan berbagai makanan dan minuman di lokasi.


Taman Bunga Begonia

Source : kasihberita
Bagi warga Bandung maupun wisatawan luar, semuanya tertarik menikmati keindahan serta keunikan taman bunga Begonia ini. Taman yang memiliki bunga beraneka jenis dan warna ini, termasuk dalam tempat wisata terfavorit di kawasan Lembang. Daya tarik Taman Begonia ini cukup tinggi,karena menyajikan keindahan bunga-bunga di taman di antara perbukitan yang bernuansa sejuk.


Bunga Begonia dari Bali terlihat mendominasi dengan warna merah cerahnya. Terdapat juga bunga Celosia, bunga Salvia, Geranium, Melampodium dan masih banyak lagi.Pengunjung dapat berfoto dengan latar taman bunga ini di beberapa spot foto menarik yang sengaja disediakan.


Kita juga bisa menggunakan topi lebar dan bergaya di sebuah sepeda unik yang cantik. Terdapat juga beberapa patung petani dan hewan ternak seperti domba yang instagenic. Tidak lupa, Kita juga bisa membeli buah dan sayuran khas hasil kebun dataran tinggi pegunungan Lembang. Ada jagung, terong ungu, cabe, tomat ceri, kaktus, terong putih, brokoli, dan buah Labu yang bisa Kita pilih sebagai buah tangan.


Grafika Cikole

Source : sky-adventure
Grafika Cikole yang terletak di Jalan Tangkuban Perahu ini merupakan terminal wisata, restoran, dan penginapan dengan suasana sejuk. Grafika Cikole dikelilingi bukit hutan pinus seluas 9 hektar. Tempat wisata ini sering digunakan sebagai tempat outbound pelajar, karyawan, maupun keluarga.Di lokasi ini tersedia juga beberapa restoran yang menyajikan menu berbeda seperti masakan khas Sunda, Eropa, ataupun Chinese Food.


Bagi yang ingin sekadar jalan-jalan dan bersantap di restoran, Kita bisa mengunjungi kebun stroberi dan mendapatkan gratis segelas jus stroberi dengan menukarkan tiket masuk Kita. Tidak jauh dari kebun Stroberi, terdapat beberapa ekor rusa yang jinak dan mendekati pengunjung untuk meminta makan. Beberapa pengunjung juga terlihat memberi makan kacang yang dibeli di sekitar tempat tersebut.


Jika tidak, Kita bisa menikmati pancake dan teh di restoran yang berada di tengah-tengah bukit pinus yang sejuk dan menghijau. Berjalan-jalan di taman sekitar penginapan yang terbuat dari kayu dan kemah warna-warni, memberikan pengalaman tersendiri. Jangan lupa selfie di antara jalan setapak yang diberi nama yang cukup membuat Kita tertawa: “ Jalan sama aku, nikah sama teman aku” atau “Jalan-jalan doang, kapan makannya?”


Itulah 3 tempat yang menjadi hits di kawasan Lembang, Bandung sebagai rekomendasi Kita saat berkunjung ke kota ini. Jangan lupa untuk mengecek harga tiket pesawat ke Bandung di website Airy sekarang juga!

Friday, March 16, 2018

Uri-Cran Solusi Untuk Anyang-Anyangan

3:25:00 PM 4 Comments
"Maaaaa.... Ulun handak bekamih" teriak salah seorang anak selepas gue mengisi dongeng. Sebagai perantau dari Jakarta ke Banjarmasin, bisa di bilang gue masih suka roaming dengan bahasa disini. Oke Ulun artinya saya, gue udah hapal ini. Handak artinya hendak atau mau. Nah Bekamih ini apa???



Setelah tanya sama guru yang ada, bekamih artinya buang air kecil alias pipis. Sampai rumah gue diskusi sama suami, 'kok pipis jadi Bekamih? Jauh banget.' Ternyata penjelasan suami mengarahkan kepada kesimpulan "Gue kemana ajah pas pelajaran biologi" kwkwkw


Oke, ternyata kamih yang di maksud adalah kemih. Urusan buang air kecil memang ada hubungannya dengan kemih. Jadi bekamih jelas ada hubungannya dengan pipis. Menurut wikipedia (gila anak milenial banget gue nyari taunya dikit-dikit lewat internet kwkwkw) Kandung kemih, dalam anatomi mamalia, adalah organ tubuh yang mengumpulkan air kencing yang dikeluarkan oleh ginjal sebelum dibuang. Air kencing memasuki kandung kemih lewat ureter dan keluar lewat uretra.


Nah kandung kemih ini juga sering gue denger disebut-sebut saat melahirkan. Karena harus berdebat panjang lebar sama suster yang mau pasang kateter dan gue gak mau. "Kalau kantong kemihnya penuh bayinya gak mau turun bu".


Ternyata urusan si kemih ini gak cukup saat hamil, tapi melahirkan pun punya drama berbeda.



Anyang-Anyangan Saat Hamil

Pernah dengar istilah anyang-ayangan? Kalau Ayang-ayangan mah tau ya hehehe. Nah Anyang-anyangan ini kondisi di mana seseorang bolak-balik kamar mandi karena ada HIP (Hasrat Ingin Pipis). 

Anyang-anyangan biasanya disebabkan oleh bakteri. Tapi saat hamil, anyang-anyangan ini bisa di sebabkan karena janin yang semakin membesar dan menekan kandung kemih. Duh inget banget waktu hamil besar Umaro dulu, sampai menghabiskan uang 5.000 cuma gara-gara bolak balik ke toilet saat di mal. 


Di mall yang merupakan satu-satunya mall di Banjarmasin hingga saat ini untuk masuk toilet harus bayar 1000. Dan lima kali bolak balik cuma untuk pipis sedikit. Iya sedikit banget malah. Sampe akhirnya kapok gak mau ke mall sementara. 



Mulailah gue tanya-tanya ke teman-teman gimana ya mengatasi anyang-anyangan saat hamil. Yang bilang "nikmati ajah, itu proses" gu lempar pake bakpao kwkwkw (hamil Umaro banyak ngidam bakpao sih hihi). Tapi ada juga yang bilang minum obat. Ih kan gak boleh sembarangan cyiiin. Akhirnya gue coba Uri-cran hasil googling. Ternyata banyak blogger yang udah kasih ulasan Cyiiin...

Uri-Cran


Apasih Uri-Cran? Obat?

Komposisi: 375 mg Ekstrak Cranberry, 60 mg Vit C, 0.1 mg Lactobacillus Achidopillus, 0.1 mg Bifidobacterium bifidum. Sediaan: Powder Sachet Dosis: 1-2 Sachet / Hari Isi per Box: 15 Sachet / Box

Awalnya gue kira Uri-Cran ini semacam obat. Ternyata ini suplemen makanan, jadi insya Allah aman di konsumsi ibu hamil maupun menyusui. Bahan dasarnya adalah ekstrak buah cranberry yang sejak Desember 2004 sudah di akui oleh Badan Otoritas Keamanan Makanan Perancis, AFSSA Membantu mengurangi perlekatan bakteri E.coli pada dinding saluran kemih.

Yups bakteri E.coli ini berbahaya banget ya. Tau donk kasus beberapa waktu lalu ini kalau melon dari australia mengandung e.coli dan sudah menyebabkan 4 warga negaranya meninggal. 

Uri-Cran ada yang bentuknya kapsul, ada juga yang bentuknya serbuk. Oke kalau buat gue yang gak suka nelen obat maka pilih yang serbuk lah ya. Di jadikan minuman, sruput segeeer hahaha.

Iya rasanya enak ternyata. Meski gue belum pernah nyoba buah cranberry setidaknya gue pernah nyoba lewat uri-cran ini hehehe. Kalau Strawberry sih sering ya. 

Gak hamil boleh minum Uri-Cran? Boleh dooonk. Karena kan resiko Infeksi Saluran Kemih bukan hanya dialami oleh ibu hamil. Bahkan perempuan aktif dan anak-anak juga bisa kena loh.

Kalau ada tanda-tanda seperti : Sakit saat buang air kecil, anyang-anyangan, atau malah susah buang air kecil, air seni berwarna pekat sudah harus waspada tuh. 

Bisa langsung coba Uri-Cran 

Friday, March 9, 2018

Pengalaman Suka Duka Menggunakan Clodi

7:30:00 PM 1 Comments

Yuhuuuu Bundaro hadir kembali dengan badan rontok, kepala mumet karena masih edisi bebenah rumah habis pindahan dan masih renovasi sana-sini. Apa mau lihat rumahnya? Nanti lah, kalau udah rapi kayak foto-foto milik Selebgram Home Decor kwkwkwkw #ngarep

Tau gak sih, salah satu resolusi pasca pindahan gue apa? Ih kalau tau berarti kamu adalah cenayang hahaha.

Oke jadi, salah satu resolusi atau target pasca pindahan gue adalah, gue mau penghematan. Karena apa? Karena sekarang di rumah pasang AC. Akhirnya idealisme gue untuk gak pasang AC runtuh. Karena satu dan lain hal. Dan tentunya setelah pasang AC biaya listrik bulanan tidak seindah dulu kaaaan. Biar ceritanya jadi ibu-ibu cerdas yang bisa mengelola pengeluaran rumah tangga akhirnya gue memilih berhemat. (Pret! Tabungan loe padahal habis buat jajan terus #ups)

Nah salah satu penghematan yang gue lakukan adalah dengan mengurangi pemakaian Popok Sekali Pakai alias Pospak. Sebagai gantinya gue akan lebih sering memakaikan GazaRo Clodi alias Cloth Diaper.

Baca Juga: Tips Mengatur Biaya Pengeluaran Popok Bayi

Sebetulnya dari jaman Umaro dulu gue udah pakai Clodi kok. Koleksi Clodi anak-anak (pengen nyebut koleksi gue, tapi yang pakai kan mereka kwkwkw) ada sekitar 10pcs (eh apa 15 yak? tau deh gue mager mau ngecek lagi kwkwkw). Dulu banyak alasan kenapa gue akhirnya memutuskan beli Clodi. Awalnya cuma 3, lalu entah kenapa jadi banyak kwkwkw.

Satu Pcs Clodi harganya bervariasi ya antar merk. Harga kisaran 60.000 s/d 100.000 per pcs. Mahal yak?! Satu pcs setara dengan satu pak popok isi 34 merk standar hehehe. Tapi dulu gue berasumsi kalau pakai Clodi itu mahal diawal tapi kesininya hemat. Tapi buat kalian yang mau pakai Clodi, mending simak dulu deh curhatan gue ini.

Mahal Yang Relatif

Yups seperti yang gue sebutkan diawal, kalau pakai clodi mahal diawal. Kalau bisa konsisten pakainya sih bisa dikatakan murah. Karena bisa di wariskan ke adik-adiknya selama perawatannya tepat. Tapi kalau sudah terlanjur beli banyak dan si nyonya melambaikan bendera putih, yaaaaa rugi hehehe.
Umaro Berenang Pakai Clodi loh, cuma insertnya gak dipakai ajah hihihi


Hayati Lelah

Jika hayati punya asisten rumah tangga 13, dan salah satunya fokus mengurusi cuci clodi ajah sih gak papa hahaha. Kebanyakan ibu nyerah karena anaknya banyak eh urusannya banyak. Jadi gak punya waktu buat cuci-cuci clodi hehehe. Karena dengan pospak kan enak tuh, pasang-lepas-buang. Vini Vidi Vici kwkwkw

Tapi dengan pakai pospak setidaknya sehari ada 3-4 popok siap dicuci. Kalau gue sih setiap pagi nyiapin ember dengan larutan sabun dan air. Jadi setiap ganti popok langsung rendam. Kecuali ada bekas pup, gue bilas dulu sampai agak berkurang sisa pupnya.

Baru keesokan paginya gue cuci dengan kucek-kucek ringan. Habis itu buat air rendaman baru. Jangan bilang "anak loe kan baru satu". FYI untuk ibu yang pernah kehilangan anak, kata-kata itu kejam loh.


Nah, biasanya kalau lagi musim hujan. Gue mulai males pakai Clodi. Sedih karena keringnya lama kwkwkw

Daya Tampung Sedikit (Dibanding Pospak)

Namanya juga kain ya ibu-ibu. Jadi pasti ada maksimal daya tampung. Kalau pospak dia kan cairannya berubah jadi gel. Nah kalau Clodi nggak. Jadi kadang kalau penuh suka rembes.

Dan jadi ibu Clodi, gak boleh pemalas. Selain urusan cuci-cuci. Pakai Clodi harus sering-sering ganti. Maksimal 3 jam lah. Karena lama-lama bau pesing. Dan pastinya anak gak nyaman donk dalam keadaan basah sering-sering. Makanya kalau malam gue tetap pakai pospak. Kecuali gue punya effort lebih untuk bangun malam dan gantiin popok tiap 3 jam sekali hihi.

Ramah Lingkungan

Suatu ketika ada yang koar-koar kalau pakai Clodi itu gak ramah lingkungan. Sebab apa? Sebab saat membasuh bekas pup, air nya meresap di tanah dan mencemari lingkungan. Oke, trus apa kabarnya kalau pospak yang kita pakai? Yakin gak mencemari lingkungan? Trus emang jaman dulu emak kite yang kagak pakai Pospak nyuciin celana kita pegimane?



Atuh tau gak sih itu pupuk terbuat dari apa? K-O-T-O-R-A-N. Malah ada ya yang jadiin isi pospak bekas (gel nya) untuk campuran tanah tanaman. Trus yakin pospak yang kita buang di TPA di kelola? Cuma di tumpuk dan ada malah yang sama tukang sampahnya di buang ke sungai.

Eh kok gue jadi sewot yak kwkwkw. Maap-maap, intinya ramah lingkungan dengan pemakaian Clodi adalah kita tidak banyak menumpuk sampah. Pospak adalah salah satu sampah yang sulit diurai. 

Toilet Training Dini

Saat memakai Clodi, ada sensasi basah saat anak buang air. Tentunya itu membuat anak gak nyaman. Trus ibu akan sering-sering membawa anak ke toilet untuk cebok. Sejak Umaro dan gazaro sudah tegak lehernya, setiap ganti popok gue bawa ke kamar mandi untuk cebok (kecuali di luar rumah).

Kenapa menunggu tegak? karena cara gue cebokin mereka adalah dengan di telungkupkan di atas paha.

Aktifitas cebok di toilet pelan-pelan akan mengajarkan anak bahwa, oke ini adalah tempat untuk pipis. Jadi setiap ke toilet ajak anak bicara juga. Mereka ngerti kok cuma belum paham hihihi.

GazaRo pakai Clodi juga akhirnya :D

Dengan sering membawa bayi ke toilet untuk urusan ini, Ibu juga 'terlatih'. Karena menurut gue sih kunci keberhasilan toilet training ada pada keuletan ibu hehehe. Kalau ibunya sudah terbiasa "nyaman" membiarkan anak dalam popok berdaya serap tinggi ya... gitu deh (terusin sendiri).

Tips Sebelum Memutuskan Pakai Clodi

Nah kalau kamu termasuk yang belum pakai dan ingin beralih pakai (anaknya maksudnya ya) Clodi bisa simak tips ala Bundaro berikut ini:
  1. Pilih yang bahannya nyaman. Clodi yang gue pakai kebetulan juga mengeluarkan produk pembalut dan breastpad Washabel. Gue pakai breastpadnya nyaman. Di kulit lembut, jadi gue yakin kalau di pakaikan ke Umaro dan Gazaro aman.
  2. Jangan langsung beli banyak. Coba dulu, dalam sebulan sanggup gak kira-kira kalau harus pakai Clodi. Terutama urusan cuci mencuci.
  3. Jangan beli yang ada bordirannya. Karena bagian yang ada bordirannya kan kainnya bolong di bordir. Jadi cairan cepat tembus. Tapi beneran deh namanya kain tentu gak akan bisa menampung banyak. Kalau penuh akhirnya rembes juga. Tapi setidaknya gak langsung makbyur (bahasa apa ini) kalau bayi pipis. Jadi lantai amaaaan.
  4. Gue lebih nyaman pakai perekat (velcro). Punya yang pakai cetekan (apa sih namanya ya pokoknya itulah). Memang bisa di sesuaikan dengan ukurannya. Tapi perut anak kan beda-beda. Seringnya malah gak pas dan kedodoran. Untuk mengantisipasi bayi yang usil (suka buka perekatnya) gue biasanya pakaikan baju jumper. jadi aman hehe.
  5. Usia yang ideal. Pakai Clodi untuk bayi newborn sih oke-oke ajah. Beberapa Clodi bisa di sesuaikan kok ukurannya. Jadi gak perlu Upgrade size. Tapi mengingat bayi newborn sering pup, pasti emak yang baru melahirkan tambah lelah kwkwkw. Tapi bisa diakali dengan insert pelapis gitu. Jadi kalau cuma pup dikit tinggal ganti insertnya itu. Dan buat gue pribadi Usia ideal untuk pakai Clodi adalah saat bayi-bayi gue kepala udah tegak dan Udah Bisa Mandi Air Dingin. Alasan kepala tegak udah gue bahas di atas. Untuk urusan bisa mandi air dingin ini penting, karena gue gak sanggup masak air tiap mau cebokin kwkwkw. Dan Alhamdulillah GazaRo lulus mandi air dingin usia 3 bulan.

Cara Merawat Clodi

  1. Baca petunjuk pencucian dari produsennya
  2. Jangan terlalu bersemangat saat mencuci. Rendam agak lama dengan sabun insya Allah kotorannya nanti rontok sendiri kok. Jadi cukup kucek sedikit (gue gak perlu nyebutin merk sabun yak kwkwkw)
  3. Kalau pakai mesin cuci, gunakan laundry bag. Dan hindari pemakaian air panas. Cukup air biasa saja.
  4. Gunakan pengering (tanpa pemanas) untuk mempercepat proses pengeringan.
  5. Gunakan sabun cair, untuk meminimalisir residu deterjen.
Nah, mau pakai pospak atau Clodi kembali ke pilihan masing-masing ya. Mohon maaf kalau ada yang tersinggung dengan stetment gue. Gue gak perlu bikin konfrensi pers kan buat klarifikasi? Hehehe...

Mau pakai Pospak monggo, mau pakai Clodi yo monggo... Kalau gue? Masih tergantung mood kwkwwkwkw.

Wednesday, February 21, 2018

Serba Serbi Naik Pesawat Bawa Bayi

6:13:00 PM 10 Comments
Say Cheeeese....

Heloooooooo....helooooo... uhuk...uhuk... ini debu banyak amat yak di Blog. Hampir sebulan gak tersentuh sih kwkwkwkw. Maafkan, fufufufu. Gue agak rempong sama pindahan. Serba serbi pindahan mau gue tulis lain waktu ya. Ada tips DIY dapur ala bundaro juga. Kapan, iya nantiiii... kwkwkw

Selain pindahan, salah satu yang bikin gue lama gak nulis blog, adalah di undang kembali ke Jakarta oleh Staf Kepresidenan. So, gue sama GazaRo wussssh terbang lagi deh ke Jakarta hehehe.

Baca Juga : Dari Banjarmasin Ke Jakarta Cuma Untuk Gosipin Pak Presiden


Oke dibandingkan Umaro, Gazaro ini di usia yang belum genap 5 bulan udah 7 kali naik peswat. 2 kali di antar ayahro, sisanya kami "nge-Date" berdua ajah. Rempong? Gak juga sih. Dulu jaman Umaro juga gue beberapa kali mudik berdua ajah. Begitulah jadi perantauan, Bundaro kudu Seterong bak Terong #eh.

Kalau ada yang mau bepergian dengan bayi naik pesawat, ini dia 5 hal dasar yang perlu di ketahui.


Surat Keterangan/Rekomendasi Dokter

Penerbangan perdana GazaRo yaitu ke Jogja usia kurang dari sebulan. Boleh? iya boleh kok, tapi harus disertai dengan surat keterangan dokter. Surat ini lebih untuk memastikan ajah bayi terbang dalam keadaan sehat atau layak terbang.

Bikin suratnya gampang kok, tinggal datangi DSA (dokter Spesialis anak), biayanya sesuai dengan DSA masing-masing sih ya. Kemarin GazaRo sekitar 100rb kalau gak salah, sekalian konsultasi.

Kalau mau versi murah, bisa datang ke puskesmas ajah. Gazaro juga pernah ke puskesmas. Bayar cuma 5rb cyiiin. Tapi sabar ya kalau Nakes (tenaga kesehatan) nya agak bingung gak paham. Kemarin gue gitu karena ternyata mereka belum pernah buat. Tapi di spanduk layanan puskesmas tercantum, jadi gue yakin bisa hehehe

Nah kalau versi kepepet alias gak sempet ke DSA atau puskesmas bisa juga cek di bandara. Biayanya sekitar 35rb. Tapi daripada dicek gak layak terbang trus gagal pergi mending prepare sebelumnya ya. Karena pemeriksaan di bandara ini lumayan ketat. Suhu tubuh juga di periksa.

Oh iya surat keterangan dokter ini ada masa expirednya ya. Beda maskapai beda kebijakan. Biasanya 3-7 hari. Sampai usia berapa butuh surat rekomendasi dokter ini? Nah beda-beda juga kebijakan tiap maskapai. Kalau gak salah Lion Grup sampai 3 Bulan.

Jangan lupa, nanti di Bandara kita akan diminta menandatangani surat keterangan bahwa kita tidak akan menuntut apa-apa jika terjadi sesuatu dengan si bayi.

Tiket Bayi

Anu... walau belum duduk sendiri jangan lupa beli tiket untuk bayi yaaaa hehehe. Karena mereka juga masuk kategori penumpang. Murah ajah kok, cuma 10% dari tiket dewasanya ajah. 
Loket Pembelian Tiket Tambahan Infant

Kalau beli tiket di aplikasi tiket online pilih "INFANT" untuk beli tiket bayi. Belinya sekalian tiket dewasa ya, jangan terpisah. 

Bagaimana kalau terpisah? 
2 kali gue di undang ke Jakarta sebagai blogger. Tapi tiket bayi gak di cover. Aduuuh ini gimana ya, kan bayinya gak bisa di tinggal. Setelah googling dan curhat dengan teman sejawat (halah) dapat info kalau tiket bayi bisa menyusul di beli. Caranya tinggal mendatangi counter maskapai yang di tunjuk. Atau beli di bandara saat akan cek in, beli di counter resminya ya. Gampang kok 
prosesnya. Kemarin tiket PP Gazaro dengan maskapai Batik sekitar 160rb.

Oh iya, biasanya kalau belinya udah 4 jam sebelum keberangkatan memang harus di bandara ya. Karena itu sudah masuk otoritas bandara katanya. 

Jangan lupa siap-siap bawa fotocopy akte kelahiran atau KK. Jaga-jaga ajah sih, selama ini gue gak pernah diminta.


Perlengkapan Keamanan Di Pesawat

Perlengkapan keamanan di pesawat untuk bayi kurang lebih sama kok kayak dewasa. Ada seatbelt dan baju pelampung. Dua benda ini akan diberikan pramugari setelah kita duduk dengan nyaman.
Gak boleh di bawa pulang sih, jadi di foto ajah hehehe

Nah karena gue pakai gendongan yang ergonomis dan safety kata pramugarinya gak perlu di pakai seatbelt nya. Di gendongan juga udah aman. 


Dan pramugari akan sedikit memberikan briefieng tentang baju pelampung bayi di letakkan di kantong depan tempat duduk, tentang pemakaian nya, tentang masker oksigen, tombol bantuan dsb. 

Oh iya, jangan sekali-sekali mikir mau bawa pulang buat oleh-oleh yaaaa... Barangkali mikir "wah lumayan nih buat berenang dede" (lah itu mah elu kali pit yang mikir begitu kwkwkw)

Karena membawa pulang pelampung bayi sama dengan hukuman membawa pulang pelampung dewasa. Bisa di denda dan di penjara 2 tahun. Itu alat keselamatan cyiiin bukan sovenir dari maskapai #LOL

Oh iya di pesawat kadang kita bisa request bassinet. Semacam tempat tidur bayi gitu. Tapi kayaknya itu khusus penerbangan yang memakan waktu berjam-jam. Kalau cuma 1-2 jam penerbangan jarang ada hehehe.

Saat Terjadi Keadaan Darurat

Namanya seorang ibu pasti akan refleks memberikan yang terbaik donk ya buat anak. Bahkan rela mengorbankan diri jika perlu. Tapi ternyata pengorbanan di dunia penerbangan juga harus smart. 

waktu rebutan kamera sama Umaro, iya ini darurat juga sih kwkwkwkw

Dalam briefieng yang disampaikan oleh pramugari, jika ada perubahan tekanan udara mendadak masker oksigen akan keluar. Dan pramugari memberi instruksi kalau ibunya harus memakai lebih dulu baru anaknya. Kok seperti egois ya, tapi ada benarnya. Karena dengan orang dewasanya menyelamatkan diri terlebih dahulu, peluang selamat keduanya lebih besar. Sedangkan jika orang dewasanya tidak selamat bayinya selamat, maka bayinya juga tidak bisa bertahan lama. Itu logikanya. Tapi hidup dan mati tetap Allah yang atur ya.

Membuat Bayi Nyaman

Saat penerbangan pulang ke Banjarmasin, gue kebetulan satu pesawat dengan another baby. Usianya 1 tahun, dan selama penerbangan dia full menangis. Bagaimana dengan GazaRo? Alhamdulillah selama penerbangan GazaRo tenang. Pernah si penerbangan ke 4 dan 5 kalau gak salah GazaRo rewel.

Emak Selpih biar rileks lah yaaaaa....
Banyak hal sih yang bikin bayi rewel di pesawat. Salah satunya adalah sakit di telinga karena suara bising atau perubahan tekanan udara. Solusi nya bisa dengan menggunakan earmuf atau bisa dengan di beri makan/susui saat take off dan landing. Tapi kalau bayinya tidur, ya biarkan saja. Jangan di paksa di susui, malah jadi rewel.

Bayi rewel tentu karena tidak nyaman. Di penerbangan ke 4 ternyata GazaRo rewel karena minta keluar dari gendongan. Dia kegerahan juga karena ac nya gak terasa cyiin. Di penerbangan ke 5 paling bikin heboh. DIA MINTA KURSI SENDIRI. Ampooon bayi 4 bulan minta kursi sendiri coba. Untung penerbangan lagi kosong. Oh iya itu waktu kami ketinggalan pesawat karena salah maskapai (someday kalau mood gue cerita kwkwkwkw)
Senyum kemenangan saat akhirnya dapat kursi sendiri errrrrr...

Hal lain yang bikin bayi rewel di pesawat adalah karena dia merasa asing dengan lingkungan. Dan percaya atau gak, suasana hati ibunya ngaruh loh ke suasana hati bayi

Jadi bayi yang nangis di pesawat itu, gue lihat di ruang tunggu ortunya emang gelisah, dan dan ribet sendiri (maaf bukan ngejudge). Di bis anaknya anteng, eh emaknya udah bikin semacam sugesti pas ngobrol sama gue "Anak saya mah pasti nangis di pesawat". Lah iya bener dia nangis selama penerbangan. 

Ada juga pengalaman bapak-bapak yang terbang bawa anaknya (SD). Saat take off dia nutup kuping anaknya dengan kedua tangannya trus merunduk bersama. Anaknya jadi ketakutan dan nangis. Padahal tadinya biasa-biasa saja. 
Gendongannya ergonomis, jadi mudik berdua doank sama Bayi siapa takut hehehe

Gak cuma di pesawat, dalam kehidupan sehari-hari kalau gue udah kacau pikiran, pasti nyamber ke bayi. Mereka ikutan rewel dan malah bikin tambah pusing hihihi. Trus emang emak gak boleh marah? Gak boleh kesel? Gak boleh stress? Boleh, manusiawi itu. Tapi yang perlu di perhatikan adalah bagaimana mengelola semua emosi itu.
Oh iya untuk tempat duduk saat cek-in minta di bagian lorong jangan deket jendela. Kalau bawa anak-anak duduk dekat jendela bisa jadi pengalaman menarik. Tapi kalau bawa bayi mending di lorong. Karena bayi lebih mendapat space terbuka. Kalau perlu ganti popok ke toilet juga mudah keluar masuk. Atau kalau sesekali minta gendong berdiri juga nyaman (dengan catatan tanda lampu kenakan sabuk pegaman dalam keadaan padam ya).

A post shared by KeluargaRo (@keluargaro) on

Jangan lupa siapkan mainan kesukaan jika dia bosan. Ajak bercanda dan ngobrol-ngobrol. Tapi memang paling aman adalah biarkan dia tidur selama penerbangan hehehe...

Kalau bisa jangan terlalu mepet datang ke bandara. Kalau kelamaan nunggu mau tempat nyaman bisa mampir ke ruang menyusui. Kalau di bandara soekarno Hatta ruang menyusuinya nyaman bangeeeeet. Bundaro dan GazaRo seneng banget bisa guling-guling disana kwkwkw...