Follow Us @curhatdecom

Selasa, 14 November 2017

CERDIK Mengembalikan Momen dengan Si Kecil Bersama So Good

20.47.00 5 Comments

Mak, kalau anak-anak sudah beranjak besar rasanya kayak ada kangen-kangennya gitu gak sih? Gue bukan lagi membayangkan saat GazaRo sudah beranjak besar ya. Tapi kadang suka denger curhatan para emak-emak yang katanya anaknya udah susah dicium, dipeluk, dan yang terjadi di jaman now adalah anak asyik dengan gedget.

Jaman now kan pastinya susah untuk berkata tidak pada gedget. Tapi ternyata setelah kenal gedget anak-anak malah asyik sendiri. Nah itu sih yang lagi gue alami. Dua orang keponakan yang gue ikut asuh dari jaman baru mbrojol sekarang lebih suka mojok dengan gedgetnya. 


Kemah bareng, uuuh kangeen

Mas Opal (10 tahun) dan Kakak Nabila (9 tahun) keduanya sering banget gue ajak beraktifitas seru atau gue fasilitasi berbagai permainan edukatif. Tapi sekarang mereka lebih suka main game di hape, nonton youtube, dan yang kekinian mereka udah main instagram. Yang sebelnya tuh kalau anak udah keasyikan sama gedget, biasanya mereka susah di panggil, susah di suruh makan, dan susah di suruh mandi.

Dulu waktu masih piyik-piyik salah satu kesenangan mereka adalah mendengarkan cerita dari gue. Point plus punya tante pendongeng profesional adalah mereka gak perlu bayar. Apalagi kalau lagi ulang tahun atau ada event di sekolahnya, hahaha. Tapi usia mereka yang udah lumayan gede apalagi udah terpapar gedget jelas tantenya yang meski sudah jadi pendongeng nasional jadi gak laku lagi, hiks. Padahal lewat dongeng dulu gue berhasil membuat Mas Opal berani jujur sudah memakai lipstik gue buat corat-coret tembok dan berhasil membuat dia menghentikan kebiasaan tersebut.


Manfaat Dongeng
Dongeng adalah pembelajaran yang efektif dan mengasyikkan seperti halnya musik dan humor. Sehingga proses belajar-mengajar akan berjalan dengan kondusif dan penuh semangat - Kak Seto
Yups, dongeng adalah salah satu metode menyampaikan pesan moral kepada anak dengan cara yang asyik tapi tidak menggurui. Dan jika di sampaikan dengan cara menarik maka bisa diserap oleh anak. Bahkan gue pernah diminta mengisi pelatihan dongeng untuk ibu-ibu yang menjadi subyek penelitian mahasiswa Psikologi S2. Setelah menerapkan dongeng sebagai "senjata" dalam menasehati anak, ibu-ibu tersebut jadi ketagihan mendongeng untuk anak-anaknya.


CERDIK So Good, Aplikasi Dongeng Jaman Now

Gue bukannya anti dalam memberikan gedget pada anak-anak. Karena memang ini jamannya gedget, dan mengenalkan pada anak supaya mengikuti perkembangan teknologi tidak ada salahnya. Bahkan dulu waktu mereka masih Balita gue sudah memperkenalkan gedget. Tapi penggunaannya di batasi, dan bermain gedget gue jadikan semacam reward kalau mereka berhasil melakukan sesuatu.

Sekarang ketika gue merantau dan tidak bisa lagi memantau, sedih saat kembali ternyata mereka sudah jadi gedget freak. Biasanya untuk mengambil hati mereka kembali, gue biasa pancing pakai makanan kesukaan mereka, salah satunya Nugget dari So Good.

Kenapa So Good? Sebetulnya banyak merk nugget di pasaran, tapi karena anak-anak dalam masa pertumbuhan tentunya gue hanya akan memberikan makanan yang aman dan enak. Ini jawaban politisnya. Ehm... jawaban sesungguhnya sebetulnya karena gue juga ikut makan sih. Dan gue selektif sama makanan, jadi cuma yang kualitasnya oke yang bisa di terima sama lidah dan perut gue kwkwkw. Tapi emang bener, dari segi rasa dan kualitas So Good nugget pilihan gue dan anak-anak.
Seru banget main bareng bocil-bocil...

Yang bikin seneng So Good lagi punya promo hadiah untuk anak jaman now. Hadiahnya berupa kartu yang kekinian banget, yaitu menggunakan teknologi digital Augmented Reality atau di singkat AR. Apaan tuh? Tau donk sekarang lagi kekinian kartu yang di scan dengan handphone kemudian muncul gambar bergerak di handphonenya.

Nah CERDIK alias Cerita Digital Interaktif dari So Good ini merupakan aplikasi yang edukatif. Cara mainnya ya itu tadi, tinggal buka aplikasinya, arahkan kamera ke kartunya, dan yes Cerita Digital Interaktif nya sudah bisa dinikmati.

Niat mau ngobrol cantik sama keponakan sambil ngemil Nugget So Good, ternyata malah jadi ngumpul seru sambil main dengan CERDIK. Nah dalam mendongeng biasanya di akhir cerita gue suka bertanya sama anak-anak hikmah cerita dsb untuk mengetahui input apa yang di dapat anak-anak. Nah begitu juga setelah mendengarkan cerita dari CERDIK. Ternyata mereka paham loh. Dan masih menarik untuk anak-anak seusia mereka.

Kakak Nabila serius banget dengeri ceritanya 

Setelah cerita selesai, ini momentnya gue untuk menyusup. Mereka kan masih dalam euforia mencoba teknologi AR yang masih baru bagi mereka. Nah dalam keadaan happy gitu akan mudah buat gue untuk masuk. Kemudian bertanya tentang sekolah, teman, dan kegiatan sehari-hari lainnya. Bagi gue melakukan hal itu penting. Karena dua keponakan gue ini butuh perhatian lebih karena kedua orang tuanya sudah gak bersama, dan mereka berpotensi menjadi produk broken home kalau tidak di dampingi.

CERDIK Aplikasi Komplit untuk Ibu dan Anak

ini namanya pojok emak-emak kwkwkw
Menurut gue aplikasi ini cihuy banget. Cerita digitalnya buat gue pribadi yang sudah emak-emak ini menarik (iyalah jaman kecil belum ada mainan beginian kwkwkw). Nah tambah menarik karena ada resep yang bisa di eksekusi biar emak-emak gak kehabisan ide menyajikan menu sehat dan enak di rumah.

Resepnya juga gampang-gampang dan praktis banget. Bisa dipakai buat Happy Cooking alias memasak bareng si kecil. Kalau di rumah gue kegiatan masak bersama di sebutnya happy cooking hehehe. Dan kegiatan masak bersama selain juga bisa meningkatkan bonding dengan anak, menambah kreatfitas, juga bisa meningkatkan selera makan anak.

Berbeda dengan emak-emak yang kalau habis masak suka kenyang karena kelaman nyium bumbu di dapur, anak-anak justru lebih antusias makan hasil kreasinya sendiri loh. Yah, biasanya kalau mereka malas makan itu karena makanannya terlalu cantik sehingga sayang kalau harus dimakan. Tapi secara umum, selera makan mereka meningkat dengan dilibatkan langsung saat proses pembuatan makanan.

Oh iya, yang mau koleksi kartu-kartu So Good CERDIK bisa didapatkan untuk setiap pembelian produk So Good siap Masak (Bakso, Nugget, Stick, Seafood, Shaped Nugget, Whole Muscle, Sausege) kemasan 400 gram. Kartunya berbingkai dan bisa disambung. Jadi gak takut tercecer dan hilang. Ada 3 dongeng pilihan yang bisa dikoleksi.  

3 dongeng pilihan yang bisa di koleksi

  1. Lala dan SingSing
  2. Umbo Larage
  3. Chika dan Chiko
Seru kaaan... ayo mak ikutan koleksi mainan kekinian. Ini bisa jadi contekan emak yang gak punya stok dongeng untuk di ceritakan ke anak. Ini bisa jadi semacam 'perpustakaan cerita' tapi gak menuh-menuhin ruangan. Gak perlu rak buku juga hehehe...

Selasa, 07 November 2017

Sengaja Mengosongkan Jadwal Manggung, Ini Yang Dilakukan Pendongeng GEPPUK

17.58.00 1 Comments

Tidak berkemeja, tidak berdasi, tidak bersepatu pantofel bahkan tidak berjas. Tapi jangan mengira mereka adalah deretan pengangguran. Mereka adalah pendongeng yang dalam sehari bisa berada di 3 lokasi berbeda bahkan 10 kalau dapat pinjaman pintu ke mana saja Doraemon.

Bukan perkara mudah mengumpulkan para pendongeng GEPPUK dalam satu tempat secara bersamaan. Karena memang jadwal show mereka yang luar biasa padat. Namun beberapa pendongeng GEPPUK pada tanggal 7 November 2017 sengaja mengosongkan jadwal untuk mengikuti Upgrading. Oh iya, GEPPUK bukan nama makanan ya. Tapi sebuah komunitas GErakan Para Pendongeng Untuk Kemanusiaan.

Sebagai pendongeng kemanusiaan, selain aksi nyata dengan terjun ke lokasi bencana kemanusiaan menghibur anak-anak, tentunya reportase kegiatan menjadi sangat penting. Selain menjadi laporan kegiatan juga sebagai upaya ajakan kepada masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi. Tentunya dengan tulisan dan hasil foto yang maksimal hal tersebut baru mungkin terwujud.

Untuk urusan berbicara di depan umum para pendongeng ini jelas sudah biasa. Menulis cerita dongeng pun tidak perlu diragukan lagi keahlian para master ini. Tapi menulis reportase atau menulis peristiwa ternyata menjadi tantang tersendiri bagi mereka. Lihat saja tingkah Kak Ade salah satu pendongeng bekasi. Alih-alih menulis, Kak Ade malah pura-pura membaca hasil tulisannya yang padahal tidak satupun terketik di layar handphonenya.

Upgrading GEPPUK kali ini, menghadirkan Kak Galuh sebagai pemateri kelas menulis dan Kak Fajar sebagai pemateri kelas foto. Yups, selain reportase berupa tulisan, foto juga penting sebagai penunjang. Nah seringkali foto yang dihasilkan masih sekedarnya saja. Di kelas foto, kak Fajar memberikan pelatihan menghasilkan foto-foto yang mampu bercerita.

Bertempat di Sekolah Masjid Terminal Depok, upgrading GEPPUK ini di hadiri 10 peserta dan 2 orang narasumber. Kegiatan berlangsung sangat ramai. Karena ada saja candaan reyah dari para peserta yang membuat setiap menitnya menyenangkan. Waktu 3,5 jam terasa kurang, sehingga rencananya upgrading ini akan berlanjut ke sesi ke 2. Semoga pendongeng yang belum bisa hadir di sesi pertama ini berkesempatan hadir di sesi selanjutnya.

Rabu, 01 November 2017

Jangan Lakukan Ini Pada Lipcream Wardah Terbaru

06.00.00 8 Comments
Lip Cream Wardah (Sumber: twitter @wardahbeauty)

Masih ingat cerita gue tentang lipcream Wardah hadiah dari suami beberapa waktu lalu? Apa belum baca? Oke silahkan baca cerita singkatnya di sini.

Gue emang gak pernah mengikuti perkembangan kosmetik. Untuk kosmetik bibir gue cuma tahu lipstik, lipbalm, dan lipgloss. Nah untuk produk wardah gue cuma paham yang long lasting, yang eksklusif (yang wadahnya ijo), dan yang wadahnya silver. Jujur gue gak paham perbedaannya dimana hehehe...

Nah waktu itu gue mendapatkan hadiah kejutan kecil dari suami yaitu lipcream Wardah no 3. Sempat sedih karena kok ya di kasih lipglos, ini sih gak ada warnanya. Kalaupun ada pasti cepat hilang, trus bibir terlalu becek.

Setelah baca kemasannya katanya ini lipstik mate, tapi kok cair? Karena yang gue tahu mate itu bentuknya stik. Oke, gue pikir ini lipstik mencair karena kepanasan. Karena pas gue terima emang agak panas. Maklum siang itu Banjarmasin lagi terik-teriknya.

Nah apa yang gue lakukan saudara-saudara? Yak... Lipcreamnya gue masukin kulkas biar kembali beku hahaha. Tapi tetap ajah, kok ya aneh. Mate tapi ada kuasnya. Akhirnya gue, eh suami tepatnya mulai browsing. Untuk urusan bertanya pada mbah google suami emang jagonya. Gue nunggu intisarinya ajah kwkwkw...

Ternyata memang yang dibeli suami ini lipcream, gincu yang lagi kekinian banget. Konsepnya emang mate, tapi bentuknya cair. Nah berikut pengalaman gue menggunakan Lipcream Wardah.

Lebih Mudah Digunakan

Dari dulu gue sebetulnya menghindari lipstik mate. Kenapa? Yang udah-udah gue ngerasa lipstik mate itu susah pakainya. Yang bentuknya palet gue gak pernah rata ngolesinnya. Kalau mau rata ketebelan banget rasanya. Kalau yang stick juga sama, rasanya kayak gak rata.

Nah lipcream ini sekali usap gue ngerasa rata, karena memang dia bentuknya cair. Jadi gampang mengoleskannya. Jadi bisa pakai tipis ajah. Apalagi suami gak suka isterinya terlalu menor.

Awet

Lipcream ini lebih awet ternyata dari seri lipstik wardah eksklusif atau yang wadahnya perak menurut gue. Sangat cocok buat gue yang males touch up berkali-kali. Iya gue mah cewek KW klo urusan dandan. Apalagi kalau lagi solat, gak bisa tuh gue yang habis solat atau wudhu harus bedakan lagi dsb hehehe...
Pakai no 3, pemberian Suami tersayang hehehe

Halal

Iya udah tahu kan ya, kalau produk wardah semuanya dijamin halal. Oh ya, sebelum wardah jadi perusahaan besar seperti sekarang gue sudah familiar dengan brand ini dari jaman SMP loh. Waktu itu kalau gak salah produk nya Wardah masker atau bedak ketiak gitu (lupa-lupa ingat).
Foto: marketeers.com

Kakak gue salah satu salesnya. Dulu masih kayak MLM gitu, penjualan terbatas. Waktu itu yang jadi kampanyenya adalah kosmetik halal. Jaman itu kosmetik halal kayak oase di tengah gurun sahara. Jaman dulu orang gak banyak melek soal kehalalan produk. Makanya bagi gue Wardah istimewa. Oh iya suami dulu setelah lulus juga hampir kerja di wardah, sudah ketemu dengan ownernya untuk wawancara. Tapi memang belum rezekinya disana.

Suami sesekali suka cerita tentang pengalamannya yang berkesan saat di undangan ke Jakarta untuk interview. Eh kok jadi melebar ceritanya hahaha...

Banyak Pilihan Warna

Iyaaaa... Lipcream wardah ini pilihan warnanya banyak. Di acara Gathering Female Blogger Banjarmasin bersama Wardah gue dapet 3 warna terbaru nya cyiiin. Kalau kata gue stok selama 3 tahun aman kwkwkw (ya kali tetep harus cek tanggal kadaluarsanya lah)

Isi Goodie Bag Beauty Class FBB feat Wardah isinya 3 lipcream dengan variant Heart Beat, Rosy Cheek, dan My Honey Bee. Warnanya oke-oke banget. Yang Heart Beet warnanya cukup berani. Pernah gue nyoba pakai, trus lupa di hapus. karena saking awetnya gue lupa menemui Paman Ojek Online yang antar makanan pakai warna ini. Setelah inget rasanya pengen benemin muka di bawah bantal kwkwkw.

Lebay sih? Ya buat gue yang gak berani warna hal tersebut cukup biki syock hahaha.

Oke jadi sudah paham ya, kalau lip cream ini bentuknya memang cair. Jadi gak usah di masukin kulkas segala (*ngomong sama diri sendiri). Please semoga yang sama awamnya kayak gue, setelah membaca riview ini gak melakukan hal bodoh seperti yang gue lakukan hahaha.

Tutorial Make-Up Basic Bersama Wardah dan Female Blogger Banjarmasin

04.54.00 0 Comments

Oke masih inget kan tentang curhatan gue beberapa waktu lalu tentang Tips Tetap Waras #AlaBundaro? Oke kalau lupa or belum baca bisa cek di sini. Nah puncak dari acara Ultah Female Blogger Banjarmasin, adalah terselenggaranya beauty class bekerjasama dengan Wardah Kosemetik Banjarmasin.

Sebetulnya sih gue sempat akrab dengan make-up lengkap. Dulu kan jaman SMK pernah gabung di ekskul kesenian Gambang Keromong. Karena sering perform dan di tuntut bisa make-up sendiri, ya gue lumayan lah bisa sedikit. Tapi diluar itu, ya make-up ala-ala ajah. Cukup pelembab, DD cream, bedak two way cake, eye liner, dan lipstik. 

Nah di acara beauty class tanggal 22 Oktober 2016 bersama Wardah kemarin akhirnya gue seperti di reminder. Malah lebih detail ilmunya hehehe.


Salah satu keriweuhan saat beauty class kwkwkw
Langsung ajah ya, ini tutorial Make-Up Basic yang berhasil gue dokumentasikan. Semoga gak kelewat, walaupun saat prosesnya sering terlambat karena si GazaRo sesekali memanggil hahaha...


  1. Proses Pembersihan
    • Karena kemarin kebanyakan sudah memakai make up, maka langkah pertama adalah membersihkan sisa riasan pada Mata dan Bibir dengan menggunakan Eye Make Up Cleaner. Untuk membersihkan eye liner, maskara, dan lipstik (terutama mate) memang butuh pembersih khusus. Caranya dengan terlebih dahulu mengocok Eye Make Up Cleaner agar cairannya tercampur rata. Kemudian usapkan dengan menggunakan kapas. Kalau wajah kita masih bersih, langsung ajah ke step berikutnya ya guys.
    • Milk Cleanser, cara menggunakan milk cleanser ternyata ada triknya. Dulu gue cuma usap-usap trus lap pakai kapas, beres. Ternyata yang benar adalah dengan mengoleskan terlebih dahulu milk cleanser di 5 titik (dagu, dahi, pipi kanan dan kiri, kemudian hidung). Lalu ratakan dengan gerakan rotasi atau memutar. Beri sedikit pijatan. Sebetulnya paling enak kalau minta tolong orang, jadi kayak facial di salon hahaha. Oke setelah cukup rata dan merasa sudah terangkat seluruh sisa make-up bersihkan sisa milk cleanser dengan tisue. Bukan kapas ya.
    • Facial Wash, nah ini yang tidak terduga. Gue kira setelah Milk Cleanser dilanjutkan dengan Toner. Tapi ternyata supaya maksimal step berikutnya adalah facial wash.
    • Toner, akhirnya terjawab sudah rasa penasaran gue. Yang gue baca toner itu kan penyegar, tapi selama ini gue pakai untuk membersihkan sisa milk cleanser. Dan ternyata yang betul ya memang dipakai untuk penyegar. Cara menggunakannya adalah dengan di tuang di kapas, kemudian di tepuk-tepuk ke seluruh permukaan wajah. Ingat bukan di seret ya, tapi di tepuk-tepuk. Karena jika di seret justru bisa membuat iritasi.
  2. Fondation
    • BB Cream, penggunaan BB cream ini hampir sama seperti saat menggunakan milk cleanser. Bedanya kalau BB Cream ini selesaikan per titik dulu baru pindah ke titik lainnya. Karena BB Cream cepat kering. Arahnya mengikuti bulu-bulu halus di wajah.
    • Bedak Tabur, fungsi bedak tabur ini untuk mengunci fondation dan mengontrol minyak. Cara pakainya bukan dengan spons, tapi pakai kuas blush on yang besar.
  3. Bagian Mata
    • Eye Shadow, gunakan warna terang seluas kelopak mata. Kemudian pilih yang agak gelap untuk sudut mata. Oh iya cara pakai eye shadow ini ternyata dengan cara di tepuk loh dengan kuas, bukan di seret. Karena ternyata selain lebih awet, warna yang dihasilkan tidak mengalami perubahan.
    • Eye liner bawah, kita bisa menggunakan pinsil eye liner atau kalau mau hemat bisa menggunakan eye shadow dengan menggunakan kuas khusus.
    • Eye liner atas, pemakain eye liner atas caranya dengan menyapukan kuas pada kelopak mata tepat di atas bulu mata secara tipis.
    • Maskara, ada tips supaya maskara tidak cepat kering. Yaitu jangan mengocok maskara, sebab udara jadi mudah keluar masuk. Tapi cukup memutar kuas di dalam wadahnya saat akan digunakan.
    • Pinsil alis, oke gue belum mahir untuk pinsil alis ini. Karena emang gak tertarik sih padahal alis gue kayak hutan belantara hahaha. Cara pakai pinsil alis yang benar ternyata kita buat pola dulu, baru deh dicoret tipis dan ratakan. Aiiih tetep ajah gue masih kesulitan... padahal juga salah satu yang bikin orang pangling saat dandan adalah bagian alisnya. Apalagi kalau alisnya yang bergelombang ala ulat bulu kwkwkw
  4. Shading
    • Bedak padat, sebelum beralih ke shading sempurnakan riasan dulu dengan bedak padat. Cara pakainya di tepuk-tepuk ya, bukan di seret.
    • Shading hidung, membuat shading pada hidung ternyata gampang. Cukup gunakan eye shadow berwarna dark brown. Usapkan pada telunjuk dan ibu jari, kemudian tari dari pangkal hidung sampai ujung runcingnya. Kemudian bagian tengahnya usapkan dengan bedak padat yang warnanya terang atau dengan eye shadow berwarna putih.
    • Shading pipi, ini penting banget buat yang mau terlihat tirus. Sama seperti shading hidung, gunakan eye shadow berwarna dark brown. Lalu sedot pipi sampai tulang pipi terlihat. Nah usapkan eye shadow tadi sepanjang tulang pipi. Tadaaa lihat sendiri deh hasilnya.
  5. Step Akhir
  6. Please Jangan Fitnah Gue Pake 360 yak kwkwkw
    • Blush On, kalau shading tadi di tulang pipi kita oleskan blush on tepat di pipinya. Caranya dengan senyum selebar mungkin, nah kita bisa lihat deh area pipi yang akan di usapkan blush on.
    • Lipstik, belakangan gue lagi suka banget pake lipcream dari wardah. Karena selain awet, cara pakainya juga gampang banget. Dan di acara kemarin gue dapet 3 lipcream warna terbaru dari wardah. Yaitu Heart Beat, Rosy Cheek, dan My Honey Bee. Warnanya cakep-cakep banget deh. Sampai-sampai saat gue posting di instagram pada berebutan minta. Ya kali... beli sendiri gih hahaha
Berhubung gue punya suami yang gak ridho isterinya dandan-dandan berlebihan, saat beauty class kemarin gue pakai BB cream dan bedaknya tipis-tipis. Jadi tidak terlalu menor. Yah walau suami akhirnya gak bilang "cantik" saat datang menjemput setidaknya doi gak ngomel "HAPUS" kwkwkw.

Gue emang yakin susah dapat pujian soal kecantikan dari doi, jadi yang gue tanya saat ketemu adalah "kemenoran gak?" alhamdulillah katanya 'cukup' hahaha. So silahkan disesuikan ajah ya untuk ketebalannya...

Pokoknya gue bersyukur banget deh ikut beauty class Wardah dan FBB kemarin. Karena gue gak mungkin boleh ikutan beauty class kalau bukan karena alasan 'Acara Blogger Gathering' hahaha. Dan gue gak akan punya lip cream warna-warna berani kalau bukan dapat goodie Bag dari acara kemarin hahaha.


Oh iya koleksi kosmetik wardah gue juga nambah karena dapat hadiah blog competition nya. Lumayan stock make up beberapa tahun ke depan amaaan. Tapi tetap harus perhatikan tanggal kadaluarsanya sih hehehe...

Minggu, 29 Oktober 2017

ASI Melimpah Kadang Merepotkan Loh

20.54.00 10 Comments


Loe sih enak ASI nya banyak
Kira-kira itulah kalimat yang sering gue denger, terutama saat gue mulai 'kampanye' tentang pemberian ASI Eksklusif. Bukan cuma kalimat di atas yang gue dapet, tapi label 'sok idealis' atau 'gak empati' juga pernah gue dapatkan.

Mungkin benar, punya ASI melimpah itu enak. Tapi yang tidak merasakannya tidak akan tahu kalau ASI melimpah juga merepotkan. Misalnya gue harus bolak balik ganti baju, ganti pakaian dalam, rajin mencuci baju seprei bantal atau apapun yang terkena ASI karena jadi lebih cepat berjamur, bahkan gue pernah sampai demam karena masuk angin karena saat tidur ASI bikin baju basah atau karena PD (Payudara) bengkak.


Gue yang males mandi, akhirnya harus mandi minimal 3x sehari. Ganti baju minimal juga 3x sehari. Atau gue akan menyambut suami pulang dengan bau susu basi *hikz.


Tapi dengan rajin mencari informasi akhirnya gue mendapatkan beberapa cara mengatasi ASI melimpah ini sehingga tetap nyaman menjalani aktifitas sehari-hari. Intip yuk Tips Ala Bundaro *triiing



Menyusui Sesering Mungkin

Ini tips bukan cuma buat mengatasi ASI melimpah, tapi juga untuk membuat ASI lebih melimpah. Karena ASI kan prinsipnya supply demand. Alias tersedia menurut permintaan 'pasar'. Nah dengan menyusui sesering mungkin setidaknya PD kita tidak terlalu penuh. Jadi PD tidak bengkak, dan menghindari ASI rembes.
Jangan terlalu bangga dengan stock ASI melimpah di kulkas, tapi tidak pernah menyusui Bayi secara langsung... ~ dr. Tiwi dalam Seminar menyusui di Banjarmasin tahun 2016
Yups, menyusui bukan cuma sekedar proses memberikan makan bayi. Tapi juga menjadi 'fasilitas' bonding ibu dengan anak. Jadi sebisanya susui bayi secara langsung kapanpun dimanapun. 

Gue termasuk yang gak setuju kalau ada yang nyuruh menyusui anak di toilet itu tempat kotor tauuuu, yang nyuruh menyusui di toilet silahkan coba dulu makan di toilet. Mau Gak? Tapi gue juga gak setuju kalau menyusui sambil umbar aurat. 

Sekarang kan ibu menyusui bisa memakai BreastFeeding Nursing Cover.  Kalau dulu gue pakai kerudung buat nutupin saat menyusui, setelah gue tahu menyusui adalah proses 'bermesraan' ibu dengan bayi maka gue pilih pakai apron menyusui.

Nursing cover/apron menyusui dari Mooimom ini di atasnya ada semacam lengkungan dari plastik sehingga saat di pakai kita tetap bisa menatap, atau ngobrol dengan bayi. Minimal bisa memantau bayi apakah nyaman dan pastinya untuk sirkulasi udara. Bahannya dari katun, nyaman banget dipakai.


Gunakan Bra Khusus Menyusui yang Nyaman

Saat menyusui, ukuran PD lebih besar loh bahkan dari ukuran saat hamil. Nah bra yang terlalu sempit akan membuat PD sakit. Dan menggunakan bra biasa saat menyusui menurut gue sangat merepotkan.

Tapi gak semua bra menyusui nyaman loh. Tapi saat gue mencoba Super Elastic Seamless Maternity & Nursing Bra gue langsung jatuh cinta. Bahannya lembut, dan rasanya kayak gak pakai bra tapi tetap menopang PD dengan baik. Oh iya gue tipe yang gak suka pakai busa, dan senangnya produk ini busanya bisa dilepas atau di pasang.

Bra yang terlalu sempit menekan PD sehingga ASI kadang jadi keluar karena seperti di pompa. Makanya penting banget pakai bra yang nyaman.

ASI Rembes?

Dulu untuk mengatasi ASI rembes gue suka ganjelin pakai handuk kecil. Tapi itu jelas gak praktis. Dan emang ternyata tetep masih rembes. Nah buat bunda yang kasusnya sama coba pakai Washable Nursing Pads atau yang biasa dikenal dengan breast Pad. Biar hemat dan lebih Go green, breastpad dari Mooimom ini di rekomendasikan banget karena bisa di cuci dan dipakai berulang-ulang. Terbuat dari Rayon Ultra Soft dan serat Bamboo dan kapas. Daya Serapnya bagus, tapi tetap harus rajin ganti ya supaya tidak tumbuh bakteri.

Nah untuk bepergian biar praktis, bisa pakai Disposable Breast Pads alias breastpad sekali pakai. Karena repot juga kalau bepergian bawa-bawa breastpad ganti yang udah kotor hehehe. Daya serapnya tinggi, terbuat dari 100% cotton. Lembut dan anti alergi. Bedanya untuk yang sekali pakai ini ada perekat di belakangnya supaya tidak mudah bergeser.

Tidak mau ASI Terbuang?

ASI itu mahal. Setuju banget. Karena untuk mendapatkannya emak butuh pikiran positif, jiwa yang tenang, dan terus merasakan bahagia. Dan untuk mendapatkannya itu susah susah gampang. Nah makanya kadang kalau ASI kebuang itu rasanya nyesek.

Bagi beberapa ibu mungkin ada yang kayak gue. Saat PD sebelah di sedot/dipompa yang sebelah ikut ngucur. Iya ngucur, bukan rembes lagi, hihihi...

Nah dulu gue selalu nampung dengan gelas atau botol dot. Tapi jelas gak praktis banget. Malah pernah gelasnya jatuh dan pecah *hikz. Sempet juga beli breastpad silicon, tapi ternyata tampungannya hanya sedikit. Sedangkan gue bisa menampung sampai 100ml hasil rembesan.

Kehadiran Silicon Breast Pump dari Mooimom sangat membantu gue. Karena selain daya tampungnya yang banyak, cara pakainya juga gampang. Tinggal di pencet sedikit lalu dia akan menempel di PD. Ini bisa dipakai buat mengatasi ASI yang terlalu deras loh. Kadang bayi suka ogah minum kalau terlalu deras. Itu juga gue alami. Jadi sebelum menyusui biasanya gue pompa sedikit.

Breast Pump ini sangat praktis. Dibandingkan pompa ASi yang banyak printilannya, kalau sekedar untuk penggunaan ringan sangat membantu.


Tetap tampil Seksi?

Yang satu ini bonus deh dari gue buat Busui yang mau tampil ideal kembali. Yaitu menggunakan Elastic Adjustable Corset. Sempet curiga kalau korset ini gak akan muat di perut endut Bundaro. Tapi ternyata muat dan perekatnya kuat. Korset gue sebelum-sebelumnya berakhir dalam lipatan baju karena gak terpakai. Selain gak muat, begitu duduk perekatnya lepas.

Elastic Adjustable Corset juga di lengkapi perekat tambahan di kanan dan kirinya. Fungsinya untuk menarik lebih maksimal lagi korset dan mengunci. 


Masih banyak loh produk-produk Mooimom Lainnya. Toko Offlinenya ada, tapi buat yang diluar kota Jakarta bisa belanja online dengan mampir ke websitenya atau ke Fanpage dan Instagram Mooimom. 



Kamis, 19 Oktober 2017

Ayo Cetak Foto : Wajahmu Boleh Tak Lagi Hadir, Tapi Fotomu Akan Menjadi Pengingat

00.13.00 5 Comments

Apa yang bisa kita lakukan saat orang yang kita cintai pergi untuk selamanya? Apalagi saat kata bernama rindu menjelma menjadi emosi yang mengundang air mata. Saat tangan tidak lagi bisa memeluk, saat mata tak lagi dapat menatap senyum, tawa, tangis dan semuanya tentang dia yang pergi. Apa yang bisa kita lakukan?

Gue masih ingat beberapa hari pasca kehilangan Umaro (baca juga: Berdamai Dengan Luka) gue duduk dekat mertua menonton video-video dan foto-foto Umaro dari Handphone sambil bercerita tentang kelucuan bayi kecil gue itu. Asisten rumah tangga yang duduk gak jauh dari kami kemudian bilang "Ibu... sudah jangan di lihat-lihat lagi fotonya. Nanti ibu sedih."

Dengan senyum menghiasi wajah gue jawab dengan santai si Acil (Bahasa Banjar : Bibi) "Gak papa Cil, saya cuma punya foto untuk menghibur saya. Saya cuma punya foto untuk pelampiasan rindu saya." Ya benar, gue cuma punya foto. Karena raganya sudah tidak mungkin lagi hadir.

Sampai saat ini kalau sedang kangen-kangennya, maka yang gue lakukan adalah membuka lagi galeri foto di handphone. Memandangi wajah yang akan selalu gue rindukan seumur hidup gue itu.


Handphone Suami Hilang

Selain kehilangan orang yang dicintai, kehilangan barang seperti handphone juga pasti bikin nyesek. Kalau barang seperti handphone bagi gue yang bikin nyesek adalah kehilangan data-data di dalamnya. Entah itu foto, kontak orang-orang, atau data-data lainnya yang tidak terbackup.

Beberapa bulan setelah Umaro pergi, ternyata musibah berikutnya adalah suami kehilangan handphone. Yang bikin sedih adalah, banyak foto-foto almarhum disana yang belum sempat gue backup. Padahal foto-foto tersebut mau gue cetak tapi belum sempat.

Selain handphone hilang, masalah lain yang bikin was-was terhadap data digital adalah kehadiran virus. Kalau sudah kena virus gak tau lagi deh gue harus bilang apa. Nyesek banget udah pasti.

Tapi foto-foto Umaro jumlahnya banyak banget. Bahkan ketika akhirnya gue pindahin ke flasdisk dari baru lahir sampai terakhir usia 10 bulan jumlahnya sampai 3Gb. Hehehe... iya maklum anak pertama. Makanya emaknya lagi "norak-noraknya".

Sebetulnya gue udah punya Baby Journal buat Umaro. Tapi gue harus pilih foto karena space terbatas, trus harus pergi ke tempat cetak foto yang mana itu ribet banget kan karena gue punya baby, plus biaya cetak per lembarnya itu loh mihil.

Bisa ajah sih gue akhirnya nge-print sendiri dengan beli kertas foto. Tapi dari yang udah-udah, hasil cetaknya kurang maksimal, trus fotonya gak tahan lama. Pasti deh cepet rusak. Makanya keinginan bikin kumpulan foto Umaro belum terlaksana.

Cetak Foto Online Mudah Dengan Idphotobook

Masih sambil menimbang-nimbang foto mana yang mau di cetak, ternyata ada teman FB gue yang sama-sama Blogger baru ajah meriview Jasa Cetak Foto Online idphotobook. Apaan tuh?
Sumber : Fanpage Idphotobook

Nah Jasa Cetak Foto Online ini maksudnya kita tinggal transaksi, kirim gambar, dan tunggu hasilnya. Foto yang kita kirim akan dibuat dalam satu album. Kolase, desain, dan tata letaknya sudah jadi bagian dari harga paket.

Jadi kalau kita cetak foto, masih ada PR beli album foto lagi, nah kolase foto yang kita buat di idphotobook sudah jadi berupa album foto. Dari yang gue lihat sih, hasilnya bagus-bagus. Harganya juga murah banget. Kok tahu murah?
Kata temen yang sudah nyoba, kualitas kertasnya juga bagus jadi Insya Allah Awet (Sumber Foto: Fanpage Idphotobook)

Soalnya gue pernah minta tolong teman yang juga photographer buat bikinin album foto Umaro. Saat ditanya harga dan gue kasih perbandingan dengan harga di idphotobook doi malah bilang "itu murah banget kak, loe cetak disana ajah. Kalau gue gak enak kasih harga pro ke elu. Kasih harga temen dapur gue yang perlu di kasihani." hihihihi
Sampulnya Hard cover, jadi pasti lebih awet (sumber Foto : Fanpages idphotobook)

Tambah mupeng pengen cetak foto di idphotobook karena emang hasilnya kelihatan eksklusif banget. 
Paket Harganya (sumber foto : Fanpages idphotobook)

Gimana Cara Order?

Cussss langsung Ajah Kepo-in Fanpagesnya. Kadang ada promo-promo menarik loh. Misalnya kayak ada diskon khusus atau promo free ongkir. Gue juga lagi ngumpulin foto-fotonya dulu nih yang mana mau di cetak. Habis foto Umaro banyak dan lucu-lucu.


Biasanya untuk order bisa langsung chat fanpage idphotobook atau bisa lewat nomor wa yang ada. Komen lewat postingannya juga fast respon kok. Cuss lah jangan nunggu bengong melongo karena foto di hape hilang atau terhapus. penyesalan itu selalu belakangan, kalau duluan namanya pendaftaran hehehe.


Selasa, 17 Oktober 2017

Tetap Waras Jadi Ibu Rumah Tangga Dengan NgeBlog

08.18.00 7 Comments
Baby GazaRo dalam gendongan, ini ceritanya Emak kangguru lagi Nge-Blog *LOL

Kira-kira hampir 3 tahun lamanya gue dipersunting sama pria yang gue panggil "Abang". Dan Sebagai bonus dari pernikahan itu adalah gue di boyong ikut merantau, gak tanggung-tanggung nyebrang pulau Bo! Ke pulau Kalimantan, tepatnya di Banjarmasin.

Yah walau gak seramai ibu kota, Banjarmasin gak bisa dibilang sepi juga sih. Masih bisa ngerasain Nge-Cafe, Nge-Moll (walaupun cuma satu), nonton bioskop (walaupun film box Office ngantrinya bisa sampe dua lantai kwkwkw), dan masih bisa ngerasain Ojek Online baru-baru ini.

Di Ibukota, aktifitas gue lumayan banyak. Dari kerjaan, jadi pendongeng profesional, dan kegiatan sosial dengan buka Taman Bacaan bareng sahabat-sahabat gue. Tiba-tiba pindah, bikin kehidupan gue mendadak berubah 180 derajat. Jauh dari keluarga, jauh dari sahabat, dan gue gak bisa ngeksis dongeng lagi karena disini belum ada pasarnya. Dan itu berat loh buat gue yang dulunya eksis.

Sebagai "Pelarian" gue mulai iseng di dapur. Segala resep yang sliweran di timeline sosmed gue coba. Sempet jualan makanan juga sebagai hobi dan lagi-lagi "pelarian". Dan akhirnya pelarian gue berakhir pada keputusan gue untuk aktif Nge-Blog.

Perjumpaan Pertama Dengan Para Blogger

Jadi blogger di Banjarmasin, jangan berharap bisa se-eksis di Jakarta. Yang mana event udah kayak "kacang goreng" yang bertebaran di mana-mana dan hampir setiap hari. Sampai akhirnya ada event perdana yang gue ikutin, dan itu mempertemukan gue dengan blogger-blogger Banua lainnya.

Kopdar Perdana Member FBB nih hehe

Setelah event berakhir ternyata 'kebersamaan' kami tidak usai begitu saja *tsaaaah. Setelah keluar dari grup wa dengan EO, kami membuat grup baru. Karena waktu itu event-nya salah satu produk susu, dan kebanyakan yang ikut pastinya emak-emak. Yang kumpul di grup wa ya pastinya emak-emak kwkwkw.

Dan entah bagaimana ceritanya, akhirnya terbentuklah komunitas kecil-kecilan ala kami yang diberi nama "Female Blogger Banjarmasin" atau disingkat FBB. Ini kalau speel nya orang Banjar bisa jadi PBB kwkwkw...

Di grup tersebut gak cuma ilmu nge-blog atau aktifitas blog walking ajah. Kadang sering ada sharing sesion tentang... Kehidupan emak-emak kwkwkw. Nah uniknya ternyata di FBB ini kebanyakan isinya adalah Beauty Blogger. Alias para blogger yang lihai sekali soal per-make-up-an.

Cewek-cewek Kece

Dan Gue sangat terbantu untuk minta di jelaskan berbagai macam make-up yang emang pada dasarnya gue gak paham. Gue mah taunya cuma alas bedak, bedak sama gincu. Yah tambah eye liner lah ya, gak segitu polosnya juga sih hahaha.


Setahun Berlalu...

Setelah setahun, yippi akhirnya FBB merayakan hari jadinya yang pertama. Itu yah kalau anak kecil, setahun itu lagi lucu-lucunya. Lagi gemesin juga sama "polah-polah" barunya. Lagi mulai aktif dengan berbagai kegiatan. Dan tentunya tidak pernah berhenti dalam berproses alias belajar. 


Maka seperti itu pula FBB saat ini. Meski pengurusnya agak "galak" dengan menerapkan aturan-aturan tapi gue suka. Misal yang daftar Blog-walking tapi 'curang' dengan tidak BW ke temannya maka dia dihukum beberapa waktu gak boleh daftar dikesempatan berikutnya (gue pernah kena hukum kwkwkw).

Atau pengurus tegas soal pemasangan logo dsb. Bagi gue itu baik untuk langkah awal sebelum komunitas ini menjadi besar. Pondasi itu perlu, karena kalau sudah terlanjur besar maka akan sulit lagi nantinya. Dan aturan-aturan tersebut selama masuk akal juga baik, untuk menegaskan komitmen setiap membernya.

Sama seperti kita punya anak, selain memfasilitasi juga tetap ada aturan yang diterapkan kan? Tujuannya apa? Ya agar anak disiplin, punya etika dan terbentuk karakternya. Betuuuul???

Pokoknya Happy B'day buat Female Blogger Banjarmasin. Insya Allah berkah dan eksis kedepannya. Semoga membernya tetep solid dan semakin bertambah. Biar rame kita kalau ngobrol-ngobrol di wa hehehe. Oh iya gak sabar juga nih pengen kopdar lagi sama kalian. Seseruan bareng di acara puncak ulang tahun Female Blogger Banjarmasin bersama Wardah tanggal 22 Oktber ini. 


Make-up Pertama Pemberian Suami *Cihuuuy

Ramadhan tahun 2017 sebetulnya gue punya niat mau bikin Vlog Dongeng. Tapi ternyata niat itu pupus. Alasannya sederhana, karena lipstik gue ilang kwkwkw (Alasan Macam Apah Ini?!)

Iya bener, mood gue ilang seketika karena si lipstik gue ilang. Lah, mosok yo gue rela kelihatan pucat di Vlog yang niatnya gue bikin se-Pro mungkin. Sebagai isteri solehah, bicaralah gue pada sang suami untuk minta izin membeli Lipstik. Eh sebetulnya bukan izin sih, lebih ke ngarep di kasih tambahan uang belanja untuk beli lipstik kwkwkw.

Tapi emang dasarnya Pak Suami gak suka isterinya terlalu bersolek, izin tidak diberikan Bos! Katanya buat apa sih pake lipstik segala. Gue agak membela diri dengan bilang "Bundaro kan bibirnya hitam, setidaknya biar gak pucat dan punya warna bibir natural." tapi izin tetap tidak diberikan *hiks

Sampai akhirnya suatu ketika, pak suami pulang kerja, ngajak ke kantor untuk ngambil barang yang ketinggalan. Ternyata barang yang di maksud adalah sebuah hadiah kecil buat gue. Yaitu Wardah Lip Cream. Asli, seharian hadiah kecil itu bikin gue senyum-senyum sendiri. Si abang juga sampe salting karena waktu itu posisinya di kantor. Lah malu diliatin sama teman-temannya lah yaaa kwkwkw

Lip cream Wardah (Sumber Twitter @wardahbeauty)

Tapi emang dasarnya Cowok yaaaa... Karena gue bilang mau punya warna bibir natural, iya ajah bener dibeliinnya yang nomor 3. Alias warna natural kwkwkw. "Katanya biar gak item kan bibirnya. Ya udah Abang bilang sama salesnya cariin warna bibir mba." begitu kilahnya.

Iya deeeeeh, walaupun begitu Lip Cream itu jadi make-up favorit gue. Yah sebetulnya sih lip cream wardah itu bukan make up pertama banget sih yang dikasih si Abang. 

Waktu seserahan doi kasih make up wardah dari A-Z. Tapi yang doi kasih berupa mentahannya ajah alias duitnya. Barangnya mah gue yang belanjaain, jadi gak masuk itungan pemberian langsung yak kwkwkw.

Dari mulai bedak, lipstik, blush on, eye shadow, eye liner, toner, milk cleanser, day cream, night cream, masker, hand body, sampe parfum gue beli untuk seserahan. Biar match semuanya satu merk, dan wardah kan udah terjamin halal jadi tenang kan. 


Nah balik lagi ke Lip Cream tadi. Gue sempat mengira itu adalah lipgloss. Yang mana kalau di pakai bikin bibir yang kalau kata emak gue "habis Kecebur Minyak" dan cepet banget ilangnya. Tapi kata nya itu mate. Nah tapi kok cair ya? Atau kepanasan? Makanya meleleh?

Dan dengan bodohnya biar gak terlalu cair itu lip cream gue masukin kulkas sodara-sodara kwkwkw. Yang lucunya, karena penasaran si Abang yang emang dikit-dikit googling akhirnya cari riviewnya di internet. Dan tercetuslah kalimat "Ya ampuuun... segala lipstik ada ajah ya yang bikin tulisannya". Sayaaaaang itu namanya Beauty Blogger. Teman isterimu ini banyak yang Beauty Blogger tauuuu...

Dan daripada bingung, udah ajah deh gue tanya di grup FBB soal lip cream ini. Biar gak bertambah kebodohan-kebodohan gue terhadap produk ini (seperti memasukkan ke dalam kulkas kwkwkw). Dari sekian produk wardah, gue paling suka sama Lip cream ini. Tahan lama, gampang pakainya. Belakangan event blogger di Banjarmasin sudah lumayan. Dan gue bisa terlihat tetep kece tanpa harus bolak-balik benerin make-up kalau acaranya lumayan lama. Kayak kemarin habis ikutan event flash blogging. Pas di foto tetep kece meski lupa touch-up lagi hahaha.


Make-up nya masih awet sampe pulang, padahal udah seharian event bareng member FBB

Kamis, 12 Oktober 2017

Selamatkan Anak-Anak Dengan Konten Positif untuk Indonesia Bergerak Maju

23.30.00 1 Comments




Kata orang punya anak jaman now itu tantangannya warbiyasah, betul apa betooool? Menurut gue sih iya betul banget. Aduhai jaman dimana media sosial jadi 'makanan' sehari-hari ini kadang bikin orangtua harus pasang antena tinggi untuk memantau anak-anaknya. Kenapa?

Kita semua tahu lah ya kalau media sosial orang 'bebas' berbagi sesuka hati. Mau itu konten positif maupun negatif. Susah tentunya mencegah orang lain untuk menahan jempolnya. Ya, kalau dulu ada istilah mulutmu harimaumu, sekarang istilahnya jarimu harimamu.

Sayangnya pengguna media sosial sekarang ini tidak hanya di gandrungi oleh orang dewasa saja. Tapi banyak anak-anak juga. Meskipun ada batasan umur saat membuat akun sosial media, tapi kan mereka bisa saja berbohong. Hiks...


Selamatkan Anak-Anak dari Konten Negatif dan Hoax

Sayangnya sekarang 'ulah' anak-anak di media sosial semakin bikin geleng-geleng kepala. Bukan hanya ujaran kebencian, kadang mereka malah upload foto-foto berbau pornografi. Bayangin ajah anak SD udah punya pacar. Gue ajah gak pernah punya pacaaaaaar...car...car...car... eh kok malah curhat? *tutupMuka

Tapi asli gue bicara bukan karena iri dengan kehidupan mereka sekarang. Tapi miris lebih tepatnya. Memang sih apa yang terjadi pada mereka saat ini tidak lain karena terpapar konten-konten negatif. Bayangkan kalau mereka sekarang saja sudah begitu, lantas masa depannya akan jadi seperti apa?

 Ngeliat yang model gini bikin mau nangiis *hiks (Sumber Google)

Tidak perlu menunggu mereka dewasa untuk melihat dampaknya sebetulnya. Keseharian ini bisa kita lihat anak-anak yang terpapar konten negatif. Kata-kata kasar tidak hanya kepada sesama temannya, malah gak jarang mereka berkata kasar kepada orangtua. Hiks

Di media sosial juga gak jarang terjadi ribut-ribut sama berita Hoax. Aduuuuh kadang pengen krukupin orang-orang yang asal share berita tanpa lebih dulu klarifikasi.



Hadirkan Good News untuk Mendidik Anak-Anak Bijak Bersosial Media

Kegundahan gue pada akhirnya membuat gue bergerak untuk menghadirkan konten positif. Misalnya yang paling sederhana adalah dengan tidak asal Share informasi yang ada. Kalaupun tergoda untuk share, klarifikasi dulu kebenarannya. Biasanya sih dalam bermedsos gue lebih banyak bikin joke. Biar suasana timeline yang panas dengan berita hoax sedikit ada angin segar.

Tapi rupanya itu semua belum cukup gue rasa. Gue juga harus ‘perang’ dengan senjata lain melawan konten Negatif yang mengincar anak-anak. Untuk Blog ini dan facebook pribadi, gue emang gak rekomendasikan untuk anak-anak. Keresahan dan kegundahan gue itu akhirnya membuat gue membuat blog khusus yang Ramah Anak, yaitu www.duniasiedu.com

www.duniasiedu.com
Gue yang memang dari dulu concern dengan dunia anak lewat dongeng khususnya akhirnya memberanikan diri membuat blog khusus tersebut. Meski terbilang baru dan masih sedikit isinya tapi gue optimis bisa terus konsisten. Atau setidaknya gue membuktikan kalau gue gak sekedar gundah. Tapi juga mencari solusi *tsaaaah



Flash Blogging Bijak Bermedia Sosial

Dunia digital memang memiliki sisi positif juga sisi negatif. Sebagai media sosial untuk berbagi info positif dan berbagi menghimpun gerakan sosial Medsos bisa di andalkan. Tapi di tangan orang yang tidak bertanggung jawab media sosial bisa menjadi negatif.

Mungkin ini juga yang mendasari Kominfo akhirnya membuat acara Flash Blogging dengan tema Bijak Bermedia Sosial. Menghadirkan beberapa narasumber yang mumpuni di bidangnya acara ini sangat menarik. Bahkan gue rela hadir sambil membawa bayi berusia 25 hari. Karena memang selain menarik, event untuk blogger di Banjarmasin sangat sedikit. Jadinya sayang untuk dilewatkan.

Bertempat di Hotel Mercure Banjarmasin, acara ini di hadiri oleh Asrari Fuadi mengisi materi "Teknik Menulis Kreatif Bagi Para Blogger". Asrari memaparkan kalau Viral itu bukan kebetulan, tapi Viral itu ciptakan. Nah Kalau melihat berita yang belakangan viral, barangkali kita salah satu yang membuat viral. Karena beritanya berhasil "menyentuh" emosi kita. Entah itu emosi positif maupun negatif.

Asrari Puadi Putra Banua yang menjadi narasumber pertama

Asrari juga mengungkapkan bahwa dengan menulis Good News kita juga ikut memotivasi orang lain untuk berpikir positif. Dan barangkali tergerak juga untuk menuliskan hal-hal positif lainnya. Jadi masih mau nyebar hoax?

Pembicara lainnya yang gak kalah keren adalah Pak Handoko. Beliau memaparkan tentang sudut istana. Alias memberikan gambaran 'aktifitas' Bapak Presiden di 3 tahun masa kepemimpinannya. Banyak video di tayangkan yang menggambarkan keberhasilan pembangunan yang adil dan merata, khususnya di Kalimantan Selatan.

Bapak Andoko Narasumber yang mengisi materi "Sudut Istana"

Nah di akhir acara ini bahkan Pak Handoko memberikan kejutan dengan kehadiran Bapak Sukardi Rinakit yang merupakan penulis pidato Bapak Jokowi. Pak Sukardi menyampaikan kekaguman beliau terhadap profesi blogger. Dan memberikan wejangan kepada para blogger.