Merawat Kulit Bayi Newborn Dengan Lactacyd Baby


Kalau kata orang, saat punya anak ke 2 orangtua jauh lebih siap. Sehingga saat terjadi sesuatu dengan anaknya orangtua tidak sepanik dulu. Kadang ada benarnya kadang gak sepenuhnya benar sih. Karena setiap anak itu istimewa alias berbeda, jadi kadang ada hal-hal baru yang akan ditemui.

Tepatnya Senin, 18 September 2017 kemarin akhirnya gue melahirkan anak ke dua yang kami beri nama Askara Lintang Elgaza. Jarak usia anak pertama dengan kedua bedanya 17 bulan *tutupMuka. Meskipun jaraknya dekat, tetap saja mengasuh si ading (adik dalam bahasa banjar) ternyata penuh tantangan dan sesekali tetap menghadirkan kepanikan.

Misalnya saat si ading pilek ketularan Bundaro (panggilan gue) di usia hitungan hari. Suami mendadak panik karena melihat bibir GazaRo membiru. Gue yang mengira bibir GazaRo biru karena merasa wajar ikutan panik ketika suami bilang bisa jadi indikasi kurang oksigen karena pileknya. Kami pun membawa GazaRo ke dokter anak. Dan ternyata kata dokter "itu cuma pigment bawaan orangtuanya. Orangtuanya kan hitam, bibirnya juga hitam toh." #eh kwkwkw


Ruam Popok Abang UmaRo dan Ading GazaRo

Waktu jaman merawat UmaRo (anak pertama) dulu, gue panik ketika mengetahui daerah sekitar kemaluannya muncul bintik-bintik merah. Setelah searching ternyata itu namanya Ruam Popok. Kebayang banget deh pasti rasanya gak nyaman. Ada yang bilang karena penggunaan tisu basah sebagai pembersih saat ganti popok yang gak cocok buat kulit sensitifnya. Akhirnya pemakaian tisu basah di stop (kecuali saat traveling) dan menggantinya dengan kapas yang di rendam air panas supaya steril.

Tapi ternyata ruam popok UmaRo tetap datang dan pergi. Oke saran berikutnya adalah memakai Diaper Cream. Tapi ternyata juga tidak banyak membantu. Sampai akhirnya ada yang menyarankan memakai Lactacyd Baby. 

Sempat sih khawatir kesulitan mendapatkan Lactacyd Baby karena gue tinggal di Kalimantan. Meskipun di Kota, tetap saja terkadang untuk mendapatkan beberapa produk tidak semudah saat berada di Jakarta. Sehingga apa-apa harus belanja online. Tapi ternyata mudah banget mendapatkan produk Lactacyd Baby di Banjarmasin. Di Apotek, dan beberapa minimarket ternyata Lactacyd Baby sudah tersedia.
Ading GazaRo Pules bobonya karena bebas Ruam Popok, Alhamdulillah....

Setelah rutin menggunakan Lactacyd Baby, Alhamdulillah ruam popok UmaRo perlahan-lahan sembuh. Nah belajar dari pengalaman Abang Umaro, ketika GazaRo mulai menunjukkan tanda-tanda akan ruam, gue langsung kasih Lactacyd Baby. Kebayang kan kalau ruam sepanjang hari, pasti tidur pun gak nyaman. Sedangkan bagi bayi New Born tidur berkualitas itu penting banget. Dan perasaan ibu-ibu kalau anaknya kena ruam popok pasti langsung Baper to the max. Berasa jadi ibu gak becus *hiks.


Fakta Seputar Kulit Bayi dan Cara Merawat Kulit Bayi Newborn

Siapa suka ngelus-ngelus kulit bayi? Gue suka banget karena kulit bayi itu lembut. Tapi di balik kelembutan itu, ternyata kulit bayi justru cenderung sering bermasalah. Karena kulit bayi lebih tipis dan keasaman atau pH yang lebih tinggi sekitar 7-8. Kalau kulit orang dewasa jangan di tanya ya, pasti lebih tebal. Dan ternyata kulit dengan pH tinggi lebih rentan terhadap pertumbuhan bakteri jahat. Makanya kulit bayi lebih mudah ruam, biang keringat, kemerahan, iritasi dan sebagainya.

Nah supaya terhindar dari masalah kulit, perawatan terhadap kulit bayi harus tepat dan sesuai. Misalnya dengan menggunakan sabun cair atau sabun pembersih yang menjaga keseimbangan pH kulitnya. Hindari juga gonta-ganti sabun atau produk perawatan kulit bayi. Kadang ini yang gak bisa di hindari ya Mak, apalagi kalau baru lahiran kado produk perawatan bayi biasanya banyak Cyiiin hihihi.

Salah satu yang harus diperhatikan saat merawat kulit bayi yang baru lahir adalah tali pusar nya. Karena kalau tidak di rawat betul-betul akan menimbulkan bau tidak sedap dan bernanah. 

Lactacyd Baby Sebagai Solusi

Awal pemakaian, gue kira Lactacyd Baby cuma sekedar cairan khusus untuk mengatasi masalah kulit saja. Tapi setelah follow Fanpage @LactacydBaby gue baru tahu kalau Lactacyd bisa juga di fungsikan sebagai Sabun dan Shampoo. 


Jadi kalau lagi traveling, biar gak ribet bawa kebanyakan Make-up, biasanya gue cukup bawa Lactacyd Baby ajah. Apalagi kalau traveling, kita gak pernah tahu ya kualitas air di tempat kita menginap seperti apa. Jadi Membawa Lactacyd Baby saat traveling adalah ide yang tepat.

Supaya Bunda semakin yakin dengan Lactacyd Baby, berikut gue lampirkan komposisi nya:Aqua, TEA-lauryl sulfate and Ammonium lauryl sulfate, Ethyleneglycol stearate, Diethyleneglycol stearate, hidrogenated peanut oil, lactic acid, lactoserum, ethlhydroxyethylcellulose, natural orange flovour, sodium methyl paraben, sodium hydroxide, cholesterol, phosphoric acid

Lactcyd Baby ini sudah teruji secara klinis loh. Alhamdulillah baik Abang Umaro maupun Ading Gazaro setelah pemakaian Lactacyd Baby ruam popoknya berangsur sembuh. Saat sudah sembuh pun pemakaian Lactacyd Baby tetep gue lanjutkan biar gak muncul lagi tuh ruam-ruam. Aman gak? Insya Allah aman. Selain Ph yang sesuai dengan kulit bayi, Lactacyd baby ini mengandung susu. Jadi aman digunakan setiap hari dan dalam jangka waktu yang lama. 

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger FLP

Kumpulan Emak Blogger

Female Blogger Banjarmasin

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan