Follow Us @curhatdecom

Thursday, June 28, 2018

Riview Hipseat Mooimom Ala Bundaro

5:27:00 PM 4 Comments
Permisi, numpang bebersih dulu yaaaaa... Blog nya agak berdebu. Kelamaan di tinggal libur Ramadan dan Idul Fitri hehehe. Gak maksud liburan juga sih, tapi emang ternyata butuh fokus lebih untuk bulan-bulan Ramadan. Dan walaupun Laptop kebawa mudik, tetep ajah keriweuhan sana-sini jadi alasan sedikit vakum. Ah loe mah kebanyakan alasan pit!  



Nah tulisan perdana setelah liburan, gue mau meriview salah satu item penting buat gue selama jadi ibu. Dan ini merupakan item favorit gue, yaitu gendongan. Punya anak dua, gue baru melek soal gendongan ergonomis. Dulu gue asal banget gendong Umaro. Padahal gendongan yang tidak ergonomis, penggunaan tidak tepat usia, serta material yang tidak kokoh sangat berbahaya untuk keselamatan, kenyamanan, dan tumbuh kembang anak.

Baca Juga : Ternyata Selama Ini Gue Salah Memilih Gendongan



Nah setelah melalang buana dengan SSC (Soft Structure Carier), Jarik/cukuin, Ringsling, Strach Wrap kali ini gue akhirnya mencoba Hipseat. Oke sebelumnya gue punya hipseat sih, tapi seatnya hampir gak pernah gue pakai karena emang gak nyaman. Kebetulan yang gue punya adalah Hipseat yang bisa di lepas dan gendongannya bisa tetap di pakai. Tapi ternyata sebetulnya gak baik untuk bayi karena tidak suport M-shape. Apalagi gue pakainya belum tepat usia waktu itu.

Baca Juga : Memilih Gendongan Untuk Bayi Baru Lahir #alaBundaro

Tapi baru kali ini, gue akhirnya menemukan kenyamanan menggunakan hipseat. Yaitu setelah mencoba Hipseat Mooimom.


Hipseat Mooimom Nyaman di Gunakan

Sebelum punya anak, gue sama sekali gak paham brand-brand mom and baby. Tapi setelah punya anak, akhirnya gue jadi banyak tahu tetang brand-brand yang menyediakan kebutuhan ibu dan anak. Nah salah satunya mooimom.

Buat gue yang hiperlaktasi (Baca : ASI Melimpah Kadang Merepotkan Loh), menemukan produk-produk Mooimom kayak Oase. Favorit item gue adalah Bra Menyusui, breastpump, breastpad dll. Satu lagi item favorit gue yang terbaru adalah Lightweight Hipseat Carrier.

Menurut gue, masing-masing gendongan (SSC, Hipseat, Jarik, WW, SW dsb) memiliki plus minusnya tersendiri. Nah Biar Apple To Apple, gue akan bilang Hipseat Mooimom termasuk kategori yang nyaman di gunakan (dibandingkan Hipseat gue sebelumnya). Hipseat dari Mooimom ini membuat gue menarik kata-kata gue dulu kalau pakai Hipseat itu gak enak. Hehehe...


Sumber : Website Mooimom
Pertama kali mengeluarkan dari kotaknya, udah berasa banget ini gendongan kok ringaaaaaan sangat. Sterofoam yang di pakai sebagai dudukan/seat nya juga ringan. Berbeda dengan hipseat gue yang sebelumnya.

Trus ini desainnya ramping sangat. Gak terlalu tertutup jadi anak gak gampang gerah. Tapi memang bagian depannya terlalu turun sih, jadi kalau sedang gendong hadap kita, kalau bayi mencal-mencal ke belakang harus di awasi. Dan salah satu kekurangannya versi gue sih, ini gak ada hoodie nya. Eh tapi hipseat emang jarang ada yang pakai hoodie sih. Bagi gue entah jadi kelebihan atau kekurangan, karena akhirnya gue jadi seneng makein topi. Kalau udah ada hoodie kan mau pakein topi jadi mikir "Ngapain dobel-dobel" hehehe

Oh iya FYI, gue lahiran normal. Jadi gak ada masalah menggendong dengan Hipseat. Ada beberapa orang yang merasa tidak nyaman, tapi ada juga yang fine-fine ajah gendong pakai hipseat meski lahiran SC. Sesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing ya Mak.


Beberapa Posisi Menggendong

Sebetulnya kalau di tanya kenapa gue tertarik menggunakan hipseat, kalau dulu sih kok kayaknya kekinian banget (Please jangan di tiru, gunakan gendongan yang aman dan nyaman ya). Selain itu alasan gue tertarik hipseat adalah prinsip emak-emak yaitu "Satu Untuk Semua". Jadi sangat menggiurkan ketika mendengar adanya istilah "Gendongan dengan Berbagai Posisi". Dan tentunya setiap posisi disesuaikan dengan usia dan tumbuh kembang anak ya. 

Hadap Depan

Salah satu Kelebihan Hipseat adalah bisa menggendong bayi hadap depan. Tapi untuk mencegah overstimulus, menggendong hadap depan di rekomendasikan maksimal hanya 15 menit setiap sesi ya. Karena di khawatirkan dapat menyebabkan bayi overstimulus. Setiap anak tentu berbeda ya tingkat sensitifitasnya. Pokoknya kalau Bayi mulai terlihat tidak nyaman saat gendong hadap depan, hentikan dan kembalikan posisi menggendong menghadap Penggendong ya.

Tanpa Tali Bahu

Kalau tali bahunya dibuka, kita bisa loh pakai seatnya ajah. Ini prkatis buat gendong-gendong saat dirumah. Bahkan keponakan gue yang masih kelas 5 SD jadi dengan sukarela gendong adeknya ini karena pakai seatnya. Katanya enak tangan gak pegel hihihi. Emak merdekaaaa dari urusan gendong menggendong deh kwkwkw. Oh iya kalau pakai seatnya doank, jelas semua beban numpuk di perut dan pinggang ya. Kalau Tali bahunya di pasang, gue pribadi ngerasa nyaman banget karena semua beban terbagi.

BackCarry

Salah satu posisi gendong yang sedang gue pelajari itu BackCarry. Lumayan, gendong model begini bisa bener-bener bikin handsfree emak. Jadi bisa disambi ngerjain yang lain-lain deh. Oh iya, gendong model begini disarankan ketika anak sudah bisa duduk sendiri dan memiliki keseimbangan tubuh yang baik ya. 

Seat nya juga bisa di fungsikan sebagai Nursing Pillow atau Bantal Menyusui loh.

Cara Perawatan dan Pencucian

Buat kalian yang berencana beli Hipseat Mooimom, ini ada petunjuk pencuciannya. Punya gue udah 3x cuci sih sejauh ini. Waktu akan dipakai (gue gak suka pakai dari pabrik langsung), saat mudik ke Yogja karena kena rembes ompol GazaRo. Dan terakhir saat mudik di Jakarta karena ketumpahan soda. 
  1. · Bersihkan kotoran dengan handuk basah, jangan menggunakan mesin, lebih disarankan Handwash
  2. · Keluarkan busa cushion seat sebelum dicuci
  3. · Pencucian dipisahkan dengan pakaian yang mudah luntur
  4. · Jangan gunakan pemutih
  5. · Dijemur ditempat yang teduh
Kalau kalian termasuk yang golongan pemalas kayak gue (asli paling males cuci tanpa mesin), sangat disarankan gendongan di masukkan ke dalam laundry bag terlebih dahulu.

Menurut gue sih perawatannya gampang banget kok. Gendongan ini gak sampai harus masuk salon buat di meni pedi. Ya iyalaaaaah itu mah Bundaro ajaaaah hehehe

Wednesday, June 6, 2018

Rokok! Hush... Hush... Sanaaaa...

3:26:00 PM 1 Comments
Kalau ada yang tanya bagaimana gue bisa merasa cocok dengan suami yang bagaikan langit dan bumi ini, maka gue hanya akan kembali pada kriteria calon suami yang gue tuliskan di proposal Ta'aruf.


Yes, gue nikah pakai proposal. Mungkin karena kelamaan jadi orang organisasi yang saban waktu bikin proposal terus kali sampai nyari jodoh pun pakai proposal kwkwkw. Dan gue hanya menulis 3 kriteria dasar yang bagi gue mencakup keseluruhannya.
  1. Bertanggung jawab
  2. Tidak merokok
  3. Menerima Gue apa adanya
Seiman? Oh yes itu mah syarat utama yang gak perlu di tulis lah. Dan yang paling gue BOLD adalah poin nomor 2. Yaitu tidak merokok. Kenapa? Karena gue bengek kalau ada asap rokok kwkwkw. Eh serius!

Dulu waktu kuliah sampe-sampe gue sebel banget sama kakak kelas. Ngaku mahasiswa, suka ngutang buat makan, tapi kok bisa beli rokok. Jadi biasanya kalau mereka udah mulai taru rokok di mulut, saat lengah mencari korek itu rokok gue cabut trus kabur.

Dan gue juga masih gak habis pikir kenapa mereka lebih memilih gak makan, tapi gak rela kalau sampai gak merokok. Kurang apa yah itu campaign di medsos-medsos tentang kisah nyata para perokok? Atau itu gambar-gambar serem di bungkus rokoknya.


Dan yang Paling gue benci adalah, "LO YANG NGEROKOK, KENAPA JUGA ASEPNYA HARUS GUE YANG NERIMA?"

Kenikmatan Dalam Rokok

Pernah suatu hari gue mengikuti tranining pengembangan diri. Nah trainernya menjelaskan tentang kenapa Rasul menyunahkan 3 olahraga yaitu Renang, Berkuda, dan Memanah. Ternyata rahasianya adalah, itu olahraga yang semuanya basicnya adalah mengatur napas.

Sebetulnya saat kita bisa menghirup napas dengan teratur dan mendalam, kita dapat mengendalikan emosi kita loh. Coba ajah kalau memanah sambil ngos-ngosan napasnya, pasti anak panah meleset. Sama prinsipnya ketika merokok. Coba merokok dengan hirupan seperti orang ngos-ngosan, mana nikmat?

Nah hanya saja kok ya gak peduli sih kalau rokok itu merusak. Gue yakin para perokok sadar, cuma itu tadi "GAK PEDULI". Terserah kalau itu loe telen sendiri. Lah kalau sampai orang di sekitar yang kena imbas terutama anak-anak. Kan TERLALU.

Aduh gue kok nulisnya berapi-api gini yak, kwkwkw. Iya gue jengkel banget. Sampai-sampai gue pasang stiker dilarang merokok di depan rumah. Biar tamu yang datang paham tuan rumah tidak mentoleransi rokok. Apalagi ada GazaRo kan di rumah. Ngeri liat berita tentang anak yang kena peunomia gara-gara orang dewasa yang merokok di dekatnya.


Bahkan ayahro kalau baru pulang gue suruh ganti baju dulu baru pegang2 anaknya. Awalnya sih Ayahro keberatan gue pasang sticker itu. Tapi doi akhirnya pasrah karena lebih keberatan lagi kalau gue menegur orang yang merokok di rumah. Katanya gak sopan. Laaaah yang merokok siapa, yang gak sopan siapa. Mereka yang nikmat, kita yang skakmat 😀


Rokok harus mahal


Ada yang pernah nonton film hafalan solat Delisha? Penulisnya pernah bercerita kalau ternyata lokasi pantai tempat syutingnya yaitu pulang genteng kalau gak salah disana ada gerakan khusus untuk rokok. Lupa juga nama gerakannya, tapi intinya setia ibu/wanita ketika membelikan rokok untuk suaminya mereka ambil satu batang setiap bungkusnya. Jika sudah terkumpul satu bungkus saat di minta membelikan lagi, mereka memberikan rokok yang berhasil di kumpulkan. Kemudian uang rokok jatah hari itu di pakai untuk gotong royong membangun fasilitas kesehatan, yang katanya belum ada di desa tersebut.

Emak gue di Jakarta punya warung kelontong. Kadang sedih yang datang membeli rokok adalah keluarga yang sehari-harinya pas Pasan. Bahkan bisa di bilang kurang. Tapi para bapak-bapak ya kok nekat terus merokok. 

Atuh pak itu kalau di kumpulin sampeyan bisa beli motor buat ngojek loh. Dari pada bengong depan rumah sambil isep racun😀

Kata emak, belakangan yang beli rokok kadang anak kecil. Bilangnya di suruh bapaknya. Kalau warung kelontong di kampung-kampung mah kan gak kayak minimarket yang jelas ada peraturan di larang membeli rokok dan minuman keras di usia-usia tertentu. Tapi belakangan emak suka gak ngasih tuh bocah-bocah yang katanya di suruh para leluhurnya. Lagian itu orang yak, yang ngerokok dia, kenapa belinya nyuruh orang, yang ngisep dia, kenapa yang sakit orang lain. NYURUH ANAK KECIL PULA!!!


Program Radio Ruang Publik KBR


Beberapa waktu lalu di siarkan secara live di 100 radio yang bekerjasama dengan KBR untuk mendengarkan pemaparan ibu Magdalena Sitorus dari Jaringan Perempuan Peduli Pengedalian Tembakau (JP3T) 
Dan Ibu Ligwina Hananto - Financial Trainer.

Keduanya membahas tentang rokok yang di harapkan kedepannya tidak lagi murah, #rokokharusmahal. Agar masyarakat khususnya anak-anak yang mulai berani coba-coba berpikir ulang untuk membeli. Kalau ibu Magdalena setuju harga #rokok50ribu gue sepakay untuk di taruh di harga 100rb hehehehe...

Biar gak pake mikir ulang, tapi langsung ilfiel hahahaha.

Siaran yang di dengar dari Sabang sampai merauke tersebut mendapatkan banyak perhatian dari masyarakat. Ada masukan dari pendengar yang cukup menarik, yaitu dari mba Tri.


saya sangat mendukung rokok harus mahal. Selain agar tidak mudah dibeli anak. Saya punya saran Bagaimana kalau penjual rokoknya dibatasi, hanya tempat-tempat tertentu mungkin toko yang besar yang punya cctv dan pengawasan yang ketat. Kemudian yang perlu jadi perhatian adalah rokok yang tidak memakai cukai, atau industri rumah tangga.

Idenya oke juga ya. Kalau misal setiap provinsi hanya ada beberapa outlet, dan misalkan yang di daerah untuk bisa beli rokok harus ke kota kan seru tuh kwkwkw 🀣. Mendaki gunung lewati lembah...

Gue berdoa semoga orang-orang yang mengkampanyekan #rokokharusmahal diberikan kesehatan supaya Champaign ini mencapai goalnya dan membawa perubahan lebih baik. 

Btw salah satu alasan gue nyari suami yang gak merokok, karena selain bengekan, keluarga gue gak ada yang merokok. Jadi penting sekali adanya role model dalam keluarga. Dan dengan tidak merokok, gue sepakat kalau itu adalah bentuk tanggung jawab kepala keluarga (khususnya) kepada keluarganya. Baik secara kesehatan maupun secara finansial 😊

Friday, May 25, 2018

Ciri-Ciri Layanan PPOB Dikatakan No. 1

7:37:00 AM 0 Comments

Pernah dengar istilah PPOB gak sih guys? Mungkin selama ini kita termasuk yang sering beraktifitas dengan itu, hanya saja kita tidak tahu kalau disebut dengan PPOB. Asing dengan istilah ini gue pun akhirnya googling, ternyata PPOB merupakan kepanjangan dari payment point online bank. Apaan tuh?

Jadi PPOB adalah sistem pembayaran online yang menggunakan fasilitas perbankan, misalnya buat bayar PLN, TELKOM, PDAM, cicilan Motor Dan lain-lain.

Nah jaman now di luar sana banyak penyedia PPOB besar. Selain mempunyai legalitas hukum, juga sudah memiliki banyak agen dan cabang. Tapi sebenarnya PPOB mana yang bisa dikatakan nomor 1? PPOB No. 1 bukan hanya dilihat dari banyaknya agen, tapi juga dari kualitas pelayanan. PPOB yang nomor 1 itu adalah PPOB yang terbaik dan terpercaya di mata pengguna ataupun pelanggan. Lalu, bagaimana Kita mengetahuinya? Berikut ini adalah ciri-cirinya.

1. Transaksi Stabil dan Proses Cepat

Transaksi yang stabil dan proses yang cepat sudah barang tentu menjadi cirri PPOB berkualitas dan idaman para pelanggan. Dengan transaksi yang lancar, penyedia PPOB akan mendapatkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari anggota dan juga pelanggan. Selain itu dari proses transaksi yang cepat ini pula, penyedia PPOB akan mendapatkan untung yang sangat besar. Dengan begitu, agen atau pengguna PPOB mendapatkan pemasukan yang sangat banyak pula.

2. Mempunyai Aplikasi Berkualitas

Aplikasi yang hkital dan berkualitas menjadi salah satu faktor yang sangat penting dalam mendukung kelancaran bisnis PPOB. Dengan semakin pesatnya teknologi saat ini, sudah menjadi kehausan bagi penyedia PPOB memiliki aplikasi yang hkital dan canggih. Dengan begitu PPOB tersebut bisa dikatakan PPOB NO. 1.

3. Memiliki Banyak Pengalaman

Salah satu ciri penyedia PPOB terbaik dan terpercaya adalah mereka yang memiliki banyak pengalaman panjang. Dengan begitu jika ke depan ada masalah yang muncul, mereka tidak perlu bingung lagi jika ada keluhan dari pelanggan. Ini hal yang wajib dimiliki oleh setiap penyedia PPOB untuk mendapatkan kepercayaan dari para pelanggan.

4. Mendukung Semua Jenis Pembayaran

PPOB yang nomor satu adalah PPOB yang mampu menyediakan semua jenis pembayaran transaksi terhadap pelanggannya. Dalam bisnis yang akan Kita lakukan tersebut pastinya Kita juga ingin memberikan pelayanan yang terbaik untuk konsumen.

Oleh karena itu, Kita juga diharuskan untuk bisa mencari PPOB yang memiliki aplikasi PPOB dengan memiliki dukungan semua jenis pembayaran transaksional. Dan dengan begitu Kita akan menerima permintaan dari konsumen walaupun berbeda-beda kebutuhan.

5. Punya Banyak Pelanggan

Yang ini tentu pasti sangat menentukan bahwa PPOB tersebut nomor 1. Ya, satu lagi ini adalah yang biasa dipertimbangkan oleh mereka yang ingin menjadi anggota PPOB tersebut. Kita harus mempertimbangkan PPOB yang terbaik. Bukan hanya dilihat dari kualitas melainkan juga dari kuantitas.

PPOB dikatakan nomor 1 jika sudah memiliki kualitas yang sangat unggul dengan para pesaingya, dan juga seberapa banyak jumlah pengguna ataupun pelanggan PPOB tersebut. Karena semakin banyak pengguna dan pelanggan layanan jasa PPOB tersebut, maka tingkat kepercayaan dan kualitas yang diberikannya juga akan semakin terjamin.

Hal ini juga yang nantinya akan menentukan seberapa lama penyedia PPOB tersebut mampu beroperasi dan bertahan serta memberikan kualitas pelayanan terbaik bagi para pelanggannya. Sehingga para pelanggan pun merasa puas. Dan bisa jadi mereka ikut mempromosikan PPOB tersebut kepada teman-temannya.

6. Deposit Bisa Dilakukan Dengan Mudah

Deposit adalah salah satu faktor berjalannya bisnis Kita nantinya, karena dengan adanya deposit maka Kita bisa menjalankan bisnis PPOB. Hindari pemilihan distributor yang memberikan kemudahan secara otomatis dengan menggunakan ATM sendiri. Deposit yang bisa dilakukan dengan mudah adalah salah satu cirri penyedia PPOB terbaik.

Penyedia PPOB No. 1 adalah mereka yang telah melayani para pelanggannya dengan kinerja yang totalitas sehingga para pelanggan merasa puas telah menggunakan penyedia jasa PPOB tersebut. Oh iya ada yang sudah pernah nyoba KUDO? Boleh dong di share…

Sunday, May 20, 2018

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Paket Internet XL

8:22:00 PM 1 Comments

Holaaaa... Ramadan kali ini gue mau cerita sedikit tentang Provider yang gue pakai untuk internet-an sehari-hari. Mau terawih di masjid tapi si GazaRo bobo, jadi tarawih di rumah ajah sama ngepost tulisan baru.

Oke belakangan ini kan lagi ramai tentang registrasi kartu telpon, nah katanya sih setiap satu identitas Cuma bisa dipakai untuk mendaftarkan 2 nomor ajah. Trus gimana nasib yang kalau internetan selalu beli nomor sekali pakai ya? Udah di pastikan ribet banget! Nah dulu gue termasuk yang suka gonta ganti nomor untuk paket internet. Tapi sejak ada jaringan 4G gue setia pakai satu kartu ajah, yaitu XL.

XL adalah salah satu provider ternama yang ada di Indonesia dan sudah memiliki jangkauan jaringan yang sangat luas. Provider yang memiliki ciri khas berwarna biru tua ini juga sudah memiliki banyak konsumen setia yang selalu menggunakan semua produknya. Dan menariknya lagi, provider ini juga sudah menawarkan jaringan 4G LTE, sebagai jaringan tercepat yang paling banyak dicari supaya bisa berselancar di dunia maya dengan cepat. Ada banyak sekali produk yang ditawarkan oleh provider XL seperti pulsa elektrik, pulsa paket data, kartu perdana biasa, voucher internet dan kartu perdana paket internet XL. Untuk kamu yang belum mengetahui apa saja fungsi dari semua produk XL tersebut berikut rinciannya:

Pulsa elektrik. Ini adalah sebuah pulsa biasa yang bisa Kamu gunakan untuk memakai fitur sms dan telepon yang ada di smartphone Kamu.
Pulsa paket data. Kamu bisa membeli pulsa paket data ini yang berfungsi untuk mengakses internet kapan dan dimana saja. 


Kartu perdana XL. Ada dua jenis kartu perdana, yaitu kartu perdana biasa yang bisa Kamu gunakan untuk komunikasi biasa seperti sms dan telfon, akan tetapi dengan catatan Kamu harus memiliki pulsa XL terlebih dahulu dan kartu paket data internet yang bisa Kamu gunakan untuk mengakses internet. Sedangkan voucher internet XL juga memiliki fungsi yang sama dengan kartu perdana paket data.

Jika Kamu adalah pengguna setia berbagai produk keluaran provider XL ini tentunya Kamu sudah mengetahui apa saja keunggulan yang ditawarkan. Termasuk jika Kamu memilih menggunakan paket Internet XL, maka Kamu bisa merasakan berbagai kelebihan yang diberikan oleh provider yang dominan dengan warna biru ini, antara lain: 


Paket Langganan Gue nih...

Terjangkau

Sebagai provider ternama yang sudah dikenal luas oleh banyak orang, XL mampu memberikan paket data internet dengan harga yang bervariasi dan terbilang terjangkau untuk semua kalangan. Hal ini merupakan salah satu alasan mengapa paket data internet XL begitu banyak dicari dan diminati oleh para pengguna smartphone.

Banyak pilihan paket

Selain harganya yang terjangkau, XL juga menawarkan berbagai paket data internet yang bisa Kamu pilih sesuai kebutuhan. Jadi tidak perlu khawatir, karena provider ini menawarkan beragam jenis paket data yang selalu upgrade mengikuti perkembangan zaman.

Bonus telepon

XL juga terkenal sebagai salah satu provider yang sering memberikan bonus telepon pada paket data internetnya. Jadi, selain bisa berselancar di dunia maya dengan lancar Kamu juga bisa menelepon ke semua operator dengan gratis karena bonus telepon yang diberikan oleh XL, bahkan untuk paket tertentu Kamu juga bisa mendapatkan bonus telepon unlimited ke sesama XL. Bagaimana sangat menarik bukan?

Mengeluarkan produk paket data internet dengan segala keunggulan dan kelebihannya, paket data XL tentunya juga memiliki kekurangan seperti pembagian kuota dalam jaringan tertentu. Hal ini mengharuskan Kamu untuk menggunakan paket internet Kamu sebaik mungkin, jangan sampai ketika Kamu berada di suatu daerah yang hanya support jaringan 3G tetapi ternyata paket data Kamu hanya tersisa dengan jaringan 4G saja.

Selain itu, biasanya ada beberapa pembagian kuota yang hanya bisa digunakan untuk aplikasi tertentu saja, hal ini akan sedikit merugikan apabila Kamu tidak pernah memerlukan akses ke aplikasi tersebut. Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu Kamu ketahui ketika memilih paket internet XL untuk Kamu gunakan berselancar di dunia maya. 

Ini biasanya jadi paket tambahan gue kalau lagi pengen nonton Film hehehe

XL dengan sinyal yang stabil sangat membantu gue yang suka ngeBlog ataupun googling. Hehehe anak emak milenial banget gue yak :p

Tuesday, May 15, 2018

Ramadan Ekstra Tokopedia? Baca Dulu Tips Belanja Online Biar Belanjanya Bisa Maksimal

8:06:00 PM 0 Comments

Ramadan di depan mata, Cuma kayaknya menyambut Ramadan kali ini gue harus irit. Pertama setelah pindah rumah, gue sekarang pakai AC. Biasanya sebulan cukup 100rb, sekarang biaya listrik 200rb. Air PDAM bocor dan belum dapat tukang buat benerin. Biasanya bayar air Cuma 80rb perbulan sekarang bisa sampai 280an. Udah gitu kemarin baru service motor, eh tau-tau minta jajan banyak. Dan hari ini gue baru beli blender karena kemarin blender gue rusak buat bikin nugget ikan Gazaro. Rasanya kayak mau garuk tembok kwkwkw. Belum lagi persiapan mudik ke 2 provinsi hahaha.



Katanya sih kalau punya anak ke dua emak gak akan sekalap saat punya anak pertama. Tapi entah kenapa gue tetep gak bisa stop buat lirik-lirik perlengkapan GazaRo di Tokopedia. Apalagi bocah ini mulai GTM (Gerakan Tutup Mulut). Denger kanan kiri katanya suruh pakai minyak aromateraphy buat bangkitin nafsu makan. Trus kasih vitamin ini itu biar BB naik. Salah satu penyebab GTM anak ini kayaknya pengen BLW-an (Baby Led Weaning) alias makan sendiri. Mulai lah gue cari-cari atribut BLW. Kwkwkw gue ribet amat yak kwkwkw.

Karena emang jauh dari mana-mana, ditambah sekarang ini trend nya belanja online gue ada beberapa tips supaya belanja online bisa lebih berkualitas hahaha. 

Pastikan belanja sesuai dengan kebutuhan bukan sekedar keinginan

Kadang untuk memutuskan membeli suatu barang gue termasuk yang paling suka merenung lama. Eh tapi ini biasanya gak berlaku buat makanan sih kwkwkw. Jadi misal gue mau beli baju, syarat itu baju kebeli sama gue adalah TERPAKAI. Gue biasa membayangkan baju itu untuk apa, di pakai kapan, pakai jilbab yang mana, dan seterusnya. Selain juga pertimbangan harga, ukuran dan material juga jangan lupa. Gue gak mau sampai baju itu Cuma teronggok tak terpakai. Biar berkah ☺

Cek toko sebelah gan

Setelah yakin mau beli, biasanya gue mulai stalking produk tersebut di TOKOPEDIA. Cari perbandingan dengan toko-toko lain. Karena salah satu alasan kenapa gue belanja online, selain lebih praktis karena gak usah muter-muter pasar untuk dapat barangnya, tapi juga gak perlu capek berjalan untuk dapat harga termurah. Bahkan di Tokopedia bisa pasang filter untuk mendapatkan range harga sesuai keinginan kita.



No Kw-Kw yaaaa, mending beli brand lokal

Bukan rahasia kalau di Indonesia ini produk KW-an buanyaaaaak. Kadang saking miripnya susah banget bedain. Kalau untuk gue pribadi, beli KW no. Kenapa? Jelas gak ada garansi akan Quality Control. Yang kedua pastinya “dosa”. Coba ajah kita susah-susah produksi dan branding barang, eh tau-tau di plagiat orang. Pasti KZL kaaaan. Mending beli brand lokal, cari yang mirip tapi tidak atas nama brand ternama alias KW.

Cari Seller yang satu daerah yuk

Biar hemat ongkir, coba juga pakai filter yang ada di Tokopedia. Sehingga hanya produk dengan toko yang kita pilih daerahnya yang muncul.


Pilih metode pembayaran yang Kita Banget

Di Tokopedia ada banyak banget loh piliha metode pembayaran. Dari cara pembayaran via transfer, m-bangking, CC, sampai pembayaran lewat mercant yang di tunjuk. Semuanya dapat disesuaikan dengan kesanggupan kita.

Pakai Ekspedisi pengiriman yang efisien

Selain dengan memilih penjual yang terdekat, kita juga bisa menghemat biaya ongkir dengan memilih berbagai ekspedisi pengiriman. Atau kita bisa tentukan ekspedisi pengiriman karena untuk memudahkan pengiriman, karena kurir sudah hapal rumah kita (eaaaa ketahuan sering jajan online kwkwkw)


Berburu Promo dan Diskon

Yang paling sering gue lakukan di Tokopedia adalah transaksi pembelian Listrik, Air dan Pulsa. Soalnya setiap bulan selalu ada ajah promo buat bayar ini itu. Lumayan kan cashback yang masuk ke tokocash. Kadang bisa sampai 20rb. Jadi bisa untuk jajan lainnya hehehe. Emak-emak mah kan 10-20rb itu sangat berarti hehehe


Di bulan Ramadan ini, dapat kabar kalau di Tokopedia akan ada kejutan Ramadan tanggal 25 Mei 2018. Bukan Cuma di email, tapi beberapa kali gue papasan sama mobil yang ada informasi tentang si Kejutan ini. Hm... penasaran banget. Semoga gue punya cukup saldo di rekening buat jajan-jajan. Eh atau biar aman, apa gue isi dulu ya Toko Cash nya sekarang hahaha. Jadi gak usah ribet-ribet transfer nanti, jadi gak ketinggalan promo Kejutan Ramadan di Tokopedia deh.

Sunday, May 6, 2018

Me and Make up #alaBundaro

5:22:00 PM 0 Comments
Edisi tanpa make-up, dan tanpa polesan aplikasi cantik cantik gaes hahaha

Beberapa waktu ini gue lagi agak baper, karena konon katanya Babang Mark mau nutup facebook. Boooo... gue yang sehari-hari bersosialisasi dengan dunia luar lewat FB rasanya kayak remuk redam. Apalagi FB suka ngajak nostalgia dengan menampilkan foto-foto jaman old. Yah walaupun sebetulnya melihat foto-foto jaman dulu tuh kayak mau bikin meme “Maafkan aku yang dulu”. Eh emang sekarang gue cakepan? GAK JUGA SIH! *LOL

Gue adalah emak-emak yang emang dari jaman gadis males dandan. Tapi sebetulnya gue lumayan lengkap sih perkakas make-up nya. Cuma emang gak telaten hahaha. Hand body lotion ajah bisa puluhan purnama. Kadang Cuma ngejogrok di atas meja rias dan di kerumuni sarang laba-laba hahaha...

Eye shadow sama blush on ajah kadang masih utuh kwkwkw. Itu seserahan waktu nikahan ajah akhirnya harus berakhir di tempat sampah dan Cuma beberapa kali oles ajah. Ada yang sama kayak gue? Cuss tos hahaha...

Menurut gue orang yang make-up nya bisa sampai habis itu Cuma 2 kemungkinan. Yang pertama karena MUA (make up artis), yang kedua make-up display yang ada di toko :p. Bahkan temen-temen beauty blogger gue yakin make up nya gak pernah sampai habis. Karena Cuma di pakai untuk riview, kecuali ada yang betul-betul pemakaian pribadi.



Kapan Ajah Waktu Yang Membuat Gue Pakai Make-up?


Kalau kata ustadz sih, kebanyakan wanita bermake up saat keluar rumah. Sedangkan saat di rumah malah gak pernah. Padahal yang berhak melihat kecantikan wanita hanya suaminya. Akhirnya gue cobalah yaaa... Pas suami dinas beberapa hari, begitu pulang gue sambut dengan make up. Aslinya sih emang gue gak pernah dandan sama sekali kalau suami pulang. Dan kemarin itu sekedar DD cream, bedak dan lipcream. Tau apa yang dia katakan sodara-sodara? “Bundaro mau kondangan?”. Dan bukannya cium tangan, gue malah kabur ke kamar buat ngaca lagi. Emangnya ketebalan ya? *heuuu

Oke agenda make-up an menyambut suami gue coret dari list. Bagi gue cukup lah suami di sambut dengan bau wangi. Yah walaupun setelah punya bayi yang gemesin (dengan intonasi tertahan bacanya), nyatanya gue sambut suami dengan bau amis ASI.

Biasanya sih ya... gue make-up an sekarang kalau menghadiri acara ajah. Entah itu event blogger, ngisi dongeng, ngisi pelatihan, acara darma wanita, kondangan dsb. Kalau sekedar ke mall, makan di luar dsb gue cukup cuci muka selesai. Bahkan pakai sunscreen ajah gue males. Padahal udah mau kepala 3, harus lebih telaten kalau mau kulit tetep kayak Sophia Latjuba hihihi.


Make Up Andalan Gue?


Berhubung gue perhitungan (baca: pelit) gue sekarang cukup selektif dalam berbelanja terutama untuk make up. Kejadian buang-buangin make up yang expired bikin gue berpikir ulang. Pit pikirin lagi deh, daripada beli make up yang gak kepake mending kan duitnya buat lu beli kebab. Aha! Kata hati gue memang bisa di andalkan hahaha. Kebab bo Kebab! Jangan sampai anggaran kebab kepotong gara-gara jajan make up.

Tapi tantangan gue untuk menahan diri jajan make-up datang dari teman-teman komunitas blogger Banjarmasin yang isinya kebanyakan adalah Beauty Blogger. Dan setiap hari di WAG bahasnya make-up kwkwkw. Tapi berkat mereka gue jadi dapat refrensi blush yang enak. Kemarin gue beli blush satu biji harganya hampir 200rb. Dan itu kepake banget buat pakai bedak tabur dan blush on. Jadi ketika gue mau beli yang gue tanya adalah “yang multifungsi”. Karena mau beli satu set, gue yakin mubadzir karena gue hampir gak pernah pakai.

So sejauh ini gue kalau make-upan biasanya sih paling Cuma DD cream, bedak tabur (kalau lagi butuh untuk acara yang butuh make up lebih awet), bedak padat, eyeliner, blush on, eye shadow (jarang pakai juga sih) dan lipstik. Kalau acara santai, paling Cuma make up tipis tanpa bedak tabur, blush on, dan eye shadow. Gak betah juga kalau wajah terlalu berat.


Trend Lipstik

Warnanya mantap ye cyiiin, sumber gambar : MatahariMall

Belakangan lipstik yang lagi hits di kancah permake-up an adalah lip cream. Tapi beberapa orang masih setia dengan lipstik biasa. Kenyamanan orang-orang beda-beda sih ya. Kalau gue pribadi, sebetulnya merindukan pemakaian lipstik biasa. Tapi lip cream pemberian suami gak habis-habis kwkwkw.

Merk yang belum pernah gue coba itu Revlon. Konon katanya bagus. Iklannya juga yang di pakai model-model dunia. Cek Harga Lipstik Revlon di beberapa toko sih kadang kalau lagi jalan-jalan ke mall. Harga Lipstik Revlon ini menurut gue masih terjangkau.

Harga Lipstik Revlon menurut gue masih bisa bersaing dengan lipstik-lipstik merk lain. Kapan-kapan mau coba ah. Kalau kamu suka pakai lipstik tipe apa gaes?

Wednesday, May 2, 2018

Keseruan Yoga Festival Banjarmasin 2018

6:47:00 PM 1 Comments

AHA! Gue bukan tetiba dapat ide hihihi. Tapi gue mendadak teringat tentang jargon barunya Kiranti yang kemarin gue denger di acara Yoga Festival, Sabtu 21 April 2018 di Lapangan Parkir Swiss Bell Hotel Banjarmasin. Dan ternyata itu bukan sekedar jargon, tapi merupakan singkatan dari Alami, Halal, dan Aman.

Ketertarikan gue terhadap Yoga berawal dari trend Yoga yang memang mulai tumbuh di Indonesia. Tapi dulu waktu gadis sok sibuk, dan setelah menikah sibuk betulan kwkwkwkw. Selama di Banjarmasin yoga pertama gue adalah Prenatal Yoga saat hamil GazaRo. Itu pun bukan Yoga yang utuh sih. Hanya beberapa gerakan ajah. 

A post shared by curhatde.com (@curhatdecom) on

Gue tertarik Yoga karena banyak yang sudah membuktikan kalau dengan Yoga pada jadi langsing, dan gue pun menginginkannya kwkwkw. Sempet keluar masuk sanggar senam yang ada kelas yoga nya, tapi belum nemu tempat yang klik karena gue kan akan datang sambil membawa bayi. Akhirnya untuk memperkuat tekad, gue coba datangi dulu acara Yoga Festival. Barangkali dengan melihat langsung gerakan Yoga secara utuh dari instruktur ternama gue jadi semakin termotivasi. 

Oke semula gue kira kegiatan ini hanya seputar yoga ajah. Ternyata banyak both sponsor. Yang paling menarik adalah both dari Kiranti. Karena bukan cuma bagi-bagi sample gratis, di both ini pengunjung bisa berselfi di Yoga 3D trick eye. Malah fotonya bisa di cetak loh. Banyak pengunjung yang datang bersama komunitasnya yang mengabadikan moment dengan foto bersama. Gue gak mau kalah lah. walaupun sambil gendong Gazaro, tetep optimis kalau tiangnya kuat menyanggah beban kami berdua. Oke mungkin sebetulnya tiang dudukannya berkata "berat dilan, kamu gak akan sanggup menopang bundaro gembrot bersama bayinya" kwkwkw


Gue sempat penasaran, kenapa ya kiranti kira-kira suport yoga. Emangnya ada hubungannya?

Dan ternyata di booklet yang dibagikan kiranti, ada di jelaskan kalau dalam yoga ada gerakan yang bisa mngurangi nyeri saat datang bulan loh. Dan selain datang bulan, kiranti juga punya produk untuk mengatasi pegel linu. 

Gue termasuk yang ogah minum jamu, tapi kalau lagi nyeri datang bulan gue selalu minta di beliin Kiranti. Karena rasanya enak dan efektif meredakan nyeri. Kalau kata temen gue mending Kiranti yang jelas terdaftar di BPOM, kandungannya tertakar dengan jelas. Sudah halal MUI lagi. 

Oh iya belakangan memang Banjarmasin ini lagi gak menentu harinya. Pagi sampai siang bisa panas kerontang, tapi sore bisa tetiba hujan deras. Dan itu yang terjadi kemarin. Saat baru sampai sekitar jam 3 sore lokasi acara sempat di guyur gerimis. Makanya tadinya gue mau yoga batal, karena alas yang akan di pakai basah. Gak oke banget buat naruh GazaRo. 

Tapi ternyata gak berlaku buat peserta lainnya. Malah jam 5 sore lokasi sempat benar-benar disiram hujan lebat. Yoga tetap berlangsung, meski ada yang berteduh tapi gak sedikit juga yang tetap stay yoga sambil hujan-hujanan. Mantap!

Sampai di rumah gue langsung neguk kiranti yang pegal linu. Selain badan emang udah pegel-pegel, kandungan jahenya lumayan buat badan yang sempet kena sedikit cipratan hujan. Botolnya yang warna biru. 

Kalau buat yang datang bulan sih yang Kuning ya, rasa original. Atau kalau gue biasanya yang orange, rasa jeruk. Kalau kamu suka yang mana?



Dan tau gak sih, sekarang gue bener-bener ikutan yoga akhirnya setelah pulang dari sana. Kebetulan di depan komplek perumahan yang gue tempatin, dibuka sanggar yoga. Kayaknya ini yang disebut Mestakung (semesta mendukung) kwkwkwkw. Apakah gue akan langsing seperti yang di harapkan?